Kompas.com - 10/11/2020, 13:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Saan Mustofa mengatakan, meski Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai menjadi tokoh yang diharapkan maju sebagai calon presiden 2024, namun keputusan maju atau tidaknya Prabowo sepenuhnya berada di tangan Menteri Pertahanan itu.

"Jadi kalau misalkan menempatkan Prabowo sebagai yang diharapkan ya bagus, tapi nanti kita lihat di Pemilu yang akan datang apakah Prabowo mencalonkan kembali atau dicalonkan kembali oleh partainya?" kata Saan saat dihubungi Kompas.com, Selasa (10/11/2020).

Menurut dia, salah satu alasan banyak publik mengharapkan Prabowo maju di Pilpres 2024 lantaran dirinya pernah mencalonkan diri sebagai calon presiden pada dua pilpres sebelumnya.

Baca juga: Prabowo Populer di Survei Capres 2024, Politisi PDI-P: Masih Fluktuatuf

"Karena kan dia sudah dua kali Pilpres kan di 2014 dan 2019. Dan dari sisi ketokohan dan sebagainya tentu sudah maksimal," tambahnya.

Meski demikian, ia menilai, perjalanan menuju Pilpres 2024 masih cukup panjang. Selama rentang waktu tersebut, dinamikan pun masih dapat terjadi. 

Sebelumnya, Lembaga Populi Center merilis hasil survei nasional mengenai dinamika politik di Tanah Air, salah satunya elektabilitas tokoh.

Survei menanyakan harapan responden tentang sosok calon presiden 2024. Hasilnya, dari sejumlah nama, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi tokoh yang paling diharapkan maju sebagai capres 2024.

Baca juga: Survei: Prabowo Tokoh Paling Diharapkan Publik sebagai Capres 2024

"Dalam pertanyaan semi terbuka terkait elektabilitas, Prabowo Subianto menjadi tokoh yang paling diharapkan oleh masyarakat sebagai calon presiden pada tahun 2024 dengan 18,3 persen," kata Peneliti Populi Center, Nurul Fatin Afifah melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (9/11/2020).

Di posisi kedua terdapat nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dengan elektabilitas 9,9 persen.

Menyusul di posisi ketiga yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan elektabilitas 9,5 persen.

Kemudian, ada nama Ustaz Abdul Somad dengan elektabilitas 6,2 persen dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan perolehan angka 5,8 persen.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.