Peringati HUT ke-6, PSI Akan Luncurkan Aplikasi yang Dijanjikan pada Pemilu 2019

Kompas.com - 31/10/2020, 15:40 WIB
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha dalam konferensi pers virtual, Senin (24/8/2020). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaPelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha dalam konferensi pers virtual, Senin (24/8/2020).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan meluncurkan aplikasi "Solidaritas" dalam acara konser virtual peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-6 PSI yang akan digelar pada 29 November 2020.

Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha mengatakan, peluncuran aplikasi Solidaritas tersebut menandai PSI telah menunaikan salah satu janji kampanyenya pada Pemilu 2019.

"Tanggal 29, selain ada virtual concert, di situ Sis Grace (Grace Natalie), Ketua Umum kita, akan me-launching aplikasi Solidaritas yang sudah dijanjikan di Pemilu 2019," kata Giring dalam konferensi pers, Sabtu (31/10/2020).

Baca juga: Deklarasi Giring Ganesha Nyapres pada 2024: Modal Mimpi, Dukungan Jokowi, dan Cekaknya Suara PSI

Giring menjelaskan, aplikasi Solidaritas tersebut merupakan sistem pengawasan dari masyarakat untuk para anggota legislatif terpilih dari PSI.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengetahui kegiatan para anggota legislatif dari PSI, para anggota legislatif PSI pun melaporkan kegiatan mereka kepada para pemilih.

Selain peluncuran aplikasi Solidaritas, acara konser virtual itu rencananya juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo yang akan memberi sambutan kepada PSI.

Giring menegaskan, pada ulang tahunnya yang keenam, PSI tetap menjadi partai politik yang terbuka dan partainya anak muda.

"Karena nanti event-event-nya sendiri, di dalam event besarnya, kita nanti akan ada virtual concert menunjukkan kita partai yang penuh dengan kreativitas," ujar Giring.

Baca juga: Rencana Giring Maju pada Pilpres 2024 Dinilai Terbentur Syarat Pencalonan oleh PSI

Selain konser virtual, peringatan HUT ke-6 PSI yang mengambil tema "6 Tahun PSI Hadir Kerja untuk Rakyat" juga terdiri dari beragam acara yang berlangsung sejak 1 November 2020 hingga 13 Desember 2020.

Beberapa kegiatan yang akan digelar yaitu "PSI Mendengar dari Rakyat" yang akan mempertemukan para calon kepala daerah yang didukung dan diusung PSI dengan masyarakat untuk berdiskusi dan mendengar aspirasi publik.

Kemudian, enam hari donasi darah, bersih-bersih enam rumah ibadah, dan menanam pohon di enam desa di setiap kabupaten/kota dan provinsi.

Selanjutnya, memberi bantuan kepada enam guru di setiap kabupaten/kota dan provinsi, serta memberi bantuan bagi enam profesi terdampak pandemi Covid-19, khususnya pekerja informal, di setiap kabupaten/kota dan provinsi.

Baca juga: Giring Siap Maju Pilpres 2024, Pengamat Nilai Hanya Pemasaran Politik PSI



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disorot, Hubungan Antara Komisi Yudisial dengan Mahkamah Agung

Disorot, Hubungan Antara Komisi Yudisial dengan Mahkamah Agung

Nasional
Ketua DPR Minta Pemerintah Sigap Mitigasi dan Tangani Bencana Alam di Sejumlah Daerah

Ketua DPR Minta Pemerintah Sigap Mitigasi dan Tangani Bencana Alam di Sejumlah Daerah

Nasional
Istana Ungkap 5 Langkah untuk Otsus Papua yang Kedua

Istana Ungkap 5 Langkah untuk Otsus Papua yang Kedua

Nasional
Soal Rumah Digeruduk Pengunjuk Rasa, Mahfud: Kali Ini Mereka Ganggu Ibu Saya, Bukan Menko Polhukam

Soal Rumah Digeruduk Pengunjuk Rasa, Mahfud: Kali Ini Mereka Ganggu Ibu Saya, Bukan Menko Polhukam

Nasional
Moeldoko Sebut Kondisi Geografis Jadi Kendala Tumpas Kelompok MIT

Moeldoko Sebut Kondisi Geografis Jadi Kendala Tumpas Kelompok MIT

Nasional
Bila Reuni 212 Tetap Digelar di Monas, Polri Pastikan Bakal Bubarkan

Bila Reuni 212 Tetap Digelar di Monas, Polri Pastikan Bakal Bubarkan

Nasional
BST Jangan Dipakai Buat Beli Rokok, Kemensos: Ini Sesuai Pesan Presiden

BST Jangan Dipakai Buat Beli Rokok, Kemensos: Ini Sesuai Pesan Presiden

Nasional
Jokowi Diminta Tak Dilematis Pilih Pengganti Edhy Prabowo

Jokowi Diminta Tak Dilematis Pilih Pengganti Edhy Prabowo

Nasional
Moeldoko Minta Masyarakat Tak Unjuk Kekuatan Respons Pemeriksaan Rizieq Shihab

Moeldoko Minta Masyarakat Tak Unjuk Kekuatan Respons Pemeriksaan Rizieq Shihab

Nasional
Satgas: Daerah Zona Merah Penularan Covid-19 Naik Hampir 2 Kali Lipat

Satgas: Daerah Zona Merah Penularan Covid-19 Naik Hampir 2 Kali Lipat

Nasional
Keluarga Korban: Pemerintah Mau atau Tidak Tuntaskan Kasus Tragedi Semanggi

Keluarga Korban: Pemerintah Mau atau Tidak Tuntaskan Kasus Tragedi Semanggi

Nasional
Sepanjang Rumah Sakit Declare, Kemenkes: Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Ditanggung Negara

Sepanjang Rumah Sakit Declare, Kemenkes: Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Ditanggung Negara

Nasional
Sepekan, Angka Kematian Akibat Covid-19 Melonjak 35,6 Persen, Jawa Tengah Tertinggi

Sepekan, Angka Kematian Akibat Covid-19 Melonjak 35,6 Persen, Jawa Tengah Tertinggi

Nasional
Usai Bubarkan 10 Lembaga, Menpan RB: Tak Tutup Kemungkinan Institusi Lain Dibubarkan Juga

Usai Bubarkan 10 Lembaga, Menpan RB: Tak Tutup Kemungkinan Institusi Lain Dibubarkan Juga

Nasional
Soal Perbedaan Data Covid-19, Jubir Satgas: Proses Sinkronisasi Butuh Waktu

Soal Perbedaan Data Covid-19, Jubir Satgas: Proses Sinkronisasi Butuh Waktu

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X