Dinilai Kooperatif, 7 Tersangka Kebakaran Kejagung Tidak Ditahan

Kompas.com - 28/10/2020, 09:45 WIB
Pekerja memasang steger untuk merenovasi Gedung Utama Kejaksaan Agung, di Jakarta, Rabu (7/10/2020). Kejaksaan Agung mulai melakukan perbaikan gedung utama yang mengalami kebakaran pada 22 Agustus 2020 dengan anggaran Rp 350 miliar. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAPekerja memasang steger untuk merenovasi Gedung Utama Kejaksaan Agung, di Jakarta, Rabu (7/10/2020). Kejaksaan Agung mulai melakukan perbaikan gedung utama yang mengalami kebakaran pada 22 Agustus 2020 dengan anggaran Rp 350 miliar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik tidak menahan tujuh tersangka kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung setelah mereka diperiksa pada Selasa (27/10/2020).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono mengungkapkan, para tersangka dinilai kooperatif sehingga tidak ditahan.

"Ketujuh tersangka tidak ditahan karena kooperatif dalam penyidikan," kata Awi ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (28/10/2020).

Terdapat satu tersangka lagi yang sedianya juga diperiksa pada Selasa kemarin, yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Kejagung berinisial NH.

Baca juga: Alasan Sakit, Satu Tersangka Kebakaran Kejagung Mangkir

Namun, NH tak memenuhi panggilan penyidik dengan alasan sakit. Awi menuturkan, pengacara NH menemui penyidik untuk menyampaikan alasan ketidakhadiran kliennya.

Akan tetapi, pengacara NH tidak menyertakan surat keterangan dokter kepada penyidik.

"Namun demikian, ditanya oleh penyidik untuk surat keterangan dokter, tapi yang bersangkutan belum bisa menunjukkan," ucap Awi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa.

Maka dari itu, penyidik akan melayangkan panggilan kedua kepada NH.

Diberitakan, lima dari total delapan tersangka berprofesi sebagai tukang dengan inisial T, H, S, K, dan IS.

Baca juga: Terungkap, Penyebab hingga Peran Tersangka dalam Kasus Kebakaran Kejagung Menurut Polisi

Saat kejadian, mereka sedang melakukan kegiatan renovasi di aula biro kepegawaian di lantai 6 gedung tersebut yang menjadi lokasi sumber api.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X