Saat Gibran Sowan ke Elite Parpol demi Dukungan di Pilkada Solo...

Kompas.com - 13/08/2020, 19:22 WIB
Bakal calon wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada wartawan saat berada di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2020).  Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa resmi mendapat rekomendasi PDI Perjuangan untuk maju sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Solo pada Pilkada serentak Desember mendatang. ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHABakal calon wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada wartawan saat berada di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2020). Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa resmi mendapat rekomendasi PDI Perjuangan untuk maju sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Solo pada Pilkada serentak Desember mendatang.
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota, Gibran Rakabuming Raka- Teguh Prakosa telah mendapatkan dukungan mayoritas partai politik untuk menghadapi Pilkada Kota Solo 2020.

Berdasarkan catatan Kompas.com, lima partai yang berhasil mendudukan perwakilannya di DPRD Kota Surakarta, secara resmi telah memberikan dukungan kepada pasangan Gibran-Teguh.

Kelimanya yaitu PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional ( PAN), Partai Gerindra, Partai Golkar, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Baca juga: PBB Dukung Gibran di Pilkada Solo dan Bobby Nasution di Medan

Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera yang juga berhasil menempatkan kadernya di kursi DPRD Kota Surakarta belum memutuskan dukungan untuk Gibran.

Di luar itu, partai lain juga telah memberikan dukungan kepada Gibran antara lain Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Bulan Bintang, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Demokrat.

Baca juga: DPW PPP Jateng Dukung Gibran dalam Pilkada Solo: Sosoknya Punya Daya Magis

Safari politik pun telah dilakukan oleh pasangan Gibran-Teguh. Bahkan, Gibran tak segan menyambangi sejumlah elit partai untuk mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan.

Berikut beberapa hasil pertemuan Gibran yang berhasil dirangkum Kompas.com:

1. Demokrat

Demokrat menjadi salah satu partai yang paling awal memberikan dukungan kepada Gibran. Bahkan, dukungan itu disampaikan secara resmi oleh Ketua DPC Partai Demokrat Surakarta, Supriyanto.

"Kami mendukung tanpa syarat. Dalam konteks kami ingin sebuah pemerintahan yang fresh," ucap Supriyanto kepada Kompas.com di Solo, pada 5 Februari lalu.

Namun saat itu, Gibran yang tengah melakukan pendekatan dengan PDI Perjuangan, belum memperoleh rekomendasi dari partai yang memiliki kursi terbanyak di DPRD Kota Surakarta itu.

Saat itu, Gibran pun hanya dapat menyambut baik dukungan yang diberikan oleh Demokrat.

"Saya menyambut baik semua dukungan partai, dari simpul relawan, warga dan siapa pun itu," ucap Gibran.

Baca juga: Direstui SBY, Demokrat Dukung Gibran di Pilkada Solo Tanpa Syarat

2. PDI-Perjuangan

Partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu secara resmi memberikan rekomendasi dukungan kepada pasangan Gibran-Teguh pada 17 Juli lalu.

Gibran pun bersyukur bahwa partai yang turut mendukung ayahnya, Presiden Joko Widodo itu, turut memberikan dukungan kepadanya.

"Rekomendasi ini bagi saya adalah suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk bisa memenangkan kontestasi Pilkada Kota Surakarta 2020," kata Gibran usai menerima surat rekomendasi di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Gibran pun berjanji akan segera melakukan koordinasi intensif untuk memperkuat konsolidasi kekuatan politik di lapangan.

"Saya dan Pak Teguh akan segera komunikasi intensif, koordinasi dan konsolidasi kepada internal jajaran pengurus DPC, anak cabang hingga tingkat ranting di PDIP Surakarta mengikuti arahan Ketua DPC PDIP Solo Bapak FX Hadi Rudyatmo," jelasnya.

Awal Agustus lalu, Gibran akhirnya bertemu dengan Megawati setelah menerima rekomendasi dari banteng.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres Akui Hasil Penanganan Covid-19 Belum Menggembirakan

Wapres Akui Hasil Penanganan Covid-19 Belum Menggembirakan

Nasional
Survei BPS: Perilaku 3M Belum Diterapkan Konsisten oleh Masyarakat

Survei BPS: Perilaku 3M Belum Diterapkan Konsisten oleh Masyarakat

Nasional
Survei BPS: Masyarakat Tak Taat Protokol Kesehatan Karena Tak Ada Sanksi Tegas

Survei BPS: Masyarakat Tak Taat Protokol Kesehatan Karena Tak Ada Sanksi Tegas

Nasional
BIN Lakukan Swap Test ke Pegawai LAN, Begini Tanggapan Ketua LAN

BIN Lakukan Swap Test ke Pegawai LAN, Begini Tanggapan Ketua LAN

Nasional
11 Tewas, Longsor di Tarakan Terjadi Saat Korban Diduga Tertidur Lelap

11 Tewas, Longsor di Tarakan Terjadi Saat Korban Diduga Tertidur Lelap

Nasional
UPDATE: Sebaran 3.509 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

UPDATE: Sebaran 3.509 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

Nasional
Potensi Tsunami Tinggi di Selatan Jawa, Pemda dan Masyarakat Diingatkan Tingkatkan Kewaspadaan

Potensi Tsunami Tinggi di Selatan Jawa, Pemda dan Masyarakat Diingatkan Tingkatkan Kewaspadaan

Nasional
UPDATE 28 September: Pemerintah Telah Periksa 3.239.244 Spesimen Covid-19

UPDATE 28 September: Pemerintah Telah Periksa 3.239.244 Spesimen Covid-19

Nasional
UPDATE 28 September: Ada 61.379 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 September: Ada 61.379 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Menko PMK: Dosen dan Guru Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

Menko PMK: Dosen dan Guru Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

Nasional
UPDATE 28 September: Ada 131.361 Suspek terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 September: Ada 131.361 Suspek terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Satgas: BPKP Usul Harga Standar Tes Usap Rp 797.000

Satgas: BPKP Usul Harga Standar Tes Usap Rp 797.000

Nasional
UPDATE 28 September: 10.473 Orang Meninggal akibat Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 September: 10.473 Orang Meninggal akibat Covid-19 di Indonesia

Nasional
SK Kepengurusan Partai Berkarya Digugat, Kubu Muchdi: Itu Hak Tommy Soeharto

SK Kepengurusan Partai Berkarya Digugat, Kubu Muchdi: Itu Hak Tommy Soeharto

Nasional
UPDATE 28 September: Bertambah 3.856, Pasien Covid-19 Sembuh Kini 206.870 Orang

UPDATE 28 September: Bertambah 3.856, Pasien Covid-19 Sembuh Kini 206.870 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X