KILAS

Kualitas SDM Jadi Kunci Sukses Program Kesejahteraan Sosial Kemensos

Kompas.com - 30/05/2020, 10:53 WIB
Menteri Sosial Juliari P. Batubara didampingi Kepala BP3S dan Dirjend PFM, saat memberikan arahan kepada jajaran Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung, Jumat (29/5/2020). Dok. Humas BP3SMenteri Sosial Juliari P. Batubara didampingi Kepala BP3S dan Dirjend PFM, saat memberikan arahan kepada jajaran Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung, Jumat (29/5/2020).

KOMPAS.com – Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengungkapkan, kunci kesuksesan program-program kesejahteraan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) terletak pada sumber daya manusia (SDM) kesejahteraan sosial.

Menurut Juliari, Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial (BP3S), sebagai badan yang menaungi para SDM kesejahteraan sosial, harus mampu mengkaji dan menganalisis permasalahan yang ditemui.

“Kondisi saat ini adalah kondisi yang upnormal, program kami banyak yang batal. Dalam keadaan sekarang ini, BP3S harus bisa melihat dari semua kelemahan, bikin kajian-kajian karena BP3S ini otaknya dari Kemensos,” ucap Mensos dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (30/5/2020).

Lebih lanjut, Mensos juga berpesan agar semua SDM yang bekerja di Kemensos harus memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi.

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan Penyaluran BST, Mensos Minta PT Pos Tambah Loket

“Saya ingin terbuka buat seluruh SDM yang ada di Kemensos. Karena Kemensos ini tugasnya untuk kemanusiaan, sehingga SDM di dalamnya harus mempunyai rasa manusiawi yang tinggi,” terang Juliari saat mengunjungi Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda kunjungan kerja (kunker) Mensos ke Jawa Barat, pada Jumat (29/5/2020).

Pada kunkernya kali itu, Mensos melakukan beberapa agenda dalam rangka memastikan jaring pengaman sosial dapat benar benar sampai di masyarakat.

Sebelum mengunjungi BBPPKS, di hari yang sama, Mensos bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaa (Menko PMK) Muhadjir Effendy dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, melakukan pemantauan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus corona di dua titik.

Pemantauan langsung itu dilakukan pemerintah sebagai langkah untuk memastikan percepatan penyaluran Bantuan sosial tunai (BST), bantuan sembako, dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dapat terealisasi dengan baik.

Baca juga: Menko PMK Sebut Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Jawa Barat Mencapai 80 Persen

Kunjungan pertama, yakni meninjau langsung proses penyaluran BST di desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat.

Penyaluran BST di titik tersebut dilakukan melalui PT Pos Indonesia. Jumlah penerimanya hampir mencapai 4.000 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 13 desa di Kecamatan Cikalong Wetan.

Adapun penyaluran BST tersebut merupakan penyaluran tahap I, yang sudah dilaksanakan selama tiga hari.

Titik peninjauan kedua berada di Kecamatan Cipeundeuy Cirata, Kabupaten Bandung Barat. Di sana rombongan datang untuk meninjau secara langsung kegiatan E-warung yang ada di desa tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bakamla Peringatkan Kapal Tanker Yunani yang Mondar-mandir di Perairan Maluku

Bakamla Peringatkan Kapal Tanker Yunani yang Mondar-mandir di Perairan Maluku

Nasional
Kemkominfo Targetkan Literasi Digital untuk 1,5 Juta Warga Jawa Timur hingga 2024

Kemkominfo Targetkan Literasi Digital untuk 1,5 Juta Warga Jawa Timur hingga 2024

Nasional
Uji Klinis Vaksin Nusantara Berlanjut, Guru Besar FKUI: Jelas Ada Pelanggaran

Uji Klinis Vaksin Nusantara Berlanjut, Guru Besar FKUI: Jelas Ada Pelanggaran

Nasional
Soal Vaksin Nusantara, PB IDI Harap BPOM Tidak Diintervensi oleh DPR

Soal Vaksin Nusantara, PB IDI Harap BPOM Tidak Diintervensi oleh DPR

Nasional
Jokowi Ingin Kota Semakin Infklusif, Terbuka bagi Seluruh Warga

Jokowi Ingin Kota Semakin Infklusif, Terbuka bagi Seluruh Warga

Nasional
Kemenkes Belum Dapat Laporan Uji Praklinis Vaksin Nusantara

Kemenkes Belum Dapat Laporan Uji Praklinis Vaksin Nusantara

Nasional
Jokowi: Indonesia Harus Punya Kekhasan Ketika Buat Perencanaan Wilayah

Jokowi: Indonesia Harus Punya Kekhasan Ketika Buat Perencanaan Wilayah

Nasional
LBM Eijkman Targetkan Vaksin Merah Putih Dapat Izin BPOM Pertengahan 2022

LBM Eijkman Targetkan Vaksin Merah Putih Dapat Izin BPOM Pertengahan 2022

Nasional
Menkominfo: Indonesia Butuh 600.000 Talenta Digital untuk Atasi Digital Talent Gap

Menkominfo: Indonesia Butuh 600.000 Talenta Digital untuk Atasi Digital Talent Gap

Nasional
UPDATE 17 April: Sebaran 5.041 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

UPDATE 17 April: Sebaran 5.041 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

Nasional
UPDATE: Pemerintah Periksa 64.838 Spesimen dalam Sehari, Total 13.776.810

UPDATE: Pemerintah Periksa 64.838 Spesimen dalam Sehari, Total 13.776.810

Nasional
UPDATE 17 April: Ada 60.699 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 17 April: Ada 60.699 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 17 April: 5.889.716 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 17 April: 5.889.716 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Jokowi Ingin Desain Smart City Ibu Kota Negara Baru Jadi Rujukan Negara-negara Dunia

Jokowi Ingin Desain Smart City Ibu Kota Negara Baru Jadi Rujukan Negara-negara Dunia

Nasional
Jokowi: Perencanaan Bukan Sekadar Rancang Gedung, Perencanaan adalah Bangun Tempat Hidup

Jokowi: Perencanaan Bukan Sekadar Rancang Gedung, Perencanaan adalah Bangun Tempat Hidup

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X