TNI Kerahkan 566 Personel Bantu Operasional RS Darurat Covid-19

Kompas.com - 23/03/2020, 14:05 WIB
Presiden Joko Widodo melihat peralatan medis di ruang IGD saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK APresiden Joko Widodo melihat peralatan medis di ruang IGD saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien.

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan, Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran sudah siap beroperasi, Senin (23/3/2020) pada pukul 17.00 WIB.

Yudo mengatakan, ada tiga satgas yang siap mendukung operasional rumah sakit tersebut, yaitu satgas pendamping, satgas pendukung dan satgas pengamanan yang total jumlahnya sebanyak 566 orang.

"Satgas pendamping terdiri dari tenaga medis yang menangani langsung di ring satu. Kemudian untuk satgas pendukung yang terdiri dari para pendukung, dalam hal ini tim yang memasak, pengendali dari Kodam dan kita dari Kogabwilhan," kata Yudo melalui live streaming BNPB Indonesia, Senin (23/3/2020).

Baca juga: PGN Pasok Kebutuhan Gas di Wisma Atlet Kemayoran

"Kemudian ada satgas PAM (pengamanan) yang terdiri dari satuan petugas pengamanan Marinir, Koppasus, dan Paskhas TNI AU," ujarnya.

Satgas pendamping berjumlah 225 orang yang terdiri dari unsur TNI, Kementerian Kesehatan yang sudah bersiap di tower tiga.

Kemudian, Satgas pendukung berjumlah 161 orang yang terdiri dari unsur Polri, TNI dan ahli gizi serta Satgas pengamanan berjumlah 180 orang.

"Sehingga jumlah keseluruhan dari Kogasgabad Wisma Atlet berjumlah 566 orang," ujarnya.

Tiga satgas tersebut menjalankan tugasnya dipimpin oleh Pangdam Jaya.

Baca juga: Jokowi: Sore Ini, RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Bisa Digunakan

Lebih lanjut, Yudo mengatakan, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet ini memiliki sekitar 1.600 tempat tidur untuk pasien Covid-19.

"Sudah tersedia 1600 tempat tidur karena setiap lantai ada 34 kamar yang dua dipakai oleh tim perawatnya. Masing-masing kamar ada 3 tempat tidur sehingga keseluruhan yang siap saat ini adalah 1600 tempat tidur," ujar dia.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Alokasikan Rp 60 Miliar untuk Santunan Tenaga Kesehatan, 34 Persen Telah Digunakan

Pemerintah Alokasikan Rp 60 Miliar untuk Santunan Tenaga Kesehatan, 34 Persen Telah Digunakan

Nasional
117 Calon Hakim MA Lulus Administrasi, Proses Seleksi Masuk Tahap II

117 Calon Hakim MA Lulus Administrasi, Proses Seleksi Masuk Tahap II

Nasional
Anak dan Menantu Jokowi di Panggung Pilkada 2020

Anak dan Menantu Jokowi di Panggung Pilkada 2020

Nasional
[POPULER NASIONAL] Ancaman Kapolri untuk Anak Buahnya | Nama Cucu Keempat Presiden

[POPULER NASIONAL] Ancaman Kapolri untuk Anak Buahnya | Nama Cucu Keempat Presiden

Nasional
Menpan RB: Seleksi CPNS Dibuka Kembali pada 2021 dengan Formasi Terbatas

Menpan RB: Seleksi CPNS Dibuka Kembali pada 2021 dengan Formasi Terbatas

Nasional
Polemik Aturan Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung, Ramai Dikritik hingga Dicabut

Polemik Aturan Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung, Ramai Dikritik hingga Dicabut

Nasional
Kejagung Cari Penyebar Dokumen Pedoman soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung

Kejagung Cari Penyebar Dokumen Pedoman soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung

Nasional
SBY: Perang Lawan Covid-19 Masih Panjang

SBY: Perang Lawan Covid-19 Masih Panjang

Nasional
Ancaman terhadap Petani dan Potensi Konflik Agraria dalam RUU Cipta Kerja

Ancaman terhadap Petani dan Potensi Konflik Agraria dalam RUU Cipta Kerja

Nasional
SBY: Pandailah Alokasikan APBN, Apalagi Kita Tambah Utang..

SBY: Pandailah Alokasikan APBN, Apalagi Kita Tambah Utang..

Nasional
KPA Sebut RUU Cipta Kerja Berpotensi Memperparah Konflik Agraria

KPA Sebut RUU Cipta Kerja Berpotensi Memperparah Konflik Agraria

Nasional
Surabaya Berubah Jadi Zona Oranye, Satgas Sebut Penanganan Kasus Membaik

Surabaya Berubah Jadi Zona Oranye, Satgas Sebut Penanganan Kasus Membaik

Nasional
MAKI Laporkan Dugaan Komunikasi Pejabat Kejagung dengan Djoko Tjandra

MAKI Laporkan Dugaan Komunikasi Pejabat Kejagung dengan Djoko Tjandra

Nasional
Tak Lengkapi Syarat Ini, Sekolah di Zona Hijau dan Kuning Batal Beroperasi

Tak Lengkapi Syarat Ini, Sekolah di Zona Hijau dan Kuning Batal Beroperasi

Nasional
Aturan soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung Akhirnya Dicabut

Aturan soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung Akhirnya Dicabut

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X