Antam akan Mundur dari Wakabareskrim Setelah Pasti Menjabat Sekjen KKP

Kompas.com - 27/02/2020, 16:26 WIB
Irjen Pol Antam Novambar dengan motor vespa birunya di Kementerian Sekretariat Negara, Selasa (27/8/2019). ISTIMEWAIrjen Pol Antam Novambar dengan motor vespa birunya di Kementerian Sekretariat Negara, Selasa (27/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mabes Polri memastikan, Irjen (Pol) Antam Novambar akan mundur dari jabatan Wakil Kepala Bareskrim Polri setelah definitif menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Iya (harus mundur setelah menjadi Sekjen KKP definitif). Karena ketentuannya itu tidak boleh rangkap jabatan," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2020).

Oleh sebab itu, Asep memastikan bahwa hingga saat ini Antam masih bekerja sebagai Wakil Kepala Bareskrim Polri.

Baca juga: Wakabareskrim Antam Novambar Jadi Plt Sekjen KKP

Setelah Antam menjabat Sekjen KKP definitif, Polri akan mengadakan rotasi jabatan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Antam.

"Pada posisi sekarang, beliau masih Plt di sana, mengisi kekosongan jabatan itu. Namun nanti apabila ada sebuah rotasi jabatan atau mutasi, tentunya beliau meninggalkan Polri dan bertugas di KKP secara penuh. Tidak lagi Plt," ujar Asep.

Diberitakan, Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen (Pol) Antam Novambar dilantik sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Baca juga: Menteri KKP: Kami Jamin Satgas 115 Tak Tumpang Tindih

Antam menggantikan Nilanto Perbowo yang sebelumnya diangkat sebagai Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan, rotasi jabatan dilakukan dalam rangka penyegaran organisasi.

"Pergantian ini adalah hal yang normal dalam organisasi, penyegaran," kata Edhy seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (26/2/2020).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Pemerintah Tak Larang Mudik, tapi Suruh ASN Minta Masyarakat Tak Mudik

Ketika Pemerintah Tak Larang Mudik, tapi Suruh ASN Minta Masyarakat Tak Mudik

Nasional
Covid-19 hingga 8 April: 2.956 Kasus, 222 Pasien Sembuh, 240 Meninggal

Covid-19 hingga 8 April: 2.956 Kasus, 222 Pasien Sembuh, 240 Meninggal

Nasional
SBY: Sampaikan Pandangan Tanpa Harus Menghina Pemimpin Kita

SBY: Sampaikan Pandangan Tanpa Harus Menghina Pemimpin Kita

Nasional
Kisah Korban PHK dan Harapan Bernama Kartu Prakerja…

Kisah Korban PHK dan Harapan Bernama Kartu Prakerja…

Nasional
Korlantas Polri: Ojol Angkut Penumpang Tidak Dilarang

Korlantas Polri: Ojol Angkut Penumpang Tidak Dilarang

Nasional
Tips dari Erick Thohir Bersihkan Paket Barang dan Makanan Delivery

Tips dari Erick Thohir Bersihkan Paket Barang dan Makanan Delivery

Nasional
Jakarta Larang Kerumunan Lebih dari 5 Orang, Komnas HAM Minta Anies Buat Protokol Teknis

Jakarta Larang Kerumunan Lebih dari 5 Orang, Komnas HAM Minta Anies Buat Protokol Teknis

Nasional
Terima 10.000 Pesan Penolakan, Ketua Baleg Akan Libatkan Serikat Buruh Bahas RUU Cipta Kerja

Terima 10.000 Pesan Penolakan, Ketua Baleg Akan Libatkan Serikat Buruh Bahas RUU Cipta Kerja

Nasional
Komnas HAM Minta Anies Edukasi Publik Tak Ada Diskriminasi Terhadap Pasien Covid-19

Komnas HAM Minta Anies Edukasi Publik Tak Ada Diskriminasi Terhadap Pasien Covid-19

Nasional
Unggah Komentar yang Diduga Hina Presiden, Buruh Ditangkap Polisi

Unggah Komentar yang Diduga Hina Presiden, Buruh Ditangkap Polisi

Nasional
Penjelasan Menag soal Pelatihan Petugas Haji di Surabaya yang Jadi Klaster Penularan Covid-19

Penjelasan Menag soal Pelatihan Petugas Haji di Surabaya yang Jadi Klaster Penularan Covid-19

Nasional
Ketua Baleg Mengaku Terima 10.000 Pesan Penolakan RUU Cipta Kerja

Ketua Baleg Mengaku Terima 10.000 Pesan Penolakan RUU Cipta Kerja

Nasional
Layanan Administrasi Kependudukan Dilakukan 'Online' sampai Pandemi Covid-19 Berakhir

Layanan Administrasi Kependudukan Dilakukan "Online" sampai Pandemi Covid-19 Berakhir

Nasional
Setibanya di Bandara, Jemaah Umrah dari Saudi Tak Dikarantina, tetapi Dicek Kesehatan

Setibanya di Bandara, Jemaah Umrah dari Saudi Tak Dikarantina, tetapi Dicek Kesehatan

Nasional
Menkominfo Berharap Aplikasi 'Peduli Lindungi' Bantu Putus Rantai Penularan Covid-19

Menkominfo Berharap Aplikasi "Peduli Lindungi" Bantu Putus Rantai Penularan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X