Jelaskan Cara Temukan Penderita, Kader Pemberantasan TBC Dapat Sepeda dari Jokowi

Kompas.com - 29/01/2020, 14:14 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan saat sidang pleno penyampaian laporan tahun 2019 MK di Gedung MK, Jakarta, Selasa (28/1/2020). Sejak berdiri pada tahun 2003 hingga Desember 2019 MK telah menerima sebanyak 3.005 perkara. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak APresiden Joko Widodo menyampaikan sambutan saat sidang pleno penyampaian laporan tahun 2019 MK di Gedung MK, Jakarta, Selasa (28/1/2020). Sejak berdiri pada tahun 2003 hingga Desember 2019 MK telah menerima sebanyak 3.005 perkara. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.
|
Editor Krisiandi

CIMAHI, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menghadiahi dua kader pemberantasan penyakit TBC sepeda saat kunjungan kerja Presiden di Cimahi Techno Park, Cimahi, Jawa Barat, Rabu (29/1/2020).

Mulanya, Jokowi penasaran dengan cara kerja kader pemberantasan TBC di lapangan. Jokowi ingin mengetahui cara mereka menemukan orang yang terinfeksi TBC.

Ia lantas memanggil seorang kader pemberantasan TBC, Ati, ke panggung untuk menjelaskan cara kerja mereka.

Ati lalu menceritakan prosesnya, mulai dari mengarahkan para kader untuk mencari orang yang terinfeksi, hingga mendampingi pasien ke proses penyembuhan.

Baca juga: Jokowi: Insya Allah, Setelah 2020 Cekungan Bandung Tak Banjir Lagi

Namun Jokowi masih belum puas dengan penjelasan Ati. Ia lalu memanggil seorang kader lapangan bernama Kartini ke atas panggung.

Sebab, berdasarkan penuturan awal, mereka menemukan orang yang terinfeksi TBC saat melihat ada yang batuk.

Sementara itu, Jokowi penasaran bagaimana cara mencari pasien TBC jika mereka tak menemui orang yang batuk-batuk.

"Saya belum bisa bayangkan cara mencarinya. Kalau sekarang enggak ada yang batuk gimana?" tanya Jokowi penasaran kepada Kartini, seorang kader pemberantasan TBC di Cimahi.

Kartini sempat kebingungan beberapa saat. Lantaran gugup, ia kembali mengulang jawabannya, yakni dengan mencari orang yang batuk. Kemudian ia tersadar dan memperbaiki jawabannya.

Ia lantas menjawab meskipun tak menemukan orang yang batuk di pertemuan di kampung atau RT yang dikunjungi, ia tetap mencari dengan menanyakan langsung kepada orang yang memiliki gejala TBC dan melakukan tes dahak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kementerian PPPA Ingatkan Protokol Kesehatan Tetap Harus Dipatuhi di Rumah

Kementerian PPPA Ingatkan Protokol Kesehatan Tetap Harus Dipatuhi di Rumah

Nasional
Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp 10 Triliun, Heru Hidayat: Harta Saya Tak Sampai Segitu

Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp 10 Triliun, Heru Hidayat: Harta Saya Tak Sampai Segitu

Nasional
Ini Kinerja Kemenlu soal Penanganan Pandemi Covid-19

Ini Kinerja Kemenlu soal Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Peserta Pilkada Dinilai Gagal Gelar Kampanye yang Aman dari Covid-19

Peserta Pilkada Dinilai Gagal Gelar Kampanye yang Aman dari Covid-19

Nasional
Pengamat: Demokrasi Memang Berisik, Jokowi Jangan Panik Kalau Dikritik

Pengamat: Demokrasi Memang Berisik, Jokowi Jangan Panik Kalau Dikritik

Nasional
KPK: Salah Alamat Kalau Jadi Kepala Daerah untuk Cari Pendapatan Lebih Besar

KPK: Salah Alamat Kalau Jadi Kepala Daerah untuk Cari Pendapatan Lebih Besar

Nasional
Satgas: Mobilitas Penduduk Saat Libur Panjang Berdampak pada Peningkatan Kasus

Satgas: Mobilitas Penduduk Saat Libur Panjang Berdampak pada Peningkatan Kasus

Nasional
Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Sebar Sentimen Negatif tentang Perekonomian Nasional

Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Sebar Sentimen Negatif tentang Perekonomian Nasional

Nasional
Rekomendasi Mahfud MD Tambah Pasukan di Papua Dikritik

Rekomendasi Mahfud MD Tambah Pasukan di Papua Dikritik

Nasional
Dituntut Penjara Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Jiwasraya: Bagaikan Hukuman Mati

Dituntut Penjara Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Jiwasraya: Bagaikan Hukuman Mati

Nasional
Presiden Jokowi Diminta Buka Draf UU Cipta Kerja

Presiden Jokowi Diminta Buka Draf UU Cipta Kerja

Nasional
Fadli Zon: Ada Anggapan Kalau Jadi Partai Koalisi Tak Boleh Lagi Bersuara di DPR, Ini Bahaya

Fadli Zon: Ada Anggapan Kalau Jadi Partai Koalisi Tak Boleh Lagi Bersuara di DPR, Ini Bahaya

Nasional
Hari Santri, Wapres Minta Santri dan Pesantren Kontribusi Majukan Bangsa

Hari Santri, Wapres Minta Santri dan Pesantren Kontribusi Majukan Bangsa

Nasional
Ditetapkan sebagai Tersangka, Dirut PAL Budi Saleh Diduga Terima Rp 686 Juta

Ditetapkan sebagai Tersangka, Dirut PAL Budi Saleh Diduga Terima Rp 686 Juta

Nasional
Setahun Pemerintahan Jokowi, Menlu Retno Paparkan Hasil Kinerja Perlindungan WNI

Setahun Pemerintahan Jokowi, Menlu Retno Paparkan Hasil Kinerja Perlindungan WNI

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X