Wabah Virus Corona dan Kekhawatiran Warga Jakarta

Kompas.com - 28/01/2020, 21:38 WIB
epa08168500 Fully protected medical staff help a patient off the ambulance outside the hospital in Wuhan, Hubei province, China, 26 January 2020 (issued 27 January 2020). The virus outbreak has so far killed at least 56 people with around 2,000 infected, mostly in China.  EPA-EFE/YUAN ZHENG CHINA OUT YUAN ZHENGepa08168500 Fully protected medical staff help a patient off the ambulance outside the hospital in Wuhan, Hubei province, China, 26 January 2020 (issued 27 January 2020). The virus outbreak has so far killed at least 56 people with around 2,000 infected, mostly in China. EPA-EFE/YUAN ZHENG CHINA OUT

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyebaran virus corona meluas begitu cepat. Virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, China, itu memiliki risiko yang menyebabkan kematian.

Berdasarkan data WHO per 26 Januari 2020, virus ini telah menyebar ke beberapa negara yakni China, Jepang, Singapore, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Vietnam, Nepal, Perancis, dan Australia.

WHO telah mengeluarkan peringatan lalu lintas internasional sehubungan dengan merebaknya virus corona.

Baca juga: Jumlah Korban Virus Corona Jadi 107, Kemenlu Keluarkan Travel Warning

Hingga saat ini, pencegahan yang dilakukan pemerintah Indonesia adalah dengan memasang pemindai suhu tubuh di sejumlah bandara internasional di Indonesia.

Kemudian, Kementerian Kesehatan RI juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyebaran virus corona juga menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat di kota-kota besar, seperti Jakarta. Pemerintah pun diharapkan bekerja maksimal untuk mencegah penyebaran virus corona. 

Baca juga: Kemenkes: Penyebaran Virus Corona Belum Darurat, tetapi Perlu Diwaspadai

Najmi, seorang karyawan swasta asal Kota Tangerang, mengaku khawatir penyebaran virus corona sampai ke Indonesia. 

Ia pun berharap, pemerintah menjaga bandara dan pelabuhan dengan ketat supaya pengunjung dari negara yang telah terjangkit virus corona dapat dideteksi.

"Harapan saya ya mudah-mudahan di pintu-pintu masuk ke Indonesia itu dijaga dengan ketat gitu. Di airport, pelabuhan, yang paling sering," tutur Najmi saat ditemui di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Baca juga: Kemenkes: Virus Corona Diduga Menyebar Lewat Kontak Langsung

Hal senada diungkapkan oleh Pan, seorang karyawan swasta asal Jakarta. Ia mengaku khawatir dan berharap virus ini jangan sampai masuk ke Indonesia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Dijadwalkan Hadiri Penutupan KTT G20 di Roma Akhir Oktober

Jokowi Dijadwalkan Hadiri Penutupan KTT G20 di Roma Akhir Oktober

Nasional
Partai Ummat Kritik Keputusan Jokowi Berikan Jabatan Tambahan ke Luhut

Partai Ummat Kritik Keputusan Jokowi Berikan Jabatan Tambahan ke Luhut

Nasional
UPDATE 22 Oktober: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 31,84 Persen

UPDATE 22 Oktober: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 31,84 Persen

Nasional
Bareskrim Tangkap Pendana Pinjol Ilegal yang Sebabkan IRT di Wonogiri Gantung Diri

Bareskrim Tangkap Pendana Pinjol Ilegal yang Sebabkan IRT di Wonogiri Gantung Diri

Nasional
Pasca Penerbangan Internasional Dibuka, Menparekraf Pastikan Bali dan Kepulauan Riau Kondusif

Pasca Penerbangan Internasional Dibuka, Menparekraf Pastikan Bali dan Kepulauan Riau Kondusif

Nasional
UPDATE 22 Oktober: Bertambah 33 Kasus Kematian Covid-19 Jadi 143.153

UPDATE 22 Oktober: Bertambah 33 Kasus Kematian Covid-19 Jadi 143.153

Nasional
UPDATE 22 Oktober: 6.556 Suspek Covid-19 di Tanah Air

UPDATE 22 Oktober: 6.556 Suspek Covid-19 di Tanah Air

Nasional
Profil Paulus Waterpauw, Jenderal Bintang Tiga Polri yang Jabat Deputi BNPP Kemendagri

Profil Paulus Waterpauw, Jenderal Bintang Tiga Polri yang Jabat Deputi BNPP Kemendagri

Nasional
UPDATE: 15.090 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE: 15.090 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 22 Oktober: 4.080.351 Kasus Covid-19 Sembuh di Indonesia

UPDATE 22 Oktober: 4.080.351 Kasus Covid-19 Sembuh di Indonesia

Nasional
UPDATE: 250.740 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,35 Persen

UPDATE: 250.740 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,35 Persen

Nasional
Polemik PCR Jadi Syarat Penerbangan, Puan: Masyarakat Anggap Ini Nodai Prinsip Keadilan

Polemik PCR Jadi Syarat Penerbangan, Puan: Masyarakat Anggap Ini Nodai Prinsip Keadilan

Nasional
UPDATE 22 Oktober: Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.238.594, Bertambah 760

UPDATE 22 Oktober: Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.238.594, Bertambah 760

Nasional
Wapres: Indonesia Tidak Bisa Jadi Pusat Halal Dunia jika Hanya Fokus Keuangan Syariah

Wapres: Indonesia Tidak Bisa Jadi Pusat Halal Dunia jika Hanya Fokus Keuangan Syariah

Nasional
Menparekraf Harap Cakupan Vaksinasi Covid-19 Semakin Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Menparekraf Harap Cakupan Vaksinasi Covid-19 Semakin Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.