Masjid Agung Demak dan Pengaruh Tionghoa...

Kompas.com - 25/01/2020, 19:01 WIB
Masjid Agung Demak. DEMAKKAB.GO.IDMasjid Agung Demak.
|
Editor Bayu Galih

Gan Si Cang dan Kin San sendiri awalnya sama-sama mengembangkan galangan kapal di Semarang yang dibangun oleh Laksamana Cheng Ho.

Dengan meniru kapal Aceh milik Ja Tik Su yang sedang berlabuh di sana, Gan Si Cang dan Kin San memimpin pembuatan jung-jung besar yang mempunyai kecepatan tinggi.

Permintaan Gan Si Cang untuk ikut menyelesaikan pembangunan Masjid Agung Demak itu pun didasari oleh desakan para tukang kayu di galangan kapal.

Permohonan Gan Si Cang itu kemudian diteruskan ke Jin Bun, nama Tionghoa-nya Raden Patah, raja pemimpin Kerajaan Islam Demak.

Baca juga: Mengenang Gus Dur, Ulama yang Mengaku Berdarah Tionghoa

Setelah mendapat restu Jin Bun, para tukang kayu yang dipimpin Gan Si Cang menyelesaikan pembangunan Masjid Agung Demak

Saka tatal masjid tersebut dibuat menggunakan teknik konstrukti tiang kapal, tersusun dari kepingan-kepingan kayu yang disusun secara sangat tepat dan rapi.

Tiang tatal itu dinilai lebih kuat menahan angin laut dan taufan dari pada tiang utuh.

Gan Si Cang yang dimaksud ini tidak lain adalah Sunan Kalijaga, salah satu Walisongo yang dikenal sebagai tokoh-tokoh penyebar agama Islam di Pulau Jawa.

Gan Si Cang sendiri adalah anak dari Gan Eng Cu alias Arya Teja, seorang kapiten Tionghoa yang berkedudukan di Tuban, mertua Bong Swi Hoo atau Sunan Ngampel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenang Angkatan '45: Sayidiman Suryohadiprojo...

Mengenang Angkatan '45: Sayidiman Suryohadiprojo...

Nasional
Mahfud MD Kenang Saat Belajar Kemiliteran dari Almarhum Sayidiman Suryohadiprodjo

Mahfud MD Kenang Saat Belajar Kemiliteran dari Almarhum Sayidiman Suryohadiprodjo

Nasional
Gubernur Lemhanas: Gagasan dan Pemikiran Sayidiman Suryohadiprojo Patut Dicontoh

Gubernur Lemhanas: Gagasan dan Pemikiran Sayidiman Suryohadiprojo Patut Dicontoh

Nasional
UPDATE 16 Januari: Tambah 370, Kasus Covid-19 di Depok Kini 21.453

UPDATE 16 Januari: Tambah 370, Kasus Covid-19 di Depok Kini 21.453

Nasional
Selamat Jalan Pak Sayidiman...

Selamat Jalan Pak Sayidiman...

Nasional
BNPB: Jalur Darat dari Majene ke Mamuju Kembali Pulih

BNPB: Jalur Darat dari Majene ke Mamuju Kembali Pulih

Nasional
BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp 3,5 Miliar untuk Banjir Kalsel

BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp 3,5 Miliar untuk Banjir Kalsel

Nasional
Mantan Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo Meninggal Dunia

Mantan Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo Meninggal Dunia

Nasional
Ketua IDI: Menkes Cepat soal Vaksinasi, tetapi Belum Maksimal Tekan Penularan Covid-19

Ketua IDI: Menkes Cepat soal Vaksinasi, tetapi Belum Maksimal Tekan Penularan Covid-19

Nasional
UPDATE Banjir Kalsel: 5 Orang Meninggal, 27.111 Rumah Terendam, 112.709 Warga Mengungsi

UPDATE Banjir Kalsel: 5 Orang Meninggal, 27.111 Rumah Terendam, 112.709 Warga Mengungsi

Nasional
Kasus Covid-19 Catat Rekor 4 Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Tak Antisipasi Prediksi

Kasus Covid-19 Catat Rekor 4 Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Tak Antisipasi Prediksi

Nasional
Gempa Majene, BNPB: Sulawesi Barat Tanggap Darurat Bencana

Gempa Majene, BNPB: Sulawesi Barat Tanggap Darurat Bencana

Nasional
UPDATE Gempa Majene-Mamuju: 46 Meninggal, 826 Luka-luka

UPDATE Gempa Majene-Mamuju: 46 Meninggal, 826 Luka-luka

Nasional
Ibu Negara Iriana Jarang Tampak Dampingi Jokowi, Ini Penjelasan Istana

Ibu Negara Iriana Jarang Tampak Dampingi Jokowi, Ini Penjelasan Istana

Nasional
UPDATE: 13.224 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 33 Provinsi, DKI Terbanyak

UPDATE: 13.224 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 33 Provinsi, DKI Terbanyak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X