Kompas.com - 15/09/2019, 19:40 WIB
Politisi Partai NasDem, Lathifa Al Anshori, di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019). KOMPAS.com/Devina HalimPolitisi Partai NasDem, Lathifa Al Anshori, di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Politikus muda Partai Nasdem Lathifa Al Anshori berharap persoalan dan isu yang mendera Papua tidak dilupakan meskipun saat ini Indonesia banyak dihadapkan pada persoalan lain.

Beberapa persoalan yang dimaksud, salah satunya adalah revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Jangan hanya karena ni lagi ramai (revisi UU KPK), kemudian sudah ada isu lain di media, isu Papua dilupakan begitu saja," ujar Lathifa di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (15/9/2019).

Ia mengingatkan bahwa apa yang terjadi di Papua ibarat tumpukan es yang sudah meleleh.

Baca juga: Wiranto Sebut PBB Dukung Papua Bagian dari Indonesia

Meski demikian, ia memuji langkah pemerintah yang dinilainya sudah maksimal dalam penanganan sejumlah permasalahan di Papua.

Ia sekaligus mengingatkan bahwa permasalahan di Papua tidak bisa dibebankan kepada pemerintah, kepala daerah, bahkan tokoh politik tertentu. Melainkan harus menjadi tanggung jawab masyarakat Indonesia bersama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini suatu hal yang terjadi karena pemicu ya. Ada yang menyalahkan salah satu tokoh, tapi di titik ini pemerintah sudah melakukan segala hal, bahkan orang tersebut sudah minta maaf," ujar Lathifa.

"Kalau masih ada sisanya, ini jadi tugas bangsa bersama supaya isu di Papua bisa selesai secara konsisten," lanjut dia. 

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Sita Uang Rp 225 Juta dalam OTT Bupati Kolaka Timur

KPK Sita Uang Rp 225 Juta dalam OTT Bupati Kolaka Timur

Nasional
KPK Beberkan Kronologi OTT Bupati Kolaka Timur

KPK Beberkan Kronologi OTT Bupati Kolaka Timur

Nasional
KPK: Bupati Kolaka Diduga Minta Uang Rp 250 Juta ke Kepala BPBD sebagai Fee Proyek Jembatan

KPK: Bupati Kolaka Diduga Minta Uang Rp 250 Juta ke Kepala BPBD sebagai Fee Proyek Jembatan

Nasional
KPK Tahan Bupati Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Kolaka Timur

KPK Tahan Bupati Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Kolaka Timur

Nasional
KPU Sebut Pencoblosan Pemilu 2024 di Bulan April Akan Problematik

KPU Sebut Pencoblosan Pemilu 2024 di Bulan April Akan Problematik

Nasional
KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Tersangka Suap

KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Tersangka Suap

Nasional
Anggaran Bansos 2022 Rp 74,08 Triliun, Risma: Bansos Tidak Dihentikan

Anggaran Bansos 2022 Rp 74,08 Triliun, Risma: Bansos Tidak Dihentikan

Nasional
Kejagung: Alex Noerdin Perintahkan Pencairan Dana Hibah Pembangunan Masjid Sriwijaya Tanpa Proposal

Kejagung: Alex Noerdin Perintahkan Pencairan Dana Hibah Pembangunan Masjid Sriwijaya Tanpa Proposal

Nasional
Komnas HAM Gali Kesaksian 3 Pegawai KPI Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Komnas HAM Gali Kesaksian 3 Pegawai KPI Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Nasional
2 Eks Pejabat Diten Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar Rekayasa Laporan

2 Eks Pejabat Diten Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar Rekayasa Laporan

Nasional
Rapat dengan Kemenlu, Pimpinan Komisi I Sebut Tak Ada Tambahan Anggaran pada 2022

Rapat dengan Kemenlu, Pimpinan Komisi I Sebut Tak Ada Tambahan Anggaran pada 2022

Nasional
Kasus Pembangunan Masjid Sriwijaya yang Libatkan Alex Noerdin Diduga Rugikan Negara Rp 130 Miliar

Kasus Pembangunan Masjid Sriwijaya yang Libatkan Alex Noerdin Diduga Rugikan Negara Rp 130 Miliar

Nasional
Ke Lampung, Panglima TNI Perintahkan Habiskan Semua Dosis Vaksin Covid-19

Ke Lampung, Panglima TNI Perintahkan Habiskan Semua Dosis Vaksin Covid-19

Nasional
Kemenkes: Varian Delta Virus Corona Mendominasi di 34 Provinsi

Kemenkes: Varian Delta Virus Corona Mendominasi di 34 Provinsi

Nasional
Alex Noerdin Kembali Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Kali Ini Terkait Pembangunan Masjid

Alex Noerdin Kembali Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Kali Ini Terkait Pembangunan Masjid

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.