Di Persidangan, Hakim MK Candai Model Rambut Anggota Bawaslu

Kompas.com - 18/07/2019, 12:06 WIB
Fritz Edward Siregar di Bawaslu, Jakarta, Selasa (28/5/2019) KOMPAS.com/HaryantipuspasariFritz Edward Siregar di Bawaslu, Jakarta, Selasa (28/5/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Hakim Mahkamah Konstitusi ( MK) Saldi Isra berkelakar sesaat sebelum memulai sidang sengketa hasil pemilu legislatif (pileg) Provinsi Sumatra Selatan, Kamis (18/7/2019).

Dalam kelakarnya, Saldi mengomentari model rambut Anggota Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Fritz Edward Siregar.

Awalnya, Saldi menghitung jumlah perkara yang akan diperiksa dalam persidangan. Ia lantas mengalkulaksikan waktu yang dibutuhkan untuk mendengarkan jawaban dari pihak termohon, pihak terkait, dan keterangan Bawaslu.

Baca juga: Respons Hakim MK Saat Pengacara KPU Mengaku Gugup di Persidangan

"Dari catatan kami ada 12 permohonan yang tadi sudah memperkenalkan diri yang mau kita dengar gari Ini, dari pemohon, pihak terkait dan Bawaslu," kata Saldi di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis.

"Pihak terkaitnya itu dari listnya ada 19, jadi kalau 12 (jawaban termohon) tambah 19, (sama dengan) 31. Kalau itu dikali masing-masing lima menit itu ada sekitar tiga jam untuk mendengarkan itu saja," sambungnya.

Saldi menambahkan, estimasi waktu yang dibutuhkan Bawaslu untuk memberikan keterangan sekitar empat jam.

Artinya, jika seluruh pihak yang berperkara patuh dengan waktu, pukul 12.30 WIB sidang untuk perkara Provinsi Sumatra Selatan sudah selesai.

Saldi lalu meminta peserta sidang untuk mengefisiensikan waktu.

Saat itulah, Saldi melontarkan kelakar pertamanya.

"Saya berharap kita semua bisa lebih strict mengemukakakan poin-poin saja, tidak perlu bertele-tele dan itu akan membantu kita menyelesaikan ini secara lebih cepat," ujar Saldi.

"Jadi kalau ada yang rasanya panas, dalam dirinya nanti pempek yang disimpan di kantong itu bisa dimakan sedikit-sedikit," lanjutnya sambil tertawa.

Baca juga: Di Tengah Sidang, Hakim MK Curhat Terserang Flu

Saldi masih melanjutkan kelakarnya. Selesai menyinggung pempek, Saldi mengomentari model rambut Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar yang selalu rapi.

"Ada Pak Fritz juga yang setiap pagi itu sebelum datang ke MK itu pakai pencukur kumis dulu merapikan rambut yang di sini," kata Saldi sambil menunjuk bagian kanan atas kepalanya.

"Itu kan kalau pendek begitu kan sekali dua hari itu kan harus dipotong ya Pak Fritz ya, jadi model itu kalau ada yang mau mencontoh ini juga baik," kelakar Saldi yang diikuti gelak tawa peserta sidang lainnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua Satgas Akui Pemerintah Lengah Awasi Libur Panjang pada Agustus

Ketua Satgas Akui Pemerintah Lengah Awasi Libur Panjang pada Agustus

Nasional
Komnas HAM: 12 Kasus Pelanggaran HAM Berat Belum Diselesaikan Pemerintah

Komnas HAM: 12 Kasus Pelanggaran HAM Berat Belum Diselesaikan Pemerintah

Nasional
6.375 Akun Medsos Didaftarkan untuk Kampanye Pilkada, Facebook Paling Banyak

6.375 Akun Medsos Didaftarkan untuk Kampanye Pilkada, Facebook Paling Banyak

Nasional
Ketua Komisi X Apresiasi Politik Anggaran Nadiem Makarim

Ketua Komisi X Apresiasi Politik Anggaran Nadiem Makarim

Nasional
Mahfud: Keliru Rakyat Minta TNI-Polri Ditarik dari Papua, yang Minta Itu KKB

Mahfud: Keliru Rakyat Minta TNI-Polri Ditarik dari Papua, yang Minta Itu KKB

Nasional
Resmikan Pameran UMKM Virtual, Gubernur Babel Minta Pelaku Usaha Terbiasa dengan Market Place

Resmikan Pameran UMKM Virtual, Gubernur Babel Minta Pelaku Usaha Terbiasa dengan Market Place

Nasional
Kampanye Daring Hanya Dilakukan 23 Persen Paslon Pilkada, KPU Akan Evaluasi Efektivitasnya

Kampanye Daring Hanya Dilakukan 23 Persen Paslon Pilkada, KPU Akan Evaluasi Efektivitasnya

Nasional
Setahun Nadiem, Ketua Komisi X Minta Kemendikbud Perbaiki Komunikasi Publik

Setahun Nadiem, Ketua Komisi X Minta Kemendikbud Perbaiki Komunikasi Publik

Nasional
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Komnas HAM: Perlindungan terhadap Jurnalis Jadi Isu Pinggiran

Setahun Jokowi-Ma'ruf, Komnas HAM: Perlindungan terhadap Jurnalis Jadi Isu Pinggiran

Nasional
Moeldoko: Semua Ditegur Presiden, Komunikasi terkait UU Cipta Kerja Sangat Jelek

Moeldoko: Semua Ditegur Presiden, Komunikasi terkait UU Cipta Kerja Sangat Jelek

Nasional
Selamatkan Dana Rp 12,7 Triliun, Mendes Canangkan Pendirian Lembaga Keuangan Desa

Selamatkan Dana Rp 12,7 Triliun, Mendes Canangkan Pendirian Lembaga Keuangan Desa

Nasional
Majelis Hakim Tolak Eksepsi Jaksa Pinangki, Sidang Dilanjutkan

Majelis Hakim Tolak Eksepsi Jaksa Pinangki, Sidang Dilanjutkan

Nasional
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Komnas HAM: Pemajuan dan Penegakan HAM Stagnan

Setahun Jokowi-Ma'ruf, Komnas HAM: Pemajuan dan Penegakan HAM Stagnan

Nasional
Bawaslu Ungkap Persoalan Ketegasan Aparat Hukum Bubarkan Kerumunan Kampanye

Bawaslu Ungkap Persoalan Ketegasan Aparat Hukum Bubarkan Kerumunan Kampanye

Nasional
9372 KPM Terima Bantuan Beras Sebesar 30 Kg per Penerima

9372 KPM Terima Bantuan Beras Sebesar 30 Kg per Penerima

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X