Budiman Sudjatmiko: Jokowi Harus Bisa Lahirkan Pemimpin yang Lebih Baik dari Dirinya

Kompas.com - 20/06/2019, 21:33 WIB
Politisi PDI-Perjuangan Budiman Sudjatmiko di Posko Cemara, Kamis (21/2/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Politisi PDI-Perjuangan Budiman Sudjatmiko di Posko Cemara, Kamis (21/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi PDI-P Budiman Sudjatmiko mendukung Presiden Jokowi membangun sumber daya manusia (SDM) secara besar-besaran pada periode kedua pemerintahannya.

Harapannya, dalam jangka panjang Jokowi bisa melahirkan SDM yang mumpuni, bahkan menciptakan pemimpin di masa depan yang lebih baik.

"Jadi ukurannya bukan sekadar sukses hingga 2024, tapi harus bisa melahirkan pemimpin yang lebih baik dari dirinya," ujar Budiman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/6/2019).

Baca juga: Moeldoko: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Tidak Lama Lagi...

Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia itu mengatakan, Presiden Jokowi sudah banyak menyelesaikan pekerjaan rumah pada bidang infrastruktur di periode pertamanya. Pada periode kedua, ia mendorong Jokowi berani mengeksekusi program pembangunan semesta berencana yang fokus pada pembangunan SDM.

"Pak Jokowi harus berani melakukan terobosan, lahirkan SDM Indonesia yang imajinatif di bidang ekonomi, teknologi, pendidikan, wirausaha dan lainnya," kata Budiman.

Budiman mengatakan, UU Desa disahkan pada Desember 2013 juga karena keberaniannya mengeksekusi imajinasi sewaktu kecil tentang desa. Saat duduk di Komisi II DPR, Budiman mendorong UU Desa disahkan untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan.

Adapun Jokowi, menurut Budiman, adalah produk keberanian mengeksekusi imajinasi politik hingga terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta dan Presiden Republik Indonesia.

"Dulu orang tidak kenal Jokowi, awalnya disebut mustahil terpilih, tapi nyatanya sekarang jadi Presiden," ungkap Budiman.

Baca juga: Di Depan Jokowi, Khofifah Berharap 1,52 Juta Sertifikat Tanah di Jatim Dibagikan Tahun Ini

Ia melanjutkan, membangun SDM yang kreatif dan imajinatif juga sejalan dengan program Revolusi Mental. Budiman menilai, Jokowi sudah menjalankan perannya menjadi teladan Revolusi Mental dengan kerja membangun peradaban melalui infrastruktur.

Ia menilai pembangunan infrastruktur adalah kerja nyata Jokowi menyelesaikan pekerjaan rumah era Orde Baru. Pada periode kedua, Jokowi dia dorong lebih berani menjalankan program semesta berencana agar pembangunan Indonesia terarah di bawah pemimpin penerusnya kelak.

"Selanjutnya, Pak Jokowi harus bisa mengunci agar penerusnya nanti tidak lepas dari pembangunan semesta berencana itu," kata Budiman.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


PenulisIhsanuddin
EditorKrisiandi
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X