Jika Mengacu "Quick Count", Moeldoko Akui Suara Jokowi-Ma'ruf di Bawah Target

Kompas.com - 17/04/2019, 21:34 WIB
Kepala Staf Keperesidenan (KSP) Moeldoko di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (11/2/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Kepala Staf Keperesidenan (KSP) Moeldoko di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (11/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Moeldoko mengatakan, apabila mengacu pada hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, perolehan suara Jokowi-Ma'ruf berada di bawah target yang telah ditentukan.

"Iya, di bawah target kami," ujar Moeldoko saat dijumpai di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019) malam.

Moeldoko mengatakan, TKN sebenarnya menargetkan 60 persen suara nasional.

Baca juga: TPS Anies Baswedan: Prabowo-Sandiaga 120 Suara, Jokowi-Maruf 117 Suara

Salah satu provinsi yang capaian suaranya di luar target, yakni Jawa Barat. Namun Moeldoko tetap bersyukur lantaran perolehan suara di provinsi itu tidak terlalu anjlok.

"Di Jawa Barat kita kerja. Semuanya kita kerjakan. Tapi saya berpikir, kalau tidak kerja keras pasti hancur. Tapi alhamdulilah meskipun tidak bisa naik, tapi tidak amblas. Itu karena kita kerja keras di sana," ujar Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu mengatakan, faktor yang menjadi penentu kemenangan suara bagi Jokowi-Ma'ruf adalah hasil kinerjanya yang diapresiasi masyarakat. Ia menyebutkan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap hasil kinerja pemerintahan Jokowi sebesar 67 persen.

Selain itu, ada pula faktor karakter dan kepribadian Jokowi yang dinilai sederhana, merakyat dan bersih serta memiliki kepemimpinan yang baik.

Baca juga: Quick Count Pilpres Kompas di Jawa Barat: Jokowi 40,87 Persen, Prabowo 59,13 Persen

Meski demikian, Moeldoko mengingatkan masyarakat bahwa kemenangan Jokowi-Ma'ruf ini baru bersumber dari lembaga survei, bukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia pun menyerahkannya kepada keyakinan masyarakat secara umum.

"Saat ini, kami serahkan sepenuhnya kepada masyarakat. Lembaga-lembaga survei yang kini melakukan quick count adalah lembaga kredibel, lembaga yang punya nama. Tapi, tetap kami menunggu hasil dari KPU," ujar Moeldoko.

Kompas TV Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Moeldoko menyatakan tidak mungkin pesawat capres Prabowo Subianto dihalangi jet tempur TNI AU saat agenda kampanye. Menurut Moeldoko saat dalam masa pemilu seperti saat ini setiap capres-cawapres selalu dilengkapi dengan pengawalan. Moeldoko menambahkan dirinya yakin tidak ada penghalangan oleh TNI terhadap rangkaian agenda kampanye paslon capres-cawapres manapun. #PesawatPrabowo #TNIAU #Moeldoko

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X