Wapres Jamin Pemerintahan Berjalan Normal meski Presiden Sibuk Kampanye

Kompas.com - 26/03/2019, 22:45 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) bersiap menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (9/8). Kedatangaan presiden tersebut untuk memberitahukan rencana pendaftaran capres dan cawapres pada Jumat (10/8) esok di KPU. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj/18.WAHYU PUTRO A Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) bersiap menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (9/8). Kedatangaan presiden tersebut untuk memberitahukan rencana pendaftaran capres dan cawapres pada Jumat (10/8) esok di KPU. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj/18.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan pemerintahan berjalan normal meskipun beberapa hari ini Presiden Joko Widodo sibuk berkampanye ke sejumlah daerah.

Ia menambahkan, tugas-tugas pemerintahan sebagian dilimpahkan kepadanya saat Jokowi berkampanye.

"Enggak (ada masalah), karena normal-normal saja. Selama Presiden kalau tidak ada di kota, maka hal-hal yang umum, biasa-biasa itu, biasanya dialihkan ke saya," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Baca juga: Jusuf Kalla Prihatin Ada Kontraktor Terjerat Korupsi

Ia mengaku kerap menghadiri beberapa acara dan memimpin rapat selama Jokowi berkampanye di daerah.

Kalla pun mengatakan, dirinya hanya melanjutkan arahan dari Jokowi kepada para menterinya dan tidak membuat kebijakan baru di luar yang sudah ditetapkan bersama dalam rapat kabinet.

Menurut aturan, Kalla hanya diperbolehkan memutuskan hal teknis terkait operasional kebijakan yang telah dibahas dalam rapat kabinet. Dengan demikian tak mengubah kewenangan Jokowi selaku kepala negara sekaligus pemerintahan.

Baca juga: Jusuf Kalla Hargai Sikap Politik Erwin Aksa yang Dukung Prabowo-Sandi

"Kalau tugas-tugas bisa dialihkan, sementara ini kan semua acara-acara saya yang hadiri. Tapi kewenangan tentu di Indonesia ini tidak bisa dialihkan kalau seperti itu (kepada saya)," ujar Kalla.

"Jadi, tugas-tugas di Jakarta, ibu kota ini harus saya jalani, termasuk juga rapat-rapat, banyak hal yang saya tangani selama beliau aktif berkampanye. Ini bukan transisi kok, cuma tiga minggu. Tapi tugas-tugas itu dialihkan semua," lanjut dia.

Kompas TV Indonesia kaya akan kerajinan tradisional, salah satu wadah yang menaungi adalah Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Dekranas dipimpin oleh istri wakil presiden RI yaitu Mufida Jusuf Kalla. Jurnalis KompasTV Yasir Nene Ama berkesempatan ngevlog bareng Ibu Mufida saat kunjungan ke Mamuju, Sulbar. Simak vlognya berikut ini.

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X