Alasan Ma'ruf Amin Tak Kampanye Perdana Bersama Jokowi di Serang

Kompas.com - 25/03/2019, 10:36 WIB
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat tiba di lokasi Kampanye Akbar Perdana di Kota Serang, Banten, Minggu (24/3/2019). Jokowi naik kereta kencana dari Alun - alun Kota Serang ke Stadion Maulana Yusuf dengan naik kereta kencana. KOMPAS.com/ACEP NAZMUDINCalon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat tiba di lokasi Kampanye Akbar Perdana di Kota Serang, Banten, Minggu (24/3/2019). Jokowi naik kereta kencana dari Alun - alun Kota Serang ke Stadion Maulana Yusuf dengan naik kereta kencana.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada kampanye terbuka perdana, Minggu (23/3/2019), calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo seharusnya kampanye bersama calon wakil presidennya, Kiai Haji Ma'ruf Amin.

Kampanye berlangsung di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Banten.

Namun, rencana kampanye bersama itu batal. Hanya Jokowi yang menyapa lebih dari 15.000 orang yang memadati area stadion.

Apa alasan Ma'ruf tak hadir pada kampanye perdana kemarin?

"Betul. Rencananya Kiai Haji Ma'ruf datang. Tetapi di Pondok Pesantren Tanara itu luar biasa ya. Para kiai, ulama, ustaz memberikan dukungan kepada Kiai Ma'ruf," ujar Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto saat dijumpai usai kampanye terbuka.

Baca juga: 7 Fakta Deklarasi Alumni di Yogyakarta, Jokowi Lawan Fitnah hingga Deklarasi Dilarang Bawaslu

"Sehingga, dengan banyaknya massa yang hadir di sana, akhirnya ya diputuskan Pak Jokowi saja yang kampanye di stadion," lanjut dia.

Rencananya, setelah mengunjungi Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Ma'ruf memang dijadwalkan bergabung bersama Jokowi di Stadion Maulana Yusuf.

Kegiatan Ma'ruf di pondok pesantren itu sendiri bukan kampanye terbuka, melainkan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW serta Haul ibunda Ma'ruf, almarhum Siti Maimunah.

Dikutip dari Tribunnews.com, sekitar 25.000 orang hadir di pondok pesantren itu.

Baca juga: Kubu Prabowo Incar Pendukung Jokowi, Ini Strategi TKN

Hasto menambahkan, Jokowi dan Kiai Ma'ruf akan berada di satu titik yang sama pada saat kampanye terbuka terakhir.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muhammadiyah Minta Pemerintah Tegas Larang Mudik

Muhammadiyah Minta Pemerintah Tegas Larang Mudik

Nasional
Cegah Penularan Covid-19, Pemerintah Minta Masyarakat Perbanyak Wastafel Portabel

Cegah Penularan Covid-19, Pemerintah Minta Masyarakat Perbanyak Wastafel Portabel

Nasional
Data Pasien Covid-19 Per 5 April: 2.273 Positif, Tersebar di 32 Provinsi

Data Pasien Covid-19 Per 5 April: 2.273 Positif, Tersebar di 32 Provinsi

Nasional
RUU KUHP Dinilai Tak Layak Disahkan Pekan Ini

RUU KUHP Dinilai Tak Layak Disahkan Pekan Ini

Nasional
KPK Tahan Tersangka Kasus Alih Fungsi Hutan

KPK Tahan Tersangka Kasus Alih Fungsi Hutan

Nasional
Masker yang Kini Diwajibkan untuk Cegah Penularan Corona...

Masker yang Kini Diwajibkan untuk Cegah Penularan Corona...

Nasional
Kajari Bantul Sembuh, Kejaksaan Agung Termotivasi Mengatasi Covid-19

Kajari Bantul Sembuh, Kejaksaan Agung Termotivasi Mengatasi Covid-19

Nasional
Telegram Kapolri, Pemain Harga dan TImbun Kebutuhan Saat Wabah Covid-19 Jadi Incaran

Telegram Kapolri, Pemain Harga dan TImbun Kebutuhan Saat Wabah Covid-19 Jadi Incaran

Nasional
Penghina Presiden dan Pejabat dalam Penanganan Covid-19 Terancam Sanksi Penjara

Penghina Presiden dan Pejabat dalam Penanganan Covid-19 Terancam Sanksi Penjara

Nasional
Pemerintah Telah Menguji 9.712 Spesimen dalam Tes Covid-19

Pemerintah Telah Menguji 9.712 Spesimen dalam Tes Covid-19

Nasional
Pemerintah Terima Donasi Rp 82 Miliar untuk Penanganan Corona, Masyarakat Jangan Berkecil Hati

Pemerintah Terima Donasi Rp 82 Miliar untuk Penanganan Corona, Masyarakat Jangan Berkecil Hati

Nasional
Daerah Bisa Ajukan Pembatasan Sosial ke Pemerintah Pusat jika Penuhi Dua Kriteria

Daerah Bisa Ajukan Pembatasan Sosial ke Pemerintah Pusat jika Penuhi Dua Kriteria

Nasional
Masyarakat Diminta Bersihkan Sarang Nyamuk untuk Hindari Penyakit Demam Berdarah

Masyarakat Diminta Bersihkan Sarang Nyamuk untuk Hindari Penyakit Demam Berdarah

Nasional
Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

Nasional
Sebaran 181 Kasus Baru Covid-19, Pasien Bertambah di 13 Provinsi

Sebaran 181 Kasus Baru Covid-19, Pasien Bertambah di 13 Provinsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X