Hari Kedua, Jokowi Kampanye Terbuka di Jawa Timur

Kompas.com - 25/03/2019, 07:04 WIB
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat tiba di lokasi Kampanye Akbar Perdana di Kota Serang, Banten, Minggu (24/3/2019). Jokowi naik kereta kencana dari Alun - alun Kota Serang ke Stadion Maulana Yusuf dengan naik kereta kencana. KOMPAS.com/ACEP NAZMUDINCalon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat tiba di lokasi Kampanye Akbar Perdana di Kota Serang, Banten, Minggu (24/3/2019). Jokowi naik kereta kencana dari Alun - alun Kota Serang ke Stadion Maulana Yusuf dengan naik kereta kencana.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo akan melakukan kampanye terbuka atau rapat umum di Jawa Timur pada hari ini, Senin (25/3/2019).

Hari ini adalah hari kedua masa kampanye terbuka.

Berbeda dengan kampanye terbuka pada hari pertama di Banten, Minggu (24/3/2019), kali ini Jokowi tak akan didampingi calon wakil presidennya Ma'ruf Amin.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi, Hasto Kristiyanto mengatakan, ada tiga kabupaten yang akan dikunjungi Jokowi di Jawa Timur.

"Hari ini ada tiga lokasi, di Bayuwangi, Jember dan Malang," kata Hasto kepada Kompas.com, Senin (25/3/2019).

Baca juga: Jokowi Yakin Raih Suara 57-58 Persen di Pemilu 2019

Jokowi akan memulai dari Bayuwangi terlebih dahulu. Kampanye akan dipusatkan di sekitar alun-alun Bayuwangi.

Dari Bayuwangi, Jokowi dan tim akan bergerak ke Gelanggang Olah Raga (GOR) Jember. Terakhir, baru lah Jokowi dan tim menutup kampanye hari ini di GOR Ken Arok, Malang.

"Kami yakin bisa menang tebal di Jember," kata Hasto.

Kampanye rapat umum akan diselenggarakan hingga 13 April 2019.

Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan zonasi kampanye bagi kedua pasangan calon serta partai politik dalam Pemilu 2019.

Masing-masing pasangan calon dan partai pendukung akan berpindah zona secara bergiliran setiap dua hari sekali.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Zonasi Kampanye Rapat Umum Peserta Pemilu 2019

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Jurus Sakti Pemerintah untuk Jaring Pengaman Sosial Atasi Dampak Covid-19

7 Jurus Sakti Pemerintah untuk Jaring Pengaman Sosial Atasi Dampak Covid-19

Nasional
Puan Minta Sosalisasi Prosedur Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Digalakkan

Puan Minta Sosalisasi Prosedur Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Digalakkan

Nasional
Pemidanaan Saat Wabah Covid-19 Dikritik, Kapolri Anggap Pro-Kontra Hal Biasa

Pemidanaan Saat Wabah Covid-19 Dikritik, Kapolri Anggap Pro-Kontra Hal Biasa

Nasional
Hingga Selasa Ini, Pemerintah Bebaskan 35.676 Napi dari Penjara

Hingga Selasa Ini, Pemerintah Bebaskan 35.676 Napi dari Penjara

Nasional
Atasi Pandemi Corona, Alumnus AAU Bagikan Alat Penyemprot Disinfektan

Atasi Pandemi Corona, Alumnus AAU Bagikan Alat Penyemprot Disinfektan

Nasional
RS Rujukan Covid-19 Diprioritaskan untuk Gejala Sedang dan Berat

RS Rujukan Covid-19 Diprioritaskan untuk Gejala Sedang dan Berat

Nasional
Pemerintah Diminta Tanggung Pemulangan TKI dan ABK di Malaysia

Pemerintah Diminta Tanggung Pemulangan TKI dan ABK di Malaysia

Nasional
Tempat Tidur dan ICU untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Ditambah

Tempat Tidur dan ICU untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Ditambah

Nasional
KSP Nilai Imbauan Tak Mudik Pemerintah Sesuai dengan Ajaran Agama

KSP Nilai Imbauan Tak Mudik Pemerintah Sesuai dengan Ajaran Agama

Nasional
Anggota Fraksi Demokrat Minta Komisi III DPR Tunda Pembahasan RKUHP dan RUU PAS hingga Pandemi Covid-19 Usai

Anggota Fraksi Demokrat Minta Komisi III DPR Tunda Pembahasan RKUHP dan RUU PAS hingga Pandemi Covid-19 Usai

Nasional
DPR Minta Pemerintah Beri Edukasi soal Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

DPR Minta Pemerintah Beri Edukasi soal Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Nasional
Pemerintah Ajak Pengusaha Susun Strategi Jamin Ketersediaan Alat Kesehatan dan Kebutuhan Pokok Masyarakat

Pemerintah Ajak Pengusaha Susun Strategi Jamin Ketersediaan Alat Kesehatan dan Kebutuhan Pokok Masyarakat

Nasional
Kemenkes Belum Terima Pengajuan PSBB dari Gubernur Jawa Barat dan Banten

Kemenkes Belum Terima Pengajuan PSBB dari Gubernur Jawa Barat dan Banten

Nasional
Pemerintah Dinilai akan Kewalahan Bendung Covid-19 di Daerah Saat Arus Mudik

Pemerintah Dinilai akan Kewalahan Bendung Covid-19 di Daerah Saat Arus Mudik

Nasional
Komnas HAM Minta DPR-Pemerintah Tunda Pembahasan RKUHP

Komnas HAM Minta DPR-Pemerintah Tunda Pembahasan RKUHP

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X