Anggota Exco PSSI hingga Pelatih PSS Sleman Diperiksa Satgas Antimafia Bola

Kompas.com - 13/02/2019, 17:14 WIB
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro (kanan) ditemani pemainnya, Bagus Nirwanto, pada sesi jumpa pers jelang laga kontra Kalteng Putra pada leg kedua babak semifinal Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (27/11/2018).
ADIF SETYOKO/BOLASPORT.COMPelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro (kanan) ditemani pemainnya, Bagus Nirwanto, pada sesi jumpa pers jelang laga kontra Kalteng Putra pada leg kedua babak semifinal Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (27/11/2018).
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Satgas Antimafia Bola memanggil tiga orang terkait dugaan suap pada kasus pengaturan skor pada pertandingan Madura FC melawan PSS Sleman.

Ketiga saksi tersebut adalah anggota Exco PSSI, Hidayat, mantan manajer PSS Sleman Sismantoro, dan Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Syahar Diantono menuturkan ketiganya diperiksa sebagai saksi di Bareskrim Polri.

"Terkait proses penyidikan pertandingan PSS Sleman dan Madura FC, terkait dengan suap, hari ini sedang proses pemeriksaan Hidayat Exco PSSI, Sismantoro Manager PSS Sleman, Seto Nurdiantoro pelatih PSS Sleman," tutur Syahar di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).

Baca juga: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Perusak Alat Bukti Kasus Pengaturan Skor

Ia menuturkan, aparat menggali keterangan para saksi terkait dugaan suap pada pertandingan tersebut.

Selanjutnya, pihak kepolisian akan meminta pendapat ahli pidana. Jika alat bukti sudah cukup, polisi akan menyerahkan berkas kasus tersebut kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita sedang dalami ini. Berikutnya juga akan memeriksa terkait ahli pidana, kalau memang sudah cukup alat bukti, dilakukan pemberkasan untuk dikirim ke JPU," terang dia.

Kemudian, Syahar mengatakan tak menutup kemungkinan pihaknya menelusuri kasus dugaan pengaturan skor di Liga 1.

Baca juga: Status Promosi PSS Sleman Bisa Dicabut Komdis PSSI

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara bertahap dan laporan yang masuk harus dipilah-pilah.

Sementara itu, Syahar mengungkapkan bahwa laporan resmi terkait dugaan pengaturan skor di Liga 1 belum masuk.

"Untuk pengaduan resmi (Liga 1) belum ada, tapi informasi semuanya kan ditampung. Ada posko Satgas Antimafia Bola yang menampung semua keluhan-keluhan, menampung semua info terkait match fixing, itu kami tampung banyak sekali," ungkap Syahar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres Harap ICMI Bantu Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19

Wapres Harap ICMI Bantu Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19

Nasional
Minta Bantuan Evakuasi 8 Warga Terdampak Erupsi Semeru, Wabup Lumajang: Kasihan Keluarganya Menangis Semua...

Minta Bantuan Evakuasi 8 Warga Terdampak Erupsi Semeru, Wabup Lumajang: Kasihan Keluarganya Menangis Semua...

Nasional
Erupsi Semeru, 8 Penambang Terjebak Lahar Panas dan 2 Orang Hilang

Erupsi Semeru, 8 Penambang Terjebak Lahar Panas dan 2 Orang Hilang

Nasional
Jembatan Gladagperak Putus akibat Erupsi Semeru, Lumajang Harapkan Bantuan Pemkab Malang

Jembatan Gladagperak Putus akibat Erupsi Semeru, Lumajang Harapkan Bantuan Pemkab Malang

Nasional
Kementerian ESDM Sebut Gunung Semeru Kini Level Waspada

Kementerian ESDM Sebut Gunung Semeru Kini Level Waspada

Nasional
Dampak Erupsi Gunung Semeru, 1 Orang Meninggal dan Hampir Semua Rumah di Curah Kobokan Hancur

Dampak Erupsi Gunung Semeru, 1 Orang Meninggal dan Hampir Semua Rumah di Curah Kobokan Hancur

Nasional
Komisi III DPR Minta Kapolri Usut Oknumnya yang Lakukan Pemerkosaan di Mojokerto

Komisi III DPR Minta Kapolri Usut Oknumnya yang Lakukan Pemerkosaan di Mojokerto

Nasional
Erupsi Gunung Semeru, BNPB Imbau 4 Hal ini Kepada Masyarakat

Erupsi Gunung Semeru, BNPB Imbau 4 Hal ini Kepada Masyarakat

Nasional
UPDATE 4 Desember: Pemerintah Periksa 292.682 Spesimen Covid-19, Positivity Rate Capai 0,13 Persen

UPDATE 4 Desember: Pemerintah Periksa 292.682 Spesimen Covid-19, Positivity Rate Capai 0,13 Persen

Nasional
UPDATE 4 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 47,49 Persen dari Target Herd Immunity

UPDATE 4 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 47,49 Persen dari Target Herd Immunity

Nasional
Jokowi Perintahkan Kepala BNPB Berangkat ke Lumajang untuk Pastikan Penanganan Dampak Erupsi Gunung Semeru

Jokowi Perintahkan Kepala BNPB Berangkat ke Lumajang untuk Pastikan Penanganan Dampak Erupsi Gunung Semeru

Nasional
Senin, Polri Undang 57 Eks Pegawai KPK untuk Sosialiasi Peraturan Pengangkatan ASN

Senin, Polri Undang 57 Eks Pegawai KPK untuk Sosialiasi Peraturan Pengangkatan ASN

Nasional
BNPB Masih Data Kerugian Materil dari Erupsi Gunung Semeru

BNPB Masih Data Kerugian Materil dari Erupsi Gunung Semeru

Nasional
UPDATE 4 Desember: Bertambah 5 Kasus Kematian Covid-19 di Indonesia

UPDATE 4 Desember: Bertambah 5 Kasus Kematian Covid-19 di Indonesia

Nasional
Erupsi Gunung Semeru, BPBD Lumajang Segera Dirikan Posko Pengungsian

Erupsi Gunung Semeru, BPBD Lumajang Segera Dirikan Posko Pengungsian

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.