Pemuda Muhammadiyah Pastikan Netral di Pilpres 2019

Kompas.com - 06/12/2018, 20:03 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto, di Jakarta, Kamis (6/12/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinKetua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto, di Jakarta, Kamis (6/12/2018).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto memastikan organisasi yang dipimpinnya akan bersikap netral di pilpres 2019.

Pemuda Muhammadiyah tak akan berpihak ke pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin atau pun pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Secara pribadi, setiap kader pemuda muhammadiyah monggo. Tapi kalau secara organisasi tidak boleh," kata Sunanto di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Sunanto yang belum lama terpilih sebagai pucuk pimpinan Pemuda Muhammadiyah menggantikan Dahnil Anzar, juga tidak mau mengungkapkan pilihan politiknya ke publik.

Hal ini berbeda dengan Dahnil yang secara terbuka mendukung dan menjadi timses Prabowo-Sandi.

Baca juga: Buka Muktamar Pemuda Muhammadiyah, Jusuf Kalla Sempat Sindir Dahnil Anzar

"Kita tidak dukung mendukung, jadi tetap di tengah. Pada siapapun untuk jelaskan visi misinya diberikan ruang yg sama. Soal pilihan, kader muhammadiyah sudah paham pedomannya," kata dia.

Pria yang akrab disapa Cak Nanto ini hanya mengimbau kepada para kader Pemuda Muhammadiyah untuk menghargai perbedaan pilihan politik.

Para kader diimbau tak boleh saling membenci, apalagi putus hubungan silaturahim.

"Kedua, jangan memaksakan kehendak. Ketiga, tidak boleh menggerakkan organisasi untuk dukung mendukung," ucap Sunanto.

Kompas TV Muktamar pemuda Muhammadiyah ke 17 Yogyakarta akhirnya memiliki kepemimpinan baru menggantikan Dahnil Anzar Simanjuntak. Ketua umum baru itu adalah Sunanto yang berhasil mengumpulkan sebanyak 590 suara dari total 1.200 suara pengurus se Indonesia.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 7 Juni: Ada 40.370 ODP dan 14.197 PDP

UPDATE 7 Juni: Ada 40.370 ODP dan 14.197 PDP

Nasional
UPDATE 7 Juni: Tambah 50, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 1.851 Orang

UPDATE 7 Juni: Tambah 50, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 1.851 Orang

Nasional
UPDATE 7 Juni: Tambah 672, Kasus Covid-19 di Indonesia Jadi 31.186

UPDATE 7 Juni: Tambah 672, Kasus Covid-19 di Indonesia Jadi 31.186

Nasional
UPDATE 7 Juni: Tambah 591 Orang, Pasien Covid-19 yang Sembuh Kini 10.498

UPDATE 7 Juni: Tambah 591 Orang, Pasien Covid-19 yang Sembuh Kini 10.498

Nasional
Metode Belajar Berubah Saat Pandemi, Akademisi: Kenali Sisi Positifnya

Metode Belajar Berubah Saat Pandemi, Akademisi: Kenali Sisi Positifnya

Nasional
Jelang New Normal, KPAI Minta Pemerintah Subsidi Kuota Internet dan Fasilitas Pembelajaran Daring

Jelang New Normal, KPAI Minta Pemerintah Subsidi Kuota Internet dan Fasilitas Pembelajaran Daring

Nasional
Olahraga Bersama Panglima TNI dan Kapolri, Jokowi Ajak Masyarakat Tingkatkan Imun di Tengah Pandemi

Olahraga Bersama Panglima TNI dan Kapolri, Jokowi Ajak Masyarakat Tingkatkan Imun di Tengah Pandemi

Nasional
Minta Tracking Covid-19 Diperbanyak, Menko PMK Harap Uji Spesimen Bisa Mencapai 30.000 Per Hari

Minta Tracking Covid-19 Diperbanyak, Menko PMK Harap Uji Spesimen Bisa Mencapai 30.000 Per Hari

Nasional
Tekan Emisi Karbon dalam Pembangunan, ASN Perlu Pahami Ekonomi Hijau

Tekan Emisi Karbon dalam Pembangunan, ASN Perlu Pahami Ekonomi Hijau

Nasional
Pola Pengajaran Konvensional di Tengah Pandemi Dinilai Picu Episentrum Besar

Pola Pengajaran Konvensional di Tengah Pandemi Dinilai Picu Episentrum Besar

Nasional
UPDATE 7 Juni: 1.010 WNI Positif Corona, 601 Orang Sembuh

UPDATE 7 Juni: 1.010 WNI Positif Corona, 601 Orang Sembuh

Nasional
RS Wisma Atlet Rawat 544 Pasien Positif Covid-19 dan Seorang PDP

RS Wisma Atlet Rawat 544 Pasien Positif Covid-19 dan Seorang PDP

Nasional
Menko PMK: New Normal Bukan Berarti Seenaknya

Menko PMK: New Normal Bukan Berarti Seenaknya

Nasional
Seorang Terduga Teroris Meninggal di RS Polri karena Sakit, Ini Penjelasan Polisi

Seorang Terduga Teroris Meninggal di RS Polri karena Sakit, Ini Penjelasan Polisi

Nasional
Cucu ke-25 Lahir, Wapres Ma'ruf Amin Kirim Doa Lewat Video Call

Cucu ke-25 Lahir, Wapres Ma'ruf Amin Kirim Doa Lewat Video Call

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X