Pasca-Gempa Sulteng, Beberapa Pelabuhan Mengalami Kerusakan

Kompas.com - 29/09/2018, 10:43 WIB
Suasana pemukiman yang rusak akibat gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah , Sabtu (29/9). ANTARA FOTO/BNPB/pras/18.BNPB Suasana pemukiman yang rusak akibat gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah , Sabtu (29/9). ANTARA FOTO/BNPB/pras/18.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus Purnomo menuturkan, beberapa fasilitas pelabuhan di wilayah Sulawesi Tengah mengalami kerusakan pasca gempa bumi yang bermagnitudo 7,4 di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018) petang.

Agus menyatakan, pelabuhan yang mengalami kerusakan paling parah di Kota Palu yakni Pelabuhan Pantoloan.

Kerusakan tersebut, kata Agus, mengakibatkan rubuhnya kran peti kemas atau quay crane di Pelabuhan Pantoloan.

"Dengan kondisi ini layanan kepelabuhanan dihentikan, menunggu hasil pengecekan lebih lanjut di lapangan," kata Agus dalam keterangan resminya, Sabtu (29/9/2018).

Agus mengatakan, pelabuhan lain yang mengalami kerusakan adalah Pelabuhan Wani.

Di Pelabuhan Wani, sebut Agus, ada beberapa bangunan dan dermaga yang mengalami kerusakan.

Baca juga: INFOGRAFIK: 13 Gempa Guncang Sulteng, Termasuk Bermagnitudo 7,4

Agus menambahkan, ada pula kapal KM Sabuk Nusantara 39 yang sedang bersandar di Pelabuhan Wani terlempar dan terbawa arus sejauh 70 meter dari dermaga akibat gelombang tsunami yang menerjang wilayah tersebut.

Menurut Agus, Kapal KM. Sabuk Nusantara 39 saat terjadinya gelombang tsunami dalam kondisi tak mengangkut penumpang.

"Total anak buah kapal ada 20 orang. Saat kejadian, ada tiga orang ABK yang sedang turun ke darat untuk bertemu keluarganya sedangkan 17 ABK lainnya ada di atas kapal," ucap Agus.

"Posisi kapal sendiri saat ini berada di sekitar 70 meter dari laut tepatnya di jalan menuju pelabuhan dan saat ini kapal menggunakan generator darurat untuk kelistrikannya," tuturnya.

Kemudian, Agus melanjutkan, di Pelabuhan Ogoamas mengalami kerusakan berupa adanya retak di Talaud dan terjadi pergeseran dermaga ke sisi kanan sepanjang 3 sentimeter.

Lebih lanjut, kata Agus, adapula beberapa pelabuhan pasca-gempa dalam kondisinya baik dan tidak mengalami kerusakan.

Pelabuhan-pelabuhan tersebut antara lain:Pelabuhan Ampana, Pelabuhan Luwuk, Pelabuhan Belang-Belang, dan Pelabuhan Majene.

Agus juga meminta kepada jajarannya di lokasi gempa untuk tetap waspada terhadap gempa susulan yang masih terjadi sewaktu-waktu.

....

KOMPAS.com Rentetan Gempa Sulawesi Tengah


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X