KPK Periksa Eni Maulani sebagai Saksi dalam Kasus PLTU Riau-1

Kompas.com - 26/09/2018, 11:27 WIB
Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI  Eni Maulani Saragih usai diperiksa KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (12/9/3018). Reza JurnalistonMantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih usai diperiksa KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (12/9/3018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi Golkar Eni Maulani Saragih, Rabu (26/9/2018).

Eni diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Idrus Marham terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Ia datang sekitar pukul 09:50 WIB. Sebelum masuk ke dalam Gedung KPK, Eni sempat menjawab pertanyaan para wartawan.

Ketika ditanya soal siapa atasannya di Partai Golkar yang menyuruh dia mengawal proyek PLTU Riau-1, Eni tidak mau berkomentar banyak.

Baca juga: KPK Sudah Terima Berkas Pengajuan Justice Collaborator Eni Maulani

"Pokoknya atasan saya pada zamannya. Saya diberikan tugas karena saya sebagai petugas partai untuk mengawal (PLTU Riau-1)," ujar Eni di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018).

Eni mengatakan, sudah menceritakan kasus yang juga menjeratnya sebagai tersangka kepada para penyidik.

"Saya sudah menceritakan semua kepada penyidik, memang kronologis dari awal ditugasi partai untuk mengawal PLTU Riau sampai saya di sini," kata Eni.

Sebelumnya, KPK menetapkan Eni sebagai tersangka atas kasus dugaan suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau.

Baca juga: Didatangi Novanto, Eni Maulani Diminta Lapor KPK atau LPSK

KPK juga menetapkan seorang pengusaha sekaligus salah satu pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo, yang diduga menjadi pihak pemberi suap.

Menurut dugaan KPK, Eni menerima suap total sebesar Rp 4,8 miliar yang merupakan komitmen fee 2,5 persen dari nilai kontrak proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X