Teten Masduki Sampaikan Materi Keberhasilan Pemerintah ke Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf

Kompas.com - 04/09/2018, 09:13 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki saat diwawancarai usai jumoa pers Karnaval Kemerdekaan di Hotel Best Western, Jumat (25/8/2017) petang. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKepala Staf Kepresidenan Teten Masduki saat diwawancarai usai jumoa pers Karnaval Kemerdekaan di Hotel Best Western, Jumat (25/8/2017) petang.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki menyambangi Media Center Tim Kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Menteng, Jakarta, Senin (3/9/2018) malam.

Teten hendak menyampaikan sejumlah materi terkait keberhasilan yang telah dicapai pemerintah. Materi tersebut disampaikan kepada anggota tim kampanye yang hadir.

"Tadi saya sampaikan ada beberapa pencapaian pemerintah. Termasuk isu-isu aktual, ekonomi, yang perlu segera diatasi pemerintah," kata Teten.

Baca juga: Tim Kampanye Jokowi-Maruf Minta Polisi Adil Sikapi Gerakan Tagar Politik

Ia menambahkan hal itu penting untuk dipahami oleh tim kampanye yang akan menyampaikan capaian kinerja pemerintah ke masyarakat.

Sebab, menurut Teten, banyak informasi terkait keberhasilan pemerintah yang tidak diterima dengan utuh dan lantas mengganggu elektabilitas Presiden Joko Widodo.

"Jadi perlu segera diatasi Pemerintah. Karena kalau tidak akan menganggu elektabilitas," ucap Teten.

Ia menambahkan, banyak program pemerintah yang berhasil dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Baca juga: Teten Masduki Minta Tim Kampanye Jokowi-Maruf Tangkal Serangan Isu Ekonomi

Di antaranya ialah program jaminan sosial, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan, dan dana desa.

"Tapi ada hal-hal yang perlu dijelaskan lebih lanjut mengenai pembangunan infrastruktur, karena pembangunan infrastruktur itu dampaknya itu kan jangka menengah panjang dan tidak bisa dinikmati langsung oleh orang-perorang kecuali misalnya listrik, infrastruktur listrik," lanjut Teten.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Siapkan 4.100 Kamar Hotel di DKI untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Pemerintah Siapkan 4.100 Kamar Hotel di DKI untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Nasional
Pemerintah Pastikan Biaya Tes Usap Tak akan Beratkan Masyarakat

Pemerintah Pastikan Biaya Tes Usap Tak akan Beratkan Masyarakat

Nasional
Perseteruan Kasat Sabhara Polres Blitar dengan Atasannya, Mabes Polri Terjunkan Paminal

Perseteruan Kasat Sabhara Polres Blitar dengan Atasannya, Mabes Polri Terjunkan Paminal

Nasional
Dua Pekan Luhut Pimpin Penanganan Covid-19, Kasus Aktif di 10 Provinsi Diklaim Menurun

Dua Pekan Luhut Pimpin Penanganan Covid-19, Kasus Aktif di 10 Provinsi Diklaim Menurun

Nasional
Jokowi Sebut Pariwisata Akan Kembali Pulih Setelah Vaksin Disuntikkan

Jokowi Sebut Pariwisata Akan Kembali Pulih Setelah Vaksin Disuntikkan

Nasional
Setahun Kinerja Parlemen, Formappi: DPR Pendukung Setia Pemerintah

Setahun Kinerja Parlemen, Formappi: DPR Pendukung Setia Pemerintah

Nasional
Mahfud Bantah Pemerintah Terapkan Pendekatan Keamanan di Papua

Mahfud Bantah Pemerintah Terapkan Pendekatan Keamanan di Papua

Nasional
Periksa Tersangka Kasus Laboratorium Madrasah, KPK Konfirmasi Perintah Terkait Lelang

Periksa Tersangka Kasus Laboratorium Madrasah, KPK Konfirmasi Perintah Terkait Lelang

Nasional
Pemerintah dan DPR Mulai Bahas Draf Perpres TNI Atasi Terorisme

Pemerintah dan DPR Mulai Bahas Draf Perpres TNI Atasi Terorisme

Nasional
Tak Bisa Prediksi Puncak Covid-19, Satgas: Semua Tergantung Masyarakat

Tak Bisa Prediksi Puncak Covid-19, Satgas: Semua Tergantung Masyarakat

Nasional
Ini Alasan Banten dan Aceh Masuk Provinsi Prioritas Penanganan Covid-19

Ini Alasan Banten dan Aceh Masuk Provinsi Prioritas Penanganan Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut TNI-Polri Tak Bisa Akses Periksa Jenazah Pendeta Yeremia

Mahfud Sebut TNI-Polri Tak Bisa Akses Periksa Jenazah Pendeta Yeremia

Nasional
Jaringan Masyarakat Sipil Dorong RUU PKS Dimasukkan Prolegnas Prioritas 2021

Jaringan Masyarakat Sipil Dorong RUU PKS Dimasukkan Prolegnas Prioritas 2021

Nasional
Satgas: Jangan Kucilkan Pasien Covid-19

Satgas: Jangan Kucilkan Pasien Covid-19

Nasional
Indonesia Minta Bantuan Alat Rapid Test Antigen ke WHO

Indonesia Minta Bantuan Alat Rapid Test Antigen ke WHO

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X