KPU Belum Selesaikan DPT di Papua, Papua Barat, dan Maluku

Kompas.com - 27/08/2018, 15:58 WIB
Komisioner KPU Wahyu Setiawan KOMPAS.Com/Fitria Chusna FarisaKomisioner KPU Wahyu Setiawan

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan daftar pemilih tetap (DPT) di sejumlah daerah, antara lain di Papua, Papua Barat, dan Maluku.

"Sebagian besar sudah mampu menyelesaikan DPT berbasis sidalih (sistem data pemilih). Hanya beberapa provinsi yang belum, antara lain Papua, Papua Barat, juga Maluku," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018).

Ditargetkan, penyusunan DPT di tiga wilayah tersebut akan selesai pada Selasa (28/8/2018).

Menurut Wahyu, DPT disusun dari data DPT pilkada yang kemudian dimutakhirkan. Proses pemutakhiran data itulah yang membutuhkan waktu.

"Jadi data-data itu memang sudah ada, tetapi kan proses pemutakhiran dan lain-lain juga menjadi elemen yang dilaksanakan juga," ujarnya.

Menurut dia, penyusunan DPT terkendala sejumlah hal teknis, seperti wilayah geografis, juga jaringan internet di beberapa daerah.

Namun demikian, pihaknya secara substansial telah mencatat daftar orang-orang yang sudah punya hak pilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya di pemilu 2019.

"Substansinya kita sudah dapat, tetapi aspek teknisnya itu yang masih perlu kita rampungkan sampai dengan tanggal 28 (Agustus) besok. Target kami seakurat mungkin," katanya.

KPU berkomitmen mengutamakan akurasi data pemilih. Hal itu mencerminkan pelayanan penyelenggara pemilu kepada pemilih.

"Bagaimana mungkin kita bisa melayani dengan baik memilih menggunakan hak pilihnya kalau kita tidak mencatat pemilihnya itu dalam daftar pemilih," ujarnya.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seleksi Calon Dirut TVRI Dihentikan Sementara

Seleksi Calon Dirut TVRI Dihentikan Sementara

Nasional
Istana Sempat Kebanjiran, Menteri PUPR: Di Mana Banjirnya? Enggak Ada

Istana Sempat Kebanjiran, Menteri PUPR: Di Mana Banjirnya? Enggak Ada

Nasional
Benny Tjokro Klaim Keterlibatan Sahamnya di Jiwasraya Hanya Sekitar 2 Persen

Benny Tjokro Klaim Keterlibatan Sahamnya di Jiwasraya Hanya Sekitar 2 Persen

Nasional
BMKG Sudah Ingatkan soal Cuaca Ekstrem ke Pemerintah Daerah

BMKG Sudah Ingatkan soal Cuaca Ekstrem ke Pemerintah Daerah

Nasional
Ini Kata MA soal Larangan Wartawan Mengambil Gambar Saat Sidang

Ini Kata MA soal Larangan Wartawan Mengambil Gambar Saat Sidang

Nasional
Dicecar soal Salah Ketik Omnibus Law Cipta Kerja, Yasonna: Dimasukkan ke DIM Saja

Dicecar soal Salah Ketik Omnibus Law Cipta Kerja, Yasonna: Dimasukkan ke DIM Saja

Nasional
Berkat Bunyi Toa, Warga Cipinang Melayu Lebih Siap Hadapi Banjir

Berkat Bunyi Toa, Warga Cipinang Melayu Lebih Siap Hadapi Banjir

Nasional
Hujan Sejak Dini Hari, RSCM Sempat Terendam Banjir

Hujan Sejak Dini Hari, RSCM Sempat Terendam Banjir

Nasional
Belum Ada Respons Pemerintah soal Outbreak Corona di Korsel, Anggota DPR: Pemerintah Hadapi Situasi Tak Mudah

Belum Ada Respons Pemerintah soal Outbreak Corona di Korsel, Anggota DPR: Pemerintah Hadapi Situasi Tak Mudah

Nasional
Ketua RW 03 Cipinang Melayu: Banjir Kali Ini Paling Besar dan Dua Kali

Ketua RW 03 Cipinang Melayu: Banjir Kali Ini Paling Besar dan Dua Kali

Nasional
Ini Penjelasan BMKG soal Cuaca Ekstrem di Jabodetabek

Ini Penjelasan BMKG soal Cuaca Ekstrem di Jabodetabek

Nasional
Kepada Menlu, WHO Minta Indonesia Terus Siaga dengan Sebaran Virus Corona

Kepada Menlu, WHO Minta Indonesia Terus Siaga dengan Sebaran Virus Corona

Nasional
Sebut Perempuan Bisa Hamil di Kolam Renang, Sitty Belum Disanksi KPAI

Sebut Perempuan Bisa Hamil di Kolam Renang, Sitty Belum Disanksi KPAI

Nasional
Wapres Ma'ruf: Pemilu Jangan jadi Sumber Perpecahan dan Permusuhan

Wapres Ma'ruf: Pemilu Jangan jadi Sumber Perpecahan dan Permusuhan

Nasional
Wabah Virus Corona di Korsel, Anggota DPR: Keselamatan WNI Harus Diprioritaskan

Wabah Virus Corona di Korsel, Anggota DPR: Keselamatan WNI Harus Diprioritaskan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X