INFOGRAFIK Serial Presiden: Soekarno

Kompas.com - 21/06/2018, 12:32 WIB
Kompas TV Megawati bercerita mengenai permohonan izinnya kepada Bung Karno untuk mengusung puti Guntur Soekarno dalam Pilgub Jatim 2018.

Pada sidang MPRS 22 Juni 1966, Soekarno diminta bertanggung jawab atas peristiwa G30S.

Pidato Soekarno pada sidang MPRS ditolak. Akhirnya pada 12 Maret 1967, Soekarno turun dari jabatan Presiden.

Pada 21 Juni 1970, sang Proklamator menghembuskan nafas terakhirnya.

Secara ringkas, berikut infografik Soekarno:

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Soekarno, Presiden Pertama RI
PERJALANAN KARIER:

Pemerintahan:

- Presiden RI (bersama Bung Hatta mewakili Bangsa Indonesia memproklamirkan Kemerdekaan Negara Indonesia (1945)
- Presiden RI (1947)
- Presiden RI (1966)
- Presiden RI (1967)

Kegiatan lain:

- Pendiri Algemeene Studieclub
- Pendiri (Bersama MR.Ishak,Dr.Ciptomangunkusumo, Mr.Budiarto, Mr.Sunaryo dan MR.Sartono Partai Nasional Indonesia (PNI) (1927)
- Pendiri, bersama Ki Hadjar Dewantara, KH.Moh Mansyur dan Bung Hatta Putera (Pusat Tenaga Rakyat) (1943)
- Memberikan Pidato pidato di depan Sidang PPPKI, dikenal sebagai hari lahirnya Pancasila (1945)

Penghargaan:

- Bapak Pancasila
- Gelar Pahlawan Proklamasi
- Doktor HC dalam Ilmu Hukum Ilmu Hukum Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1951)
- Doktor HC dalam Ilmu Hukum Ilmu Hukum Far Eastern University Manila, Filipina (1951)
- Doktor HC dalam Ilmu Hukum Ilmu Hukum Karlova University Praha, Cekoslowakia (1956)
- Doktor HC dalam Ilmu Hukum Ilmu Hukum Beograd University Beograd, Yugoslavia (1956)
- Doktor HC dalam Ilmu Hukum Ilmu Hukum Lomonosov University Moskow, Uni Soviet (1956)
- Doktor HC dalam Ilmu Teknik Ilmu Teknik Berlin University West Berlin, Jerman Barat (1956)
- Doktor HC dalam Ilmu Hukum Ilmu Hukum Mc Gill University Montreal,Canada (1956)
- Doktor HC dalam Ilmu Hukum Ilmu Hukum Michigan University Michigan, USA (1956)
- Doktor HC dalam Ilmu Hukum Ilmu Hukum Columbia University New York, USA (1956)
- Doktor HC dalam Ilmu Hukum Ilmu Hukum Brazil University Rio de Janeiro, Brasil (1959)
- Doktor HC dalam Ilmu Hukum Ilmu Hukum Warsaw University Warsawa, Polandia (1959)
- Doktor HC dalam Ilmu Hukum Ilmu Hukum Istambul University Istambul, Turki (1959)
- Doktor HC dalam Ilmu Sosial & Politik Ilmu Sosial & Politik La Paz University La Paz, Bolivia (1960)
- Doktor HC dalam Ilmu Mesin Ilmu Mesin Budapest University Budapest, Hongaria (1960)
- Doktor HC dalam Ilmu Filsafat Ilmu Filsafat Al Azhar University Kairo, Arab Saudi (1960)
- Doktor HC dalam Ilmu Politik Ilmu Politik Bucharest University, Bukarest, Rumania (1960)
- Doktor HC dalam Ilmu Politik Ilmu Politik Sofia University Sofia,Bulgaria (1960)
- Doktor HC dari Ilmu Teknik Ilmu Teknik Institut Teknologi Bandung Indonesia (1962)
- Doktor HC dalam Ilmu-Ilmu Pengetahuan Hukum, Politik dan Hubungan Internasional Ilmu-Ilmu Pengetahuan Hukum, Politik dan Hubungan Internasional Universitas Hasanudin Ujungpandang (1963)
- Doktor HC dalam Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia Jakarta (1963)
- Doktor HC dalam Ilmu Sejarah Ilmu Sejarah Universitas Padjadjaran Bandung (1964)
- Doktor HC dalam Ilmu Ushuluddin jurusan Da'wah Ilmu Ushuluddin jurusan Da'wah IAIN Jakarta (1964)
- Doktor HC dalam Ilmu Pengetahuan Politik Ilmu Pengetahuan Politik Pyongyang University Pyongyang, Korea Utara (1964)
- Doktor HC dalam Ilmu Hukum Ilmu Hukum University of The Philippines Manila (1964)
- Doktor HC dalam Ilmu Hukum Ilmu Hukum Royal Khmer University Phnom Penh, Kamboja (1964)
- Doktor HC dalam Falsafah Ilmu Tauhid Falsafah Ilmu Tauhid Universitas Muhammadiyah Jakarta (1965)
- Lencana Tunas Kencana Presiden RI, BJ Habibie (1999) 

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Helmy Yahya, Karyawan TVRI Dapat Tunjangan Kinerja Saat Dipimpinnya

Kata Helmy Yahya, Karyawan TVRI Dapat Tunjangan Kinerja Saat Dipimpinnya

Nasional
SKT FPI Tak Terbit, Kemendagri Sebut karena Tak Sesuai Asas Pancasila

SKT FPI Tak Terbit, Kemendagri Sebut karena Tak Sesuai Asas Pancasila

Nasional
Tak Ingin Ketum PAN Dipilih Aklamasi, Asman Abnur Tegaskan Akan Berjuang

Tak Ingin Ketum PAN Dipilih Aklamasi, Asman Abnur Tegaskan Akan Berjuang

Nasional
Jokowi Putuskan soal Subsidi Elpiji 3 Kg Setelah Dapat Laporan dari Menteri

Jokowi Putuskan soal Subsidi Elpiji 3 Kg Setelah Dapat Laporan dari Menteri

Nasional
Temui Wapres, Khofifah Minta Dukungan Pembangunan Indonesia Islamic Science Park

Temui Wapres, Khofifah Minta Dukungan Pembangunan Indonesia Islamic Science Park

Nasional
KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Proyek Jalan di Bengkalis

KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Proyek Jalan di Bengkalis

Nasional
Helmy Yahya Akui Pembelian Hak Siar Liga Inggris di TVRI Tak Dianggarkan

Helmy Yahya Akui Pembelian Hak Siar Liga Inggris di TVRI Tak Dianggarkan

Nasional
Helmy Yahya Donasikan Kuis 'Siapa Berani' ke TVRI

Helmy Yahya Donasikan Kuis "Siapa Berani" ke TVRI

Nasional
Tak Mau Disamakan dengan Keraton Agung Sejagat, Keraton di Sukoharjo Beri Penjelasan

Tak Mau Disamakan dengan Keraton Agung Sejagat, Keraton di Sukoharjo Beri Penjelasan

Nasional
Jadi Caketum PAN, Asman Abnur: Banyak Program Saya yang Diapresiasi Saat Jadi Menteri

Jadi Caketum PAN, Asman Abnur: Banyak Program Saya yang Diapresiasi Saat Jadi Menteri

Nasional
Yasonna Masuk Tim Hukum PDI-P Lawan KPK, Ini Respons Jokowi

Yasonna Masuk Tim Hukum PDI-P Lawan KPK, Ini Respons Jokowi

Nasional
Amnesty International Khawatir Jaksa Agung Giring Penuntasan Kasus Semanggi I dan II secara Non-Yudisial

Amnesty International Khawatir Jaksa Agung Giring Penuntasan Kasus Semanggi I dan II secara Non-Yudisial

Nasional
Semua Pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten Miliki Seragam dan KTA

Semua Pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten Miliki Seragam dan KTA

Nasional
Anggap Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM, Jaksa Agung Dinilai Lari dari Tanggung Jawab

Anggap Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM, Jaksa Agung Dinilai Lari dari Tanggung Jawab

Nasional
Tak Mampu Selesaikan Tragedi Semanggi, Jaksa Agung Dianggap Cari Jalan Tengah

Tak Mampu Selesaikan Tragedi Semanggi, Jaksa Agung Dianggap Cari Jalan Tengah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X