Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Kompas.com - 26/04/2018, 09:37 WIB
Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (28/2/2018) Kompas.com/Rakhmat Nur HakimWakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (28/2/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung menilai, Pemilu 2019 bakal lebih berat bagi partainya.

Hal itu disampaikan Akbar menanggapi elektabilitas Golkar yang disalip Gerindra dalam survei Litbang Kompas.

"Gerindra baru mulai muncul kan 2004 dan 2009 baru tampak trennya menaik. Nah, ini artinya setiap partai harus melihat ini jadi sesuatu yang harus diperhitungkan ke depan. Politik, kan, terkait dengan kompetisi, ini kompetitif partai semakin tinggi," kata Akbar di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/7/2018).

(Baca juga: Survei "Kompas": Elektabilitas PDI-P, Gerindra, dan Golkar Teratas)

Ia menambahkan, sistem demokrasi saat ini membuka peluang seluas mungkin bagi tiap partai untuk menjadi besar.

Ia pun melihat Gerindra sebagai salah satu contoh partai yang tumbuh semakin besar di sistem demokrasi saat ini.

Karena itu, menurut dia, hasil survei Litbang Kompas menjadi peringatan dan tantangan bagi Golkar dalam menghadapi Pemilu 2019.

"Nah, ini harapan saya, intern Golkar melihat gejala ini harus juga mempersiapkan langkah-langkah menaikkan suara itu. Kalau lihat dari pengalaman, Golkar punya pengalaman yang panjang," lanjutnya.

(Baca juga: Golkar Yakin Elektabilitas Jokowi Capai 60 Persen jika "Head to Head" dengan Prabowo)

Diberitakan sebelumnya, dalam survei Litbang Kompas, elektabilitas Gerindra 10,9 persen dan Partai Golkar relatif konsisten 7-9 persen.

Padahal, pada Pemilu 2014, perolehan suara Golkar 14,75 persen, sedangkan Gerindra 11,81 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi Nasdem: Pelukan Jokowi-Surya Paloh Bukti Kami Rangkul Semua Pihak

Politisi Nasdem: Pelukan Jokowi-Surya Paloh Bukti Kami Rangkul Semua Pihak

Nasional
[POPULER NASIONAL] Menkumham Minta Anaknya Tak Datangi KPK | Surat Pencekalan Rizieq Shihab

[POPULER NASIONAL] Menkumham Minta Anaknya Tak Datangi KPK | Surat Pencekalan Rizieq Shihab

Nasional
Penutupan Kongres Nasdem dan Pelukan Erat Jokowi-Surya Paloh...

Penutupan Kongres Nasdem dan Pelukan Erat Jokowi-Surya Paloh...

Nasional
Demer Linggih: Mufakat Jauh Lebih Baik

Demer Linggih: Mufakat Jauh Lebih Baik

Nasional
Mahfud: Saya Senang kalau Ada Perppu KPK, tapi Saya Sekarang Menteri

Mahfud: Saya Senang kalau Ada Perppu KPK, tapi Saya Sekarang Menteri

Nasional
ISNU: daripada Ganti Istilah, Sebaiknya Jokowi Potong Akar Radikalisme

ISNU: daripada Ganti Istilah, Sebaiknya Jokowi Potong Akar Radikalisme

Nasional
Selasa Ini, Gugatan Praperadilan Imam Nahrawi dan Dhamantra Diputuskan

Selasa Ini, Gugatan Praperadilan Imam Nahrawi dan Dhamantra Diputuskan

Nasional
Jokowi: Ada yang Coba Halangi Saya Hentikan Impor, Pasti Saya Gigit!

Jokowi: Ada yang Coba Halangi Saya Hentikan Impor, Pasti Saya Gigit!

Nasional
Konsep Pertahanan Rakyat Semesta Lima Tahun ke Depan ala Prabowo...

Konsep Pertahanan Rakyat Semesta Lima Tahun ke Depan ala Prabowo...

Nasional
Saat Rizieq Shihab Memegang Dua Lembar yang Diklaim Surat Cekal...

Saat Rizieq Shihab Memegang Dua Lembar yang Diklaim Surat Cekal...

Nasional
Perdebatan Prabowo Vs Anggota DPR Fraksi PDI-P Saat Rapat Perdana...

Perdebatan Prabowo Vs Anggota DPR Fraksi PDI-P Saat Rapat Perdana...

Nasional
Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Nasional
Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Nasional
Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Nasional
Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X