Mahfud MD Harap PSI Tak Ikut Kirimkan Kadernya ke Penjara KPK

Kompas.com - 05/11/2017, 19:14 WIB
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu (kiri), Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD (tengah) dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie (kanan) ketika memberikan keterangan pers kepada awak media di kantor DPP PSI, Jakarta, Minggu (5/11/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRMantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu (kiri), Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD (tengah) dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie (kanan) ketika memberikan keterangan pers kepada awak media di kantor DPP PSI, Jakarta, Minggu (5/11/2017).
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD berharap tidak ada kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang terjerat kasus korupsi sehingga harus mendekam di penjara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kalau saudara tanya siapa partai yang wakilnya ada di KPK saya hafal di luar kepala. Mudah-mudahan dari PSI tidak ada yang sampai mengirim wakilnya ke DPR dan juga ke penjara (KPK)," kata Mahfud di kantor DPP PSI, Jakarta, Minggu (5/11/2017).

Sebab selama ini kata Mahfud, tak sedikit partai politik yang usai mengirimkan kadernya duduk di parlemen, tak lama kemudian ikut juga mengirimkan kadernya ke penjara lembaga anti-rasuah.

"Selama ini partai sebelum berdiri janjinya baik semua, tapi begitu punya wakil di DPR, segera pula mengirimkan wakilnya ke KPK," ujar Mahfud.

Baca juga : Mahfud MD: Banyak Bakal Caleg PSI Polos soal Politik

Karenanya Mahfud berharap, PSI akan mengawasi para kadernya yang duduk di DPR. Apakah betul memenuhi janji-janjinya sebagaimana yang disampaikan saat seleksi terbuka bakal anggota caleg.

"PSI punya mandat untuk melakukan pengawasan secara intensif terhadap para anggota DPR-nya dari pusat sampai daerah. Sebab semuanya sudah menyatakan akan bekerja dengan baik," kata Mahfud.

Baca juga : Mahfud MD Puji Eskperimen PSI Gaet Bakal Caleg DPR RI

Kompas TV Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar uji kompetensi calon legislatif untuk menjaring kader calon legislatif partai.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelanggar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi Lebih Tegas, Apa Saja?

Pelanggar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi Lebih Tegas, Apa Saja?

Nasional
Menkominfo Ingatkan Pentingnya 'Security System Data' di Pilkada

Menkominfo Ingatkan Pentingnya "Security System Data" di Pilkada

Nasional
Saat Partai Berkarya Terbelah Dua, Kubu Muchdi PR dan Tommy Soeharto

Saat Partai Berkarya Terbelah Dua, Kubu Muchdi PR dan Tommy Soeharto

Nasional
Kata BPOM dan Kemenkes soal Klaim Obat Bisa Sembuhkan Covid-19

Kata BPOM dan Kemenkes soal Klaim Obat Bisa Sembuhkan Covid-19

Nasional
Hingga Desember 2020, Kemensos akan Bagikan BST kepada 9 Juta KPM

Hingga Desember 2020, Kemensos akan Bagikan BST kepada 9 Juta KPM

Nasional
UPDATE: 116.871 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Pentingnya Perubahan Perilaku Masyarakat

UPDATE: 116.871 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Pentingnya Perubahan Perilaku Masyarakat

Nasional
[POPULER NASIONAL] AKBP Yogi yang Dirotasi Kapolri Suami Jaksa Pinangki | Dugaan Awal Ledakan di Beirut Menurut KBRI

[POPULER NASIONAL] AKBP Yogi yang Dirotasi Kapolri Suami Jaksa Pinangki | Dugaan Awal Ledakan di Beirut Menurut KBRI

Nasional
Mendagri: Kemauan dan Kemampuan Kepala Daerah Kunci Penanganan Covid-19

Mendagri: Kemauan dan Kemampuan Kepala Daerah Kunci Penanganan Covid-19

Nasional
KPK: Banyak ASN Tak Netral dan Ikut Mobilisasi Pendanaan Kandidat Pilkada

KPK: Banyak ASN Tak Netral dan Ikut Mobilisasi Pendanaan Kandidat Pilkada

Nasional
Mendagri: Tak Ada Kampanye Pilkada Arak-arakan di Tengah Pandemi Covid-19

Mendagri: Tak Ada Kampanye Pilkada Arak-arakan di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Loyalis Tommy Tak Terima Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Loyalis Tommy Tak Terima Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Nasional
Menkes: Pencegahan Stunting Tetap Prioritas Saat Pandemi Covid-19

Menkes: Pencegahan Stunting Tetap Prioritas Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Pertengahan Agustus, Vaksin Covid-19 Diujicoba pada 1.620 Subjek

Pertengahan Agustus, Vaksin Covid-19 Diujicoba pada 1.620 Subjek

Nasional
KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Mantan Sekretaris MA Nurhadi

KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Mantan Sekretaris MA Nurhadi

Nasional
Periksa Mantan Anggota DPRD, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang oleh Pejabat Kota Banjar

Periksa Mantan Anggota DPRD, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang oleh Pejabat Kota Banjar

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X