Mahfud MD: Banyak Bakal Caleg PSI Polos soal Politik

Kompas.com - 05/11/2017, 18:42 WIB
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu (kiri), Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD (tengah) dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie (kanan) ketika memberikan keterangan pers kepada awak media di kantor DPP PSI, Jakarta, Minggu (5/11/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRMantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu (kiri), Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD (tengah) dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie (kanan) ketika memberikan keterangan pers kepada awak media di kantor DPP PSI, Jakarta, Minggu (5/11/2017).
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorDiamanty Meiliana

JAKARTA, KOMPAS.com - Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD mengatakan, banyak bakal calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) yang masih hijau soal politik.

Mahfud, sebagai salah satu panelis independen, mengungkapkan hal tersebut seusai mendengarkan pemaparan para peserta seleksi terbuka bakal caleg PSI.

"Tadi saya lihat banyak calon yang masih polos dalam politik. Tapi rasa Indonesianya, rasa kebangsaannya cukup menjanjikan," kata Mahfud di kantor DPP PSI, Jakarta, Minggu (5/11/2017).

Baca juga : Mahfud MD Puji Eskperimen PSI Gaet Bakal Caleg DPR RI

Di sisi lain, Mahfud memuji caleg-caleg itu karena punya komitmen yang luar biasa dalam hal pemberantasan korupsi dan juga merawat toleransi di dalam negeri.

"Tadi beberapa saya lihat ada yang konseptual dan nampaknya dihayati dalam pengalaman hidupnya bagaimana agar korupsi dilawan dan bagaimana toleransi dibina secara bijaksana sehingga indonesia bisa lebih beradab," kata dia.

Karenanya, dengan bekal itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut pun yakin bahwa PSI akan bisa menempatkan wakilnya di parlemen pasca pemilihan legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

"Partai ini Insyaallah bisa berhasil membawa kadernya ke Senayan. Mudahan-mudahan masyarakat membuktikan sebagian besar optimisme dari kami," kata Mahfud.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 5 di Belanda, Total 2.942 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Tambah 5 di Belanda, Total 2.942 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Soal Kewajiban Jilbab bagi Siswi Nonmuslim, Ketua Komisi X: Kami Prihatin atas Sikap Intoleran

Soal Kewajiban Jilbab bagi Siswi Nonmuslim, Ketua Komisi X: Kami Prihatin atas Sikap Intoleran

Nasional
Begini Cara Cek Daftar Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 dan Pencairannya

Begini Cara Cek Daftar Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 dan Pencairannya

Nasional
Istana Terima Surat DPR soal Pengangkatan Listyo sebagai Kapolri, Pelantikan Akhir Januari

Istana Terima Surat DPR soal Pengangkatan Listyo sebagai Kapolri, Pelantikan Akhir Januari

Nasional
Doni Monardo Positif Covid-19 dan 12.191 Kasus Baru Virus Corona di Indonesia

Doni Monardo Positif Covid-19 dan 12.191 Kasus Baru Virus Corona di Indonesia

Nasional
Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto Positif Covid-19

Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto Positif Covid-19

Nasional
Satgas Covid-19 Sarankan Pemakaian Masker dalam Kondisi Seperti Ini...

Satgas Covid-19 Sarankan Pemakaian Masker dalam Kondisi Seperti Ini...

Nasional
Kemenkes: Vaksinasi Penting untuk Kurangi Tingkat Keparahan dan Kematian Covid-19

Kemenkes: Vaksinasi Penting untuk Kurangi Tingkat Keparahan dan Kematian Covid-19

Nasional
Satgas Sebut WHO Pertegas Efektivitas Masker Cegah Covid-19

Satgas Sebut WHO Pertegas Efektivitas Masker Cegah Covid-19

Nasional
UPDATE 23 JANUARI: Bertambah 65, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini 5.549

UPDATE 23 JANUARI: Bertambah 65, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini 5.549

Nasional
Pembelajaran Jarak Jauh Dinilai KPAI Ciptakan Kesenjangan

Pembelajaran Jarak Jauh Dinilai KPAI Ciptakan Kesenjangan

Nasional
Seseorang Bisa Idap Covid-19 meski Sudah Divaksin, Ini Penjelasan Dokter

Seseorang Bisa Idap Covid-19 meski Sudah Divaksin, Ini Penjelasan Dokter

Nasional
Ketua Riset Uji Klinis Vaksin: 7 dari 1.820 Peserta Uji Klinis Positif Covid-19

Ketua Riset Uji Klinis Vaksin: 7 dari 1.820 Peserta Uji Klinis Positif Covid-19

Nasional
Perhimpunan Dokter Paru: Tidak Ada Ruginya Divaksin Covid-19

Perhimpunan Dokter Paru: Tidak Ada Ruginya Divaksin Covid-19

Nasional
Kemenkes: 27.000 dari 172.901 Tenaga Kesehatan Belum Divaksin Covid-19

Kemenkes: 27.000 dari 172.901 Tenaga Kesehatan Belum Divaksin Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X