Mahfud MD Puji Eskperimen PSI Gaet Bakal Caleg DPR RI

Kompas.com - 05/11/2017, 18:34 WIB
Pakar Hukum Tata Negara, Mahmud MD (kiri) menjadi salah satu panelis independen seleksi terbuka bakal calon anggota legislatif, DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ketika ditemui di kantor DPP PSI, Jakarta, Minggu (5/11/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRPakar Hukum Tata Negara, Mahmud MD (kiri) menjadi salah satu panelis independen seleksi terbuka bakal calon anggota legislatif, DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ketika ditemui di kantor DPP PSI, Jakarta, Minggu (5/11/2017).
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Pakar Hukum Tata Negara, Mahmud MD menjadi salah satu panelis independen seleksi terbuka bakal calon anggota legislatif, DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Mahfud mengatakan, selama ini sudah bukan rahasia lagi, jika rekrutmen caleg lebih banyak diwarnai isu nepotisme dan koruptif.

"Nepotisme mengambil orang-orang yang lebih dekat dengan pimpinan di partai. Koruptif, main lewat jalan gelap," ujar Mahfud di kantor DPP PSI, Jakarta, Minggu (5/11/2017).

Karenanya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu memuji langkah PSI yang memunculkan tradisi baru dalam mencari bibit unggul politisi di dalam negeri.


"PSI ini melakukan tradisi baru melalui eksperimen yang sangat penting. Kami secara formal tidak jadi bagian dari partai tapi merasa terpanggil untuk eksperimen yang baru buat politik kita," ujar dia.

Baca juga : PSI Cari Bakal Caleg yang Toleran dan Anti-Korupsi

Sebab Mahfud mengungkapkan, selama ini ada jalan buntu yang dihadapi dalam melahirkan politisi yang bersih, yang amanah membawa aspirasi rakyat.

"Tidak bisa juga menawarkan pembaruan poltik, dan kebijakan nasional yang lebih progresif serta bermanfaat," kata dia.

"Kita mulai dari PSI ini untuk melakukan rekrutmen secara terbuka, tidak diskriminatif. Semua diperlakukan sama, dari agama dan profesi yang berbeda-beda," tutup Mahfud.

Baca juga : Dituding Manipulasi Sipol, PSI Serahkan ke KPU dan Bawaslu

Kompas TV Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar uji kompetensi calon legislatif untuk menjaring kader calon legislatif partai.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkaca Kasus Penyelundupan Harley, Demokrat Tantang Erick Thohir Lakukan Ini

Berkaca Kasus Penyelundupan Harley, Demokrat Tantang Erick Thohir Lakukan Ini

Nasional
Ma'ruf Heran Indonesia jadi Importir Produk Halal Terbesar di Dunia

Ma'ruf Heran Indonesia jadi Importir Produk Halal Terbesar di Dunia

Nasional
Ini yang akan Dilakukan Listyo Sigit Saat Menjabat Kabareskrim

Ini yang akan Dilakukan Listyo Sigit Saat Menjabat Kabareskrim

Nasional
Kontras: TPF Bisa Jadi Pilihan Kalau Polri Takut Ungkap Kasus Novel...

Kontras: TPF Bisa Jadi Pilihan Kalau Polri Takut Ungkap Kasus Novel...

Nasional
Soal First Travel, Wamenag Akan Memfasilitasi agar Uang Jemaah Kembali

Soal First Travel, Wamenag Akan Memfasilitasi agar Uang Jemaah Kembali

Nasional
Cegah Karhutla, Menko Polhukam Minta Pemda Cermati Naiknya 'Hot Spot'

Cegah Karhutla, Menko Polhukam Minta Pemda Cermati Naiknya "Hot Spot"

Nasional
Pilkada 2020, KPU Minta Parpol Utamakan Calon Bukan Eks Koruptor

Pilkada 2020, KPU Minta Parpol Utamakan Calon Bukan Eks Koruptor

Nasional
PKB Sebut Penunjukkan Listyo Sigit Sebagai Kabareskrim Sudah Tepat

PKB Sebut Penunjukkan Listyo Sigit Sebagai Kabareskrim Sudah Tepat

Nasional
Habiburokhman Ingatkan Kader Gerindra di DPR Berikan Pernyataan Sejalan dengan Partai

Habiburokhman Ingatkan Kader Gerindra di DPR Berikan Pernyataan Sejalan dengan Partai

Nasional
Fadli Zon Tak Ditunjuk Jadi Jubir Partai, Ini Kata Ketua DPP Gerindra

Fadli Zon Tak Ditunjuk Jadi Jubir Partai, Ini Kata Ketua DPP Gerindra

Nasional
Deklarasi Damai Talangsari Dinilai Malaadministrasi, KontraS Dorong Penyelesaian Kasus HAM Konstitusional

Deklarasi Damai Talangsari Dinilai Malaadministrasi, KontraS Dorong Penyelesaian Kasus HAM Konstitusional

Nasional
Catatan untuk Kabareskrim Baru, Kontras Minta Kultur Penanganan Kasus Diperbaiki

Catatan untuk Kabareskrim Baru, Kontras Minta Kultur Penanganan Kasus Diperbaiki

Nasional
Menkominfo Sebut Kisruh di TVRI Bukan Barang Baru

Menkominfo Sebut Kisruh di TVRI Bukan Barang Baru

Nasional
Cerita Jokowi Saat Muda, Ingin Pinjam Uang Tapi Tak Punya Agunan...

Cerita Jokowi Saat Muda, Ingin Pinjam Uang Tapi Tak Punya Agunan...

Nasional
Mendagri Minta Pemda Anggarkan Pos Khusus untuk Cegah Karhutla

Mendagri Minta Pemda Anggarkan Pos Khusus untuk Cegah Karhutla

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X