Cemarkan Nama Baik Susi Pudjiastuti, Aktivis Nelayan Jadi Tersangka

Kompas.com - 24/08/2017, 14:11 WIB
Wajah Susi Pudjiastuti dalam komik Jepang Golgo 13 Kolase dari berbagai akun Twitter via Tribunnews.comWajah Susi Pudjiastuti dalam komik Jepang Golgo 13
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menetapkan Ketua Umum Front Nelayan Indonesia Rusdianto Samawa sebagai tersangka.

Kepala Subdit I Dittipid Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, Rusdianto diduga melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

"Sudah, sudah ditetapkan jadi tersangka," ujar Irwan saat dikonfirmasi, Kamis (24/8/2017).

Rencananya, penyidik hari ini memeriksa Rusdianto sebagai tersangka. Penetapan tersebut berdasarkan surat perintah penyidikan nomor SP.Sidik/124/VII/2017/Dittipidsiber tanggal 24 Juli 2017.

Dalam surat panggilan terhadap Rusdianto tertulis bahwa ia diminta menghadap penyidik untuk didengar keterangannya sebagai tersangka. Rusdianto dilaporkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan nomor laporan polisi LP/664/VII/2017/Bareskrim pada 6 Juli 2017.

(Baca: Cerita Menteri Susi yang Ngotot "Melawan" Luhut Pandjaitan)

Dalam laporan tersebut, Rusdianto dianggap melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui akun Facebook "Rusdianto Samawa Tarano Sagarino" dan akun Youtube "Rusdianto Samawa".

Dalam akun media sosial, Rusdianto kerap melontarkan kritik kepada Susi dan kebijakannya. Salah satunya yakni pelarangan penggunaan cantrang oleh nelayan.

Rusdianto disangka melanggar Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 310 dan atau Pasal 311 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X