Muhammad Sufyan
Dosen

Dosen Digital Public Relations Telkom University, Mahasiswa Doktoral Agama dan Media UIN SGD Bandung. Salah seorang pemenang call for paper Konferensi Nasional Tata Kelola Pemilu Indonesia KPU RI 2019.

Berkomunikasi ala Sunan Gunung Jati, Berterima Kasih kepada Orang Arab

Kompas.com - 03/03/2017, 07:02 WIB
Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz Al Saud bersama Presiden Joko Widodo mendatangi Masjid Istiqlal, Jakarta, yang merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan di Indonesia, Kamis (2/3/2017). Di Masjid Istiqlal Raja Salman dan Presiden Joko Widodo melakukan shalat tahiyatul masjid didampingi Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. TRIBUNNEWS / HERUDINRaja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz Al Saud bersama Presiden Joko Widodo mendatangi Masjid Istiqlal, Jakarta, yang merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan di Indonesia, Kamis (2/3/2017). Di Masjid Istiqlal Raja Salman dan Presiden Joko Widodo melakukan shalat tahiyatul masjid didampingi Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.
EditorLaksono Hari Wiwoho

Selain itu, tercatat pula pertempuran melawan Portugis, Rajagaluh, dan Talaga, yang seluruhnya representasi agama non-Muslim. Jadi, dalam posisinya sebagai susuhunan inilah, kerajaannya (Keraton Pakungwati) intens dikomunikasikan ke masyarakat luas sebagai pusat pemerintahan kerajaan Islam di Pulau Jawa bagian barat kala itu.

Dari sinilah, syiar Islam ke daerah-daerah di Jawa Barat yang belum memeluk agama Islam, seperti Majalengka, Kuningan, Kawali (Galuh), Sunda Kelapa, dan Banten. Ia bahkan berhasil menjadikan Banten sebagai kerajaan Islam tahun 1525 dan menyerahkan Kesultanan Banten kepada anaknya, Sultan Maulana Hasanuddin, yang kemudian menurunkan raja-raja Banten.

Dengan makin kecilnya pengaruh kerajaan Sunda kala itu, komunikasi massa Islam yang dilakukannya kian menemukan titik terang dalam proses penyebarannya.

Akbarudin Sucipto, Koordinator Bidang Kepustakaan dan Kepurbakalaan Kraton Kaprabonan Cirebon, menulis bahwa sekalipun terdapat informasi sejarah bahwa Islam telah menembus Sunda sejak abad ke-7 M, namun proses islamisasi secara massal baru pada abad ke-16 M dengan hadirnya Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati pada periode 1448-1568 tersebut.

Kerajaan Pajajaran pun akhirnya dikuasai dan rakyatnya di-Islam-kan. Bahkan, Syarif Hidayatullah menginvansi Sunda Kelapa (wilayah Jakarta saat ini). Penyerangan dipimpin Fatahillah, seorang Panglima Angkatan Perang Kerajaan Demak, yang kemudian menjadi menantu Syarif Hidayatullah.

Di lain pihak, dalam kapasitas ulama, Sunan Gunung Jati pada tahun-tahun pertama memulai tugas dakwahnya di Carbon. Dengan berperan sebagai guru agama menggantikan kedudukan Syeikh Datuk Kahfi yang mengambil tempat di Gunung Sembung, Pasambangan (dekat Giri Amparan Jati), hingga mendapat sebutan atau gelar Syeikh Maulana Jati/Syaikh Jati, lalu diteruskan mengajar di Dukuh Babadan (sekitar tiga kilometer dari dukuh Sembung) hingga akhirnya medan dakwahnya diperluas sampai ke Banten.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Wapres, Wiranto Sebut Wantimpres Akan Beri Nasihat soal Pemindahan Ibu Kota

Temui Wapres, Wiranto Sebut Wantimpres Akan Beri Nasihat soal Pemindahan Ibu Kota

Nasional
Kejagung Geledah 2 Kantor PT DNK, Sita Sejumlah Barang Bukti Terkait Dugaan Korupsi Satelit Kemenhan

Kejagung Geledah 2 Kantor PT DNK, Sita Sejumlah Barang Bukti Terkait Dugaan Korupsi Satelit Kemenhan

Nasional
Deretan Kebijakan Kontradiktif Pemerintah, Imbau Waspada Omicron tapi Tak Ada Pengetatan

Deretan Kebijakan Kontradiktif Pemerintah, Imbau Waspada Omicron tapi Tak Ada Pengetatan

Nasional
'Nusantara' untuk Siapa?

"Nusantara" untuk Siapa?

Nasional
RUU TPKS Disetujui Jadi Inisiatif DPR, Anggota Baleg: Perjuangan Belum Berakhir

RUU TPKS Disetujui Jadi Inisiatif DPR, Anggota Baleg: Perjuangan Belum Berakhir

Nasional
Moeldoko: Ada yang Mengaku ke Luar Negeri untuk Kerja, tapi Sebenarnya Wisata

Moeldoko: Ada yang Mengaku ke Luar Negeri untuk Kerja, tapi Sebenarnya Wisata

Nasional
Dugaan Korupsi Satelit, Kejagung Periksa 2 Saksi dari Pemegang Hak Pengelolaan Satelit

Dugaan Korupsi Satelit, Kejagung Periksa 2 Saksi dari Pemegang Hak Pengelolaan Satelit

Nasional
Delegasi Indonesia Dilaporkan Kunjungi Israel Belajar Tangani Covid-19, Kemenkes: Dari Kami Tidak Ada

Delegasi Indonesia Dilaporkan Kunjungi Israel Belajar Tangani Covid-19, Kemenkes: Dari Kami Tidak Ada

Nasional
Berkas Korporasi Tersangka Kasus Korupsi di Bakamla Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Berkas Korporasi Tersangka Kasus Korupsi di Bakamla Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Nasional
Geledah Kantor-Rumah Dinas Bupati PPU, KPK Sita Dokumen Proyek hingga Transaksi Keuangan

Geledah Kantor-Rumah Dinas Bupati PPU, KPK Sita Dokumen Proyek hingga Transaksi Keuangan

Nasional
Moeldoko: Syarat Perjalanan ke Luar Negeri untuk Wisata Perlu Diperketat

Moeldoko: Syarat Perjalanan ke Luar Negeri untuk Wisata Perlu Diperketat

Nasional
Cegah Penularan Omicron, Kemendagri Tutup Izin Kepala Daerah ke Luar Negeri

Cegah Penularan Omicron, Kemendagri Tutup Izin Kepala Daerah ke Luar Negeri

Nasional
Puncak Omicron Diprediksi Februari-Maret, Pemerintah Diminta Siaga dari Hulu hingga Hilir

Puncak Omicron Diprediksi Februari-Maret, Pemerintah Diminta Siaga dari Hulu hingga Hilir

Nasional
Harapan Besar Setelah Menanti 6 Tahun RUU TPKS Disetujui di DPR..

Harapan Besar Setelah Menanti 6 Tahun RUU TPKS Disetujui di DPR..

Nasional
Risma Hapus Beberapa Jabatan Setingkat Eselon I dan II, Anggarannya Dioptimalkan untuk Bansos

Risma Hapus Beberapa Jabatan Setingkat Eselon I dan II, Anggarannya Dioptimalkan untuk Bansos

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.