Kompas.com - 14/07/2016, 20:25 WIB
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Pelaksanaan Tugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay mengatakan pihaknya akan mensinkronkan data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dengan data teraktual di setiap daerah yang melakukan Pilkada.

Hari ini, Kamis (14/7/2016), KPU menerima data DP4 sebanyak 41.802.538 penduduk yang diserahkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Data itu akan dibandingkan dengan Daftar Pemilihan Tetap (DPT) pemilu terakhir di daerah yang melaksanakan Pilkada 2017.

"Kami akan mensinkronkan dan mengecek dengan DPT di daerah-daerah pemilihan yang lalu. Setelah itu, baru kami turunkan untuk coklit (pencocokan dan penelitian) per TPS (tempat pemungutan suara)," kata Hadar di KPU, Jakarta, Kamis (14/7/2016).

(Baca: Kemendagri Serahkan 41,8 Juta Data DP4 untuk Pilkada Serentak)

Hadar mengatakan, petugas coklit akan memeriksa semua daftar penduduk yang termuat dalam DP4. Pemeriksaan dapat dilakukan langsung dengan mendatangi rumah penduduk.

Setelah data diverifikasi, KPU akan menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang menjadi dasar pelaksanaan Pilkada.

"Nanti itu akan disusun ke atas menjadi daftar pemilih sementara dan seterus-setrusnya. Kami minta masukan masyarakat dan dirapikan lagi menjadi DPT. Nah, itu untuk menyusun DPT pilkada," ucap Hadar.

Kompas TV Tidak Terdaftar di DPT dan DP4, Suara Hangus!
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.