Dinilai Sering Buat Vonis Untungkan Koruptor, Alexander Marwata Beralasan karena Nurani

Kompas.com - 21/12/2015, 20:57 WIB
Pimpinan terpilih jilid IV Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata tiba di Gedung KPK, Jakarta Selatan, sebelum dilantik di Istana Negara, Senin (21/12/2015). TRIBUNNEWS / HERUDINPimpinan terpilih jilid IV Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata tiba di Gedung KPK, Jakarta Selatan, sebelum dilantik di Istana Negara, Senin (21/12/2015).
|
EditorBayu Galih
JAKARTA, KOMPAS.com - Lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2015-2019 telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Mereka juga melakukan serah terima jabatan dengan komisioner lama KPK.

Mantan hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Alexander Marwata, menjadi salah satu sosok pimpinan baru KPK yang juga banyak dibicarakan publik.

Ini karena sikapnya yang sering memberikan pendapat berbeda (dissenting opinion) dengan putusan yang ringan bahkan bebas, saat menjadi hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Menanggapi keraguan publik karena hal tersebut, Alex hanya mengatakan bahwa sebagai hakim dirinya harus melihat sebuah perkara secara jernih.

"Saya harus melihat perkara dengan hati nurani dan sesuai peraturan perundang-undangan," kata Alex dalam konferensi pers usai serah terima jabatan di Auditorium Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2015). I

a mencontohkan, ketika ada perampasan aset yang diperoleh jauh sebelum terdakwa melakukan kejahatan atau predicate crime.

Bagi Alex, tidak adil jika aset yang sudah diperoleh sejak jauh sebelum terlibat, turut dirampas.

"Pada prinsipnya hal-hal seperti itu yang saya buat dissenting-nya. Tidak selalu saya menolak perampasan aset. Saya pilah-pilah," kata Alex.
 
"Bagaimana di KPK? Nanti kita lihat lagi," lanjutnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X