Kompas.com - 11/06/2015, 00:35 WIB
Presiden Joko Widodo berpose bersama putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka (28) dan Ibu Negara Iriana di kediamannya, Solo, Rabu (10/6/2015). KOMPAS.com/Sabrina AsrilPresiden Joko Widodo berpose bersama putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka (28) dan Ibu Negara Iriana di kediamannya, Solo, Rabu (10/6/2015).
|
EditorHindra Liauw
SOLO, KOMPAS.com - Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengaku kurang tidur. Kondisi itu terjadi jelang acara pernikahan putra sulung, Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda, Kamis (11/6/2015) besok.

"Semalam itu (Rabu malam) tidur cuma tiga jam," Jokowi bercerita kepada wartawan usai acara midodareni di kediamannya, Jalan Kutai Utara, Banjarsari, Solo, Rabu (10/6/2015) malam.

Jokowi mengaku turut sibuk mengurus 'tetek bengek' pernikahan sang sulung. Dia tidak menyebut secara rinci apa saja yang diurus oleh dirinya. "Ya pokoknya yang belum-belumlah," ujar dia.

Tidak hanya soal urusan pernikahan saja yang jadi penyebab Jokowi kurang tidur. Di tengah kesibukan itu, dia juga masih mengerjakan tugasnya sebagai kepala negara. Ada sejumlah dokumen yang dibaca lalu ditandatangani.

Jokowi mengatakan, Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto akan membawa sejumlah dokumen negara dari Jakarta untuk dianalisis dan ditandatangani. "Hari ini Sekab pulang ke Jakarta, besok bawa dokumen banyak lagi, belum dari Sekneg," ujar Jokowi.

Rangkaian acara pernikahan Gibran-Selvi itu dimulai dengan acara lamaran pada Selasa (9/6/2015), dan dilanjutkan dengan acara siraman. Pada Rabu kemarin, keluarga Gibran menyerahkan seserahan ke keluarga Selvi dilanjutkan dengan Midodareni.

Puncak acara, yakni akad nikah dan resepsi, akan digelar Kamis (11/6/2015) ini. Akad akan digelar pukul 09.00 WIB. Setelah itu akan dilanjutkan dengan resepsi yang digelar pukul 10.00 WIB. Akad dan resepsi sama-sama dilaksanakan di Graha Saba.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Nasional
Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Nasional
Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Nasional
Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Nasional
Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Nasional
WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

Nasional
Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Nasional
Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Nasional
Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Nasional
UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

Nasional
UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

Nasional
UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

Nasional
Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani 'Overhaul', KSAL: Hasilnya Bagus

Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani "Overhaul", KSAL: Hasilnya Bagus

Nasional
UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.