Kompas.com - 09/02/2015, 17:22 WIB
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com — Sidang paripurna pengambilan keputusan tentang rancangan undang-undang prioritas dalam program legislasi nasional (prolegnas) DPR RI tahun 2015 diwarnai aksi protes dari belasan mahasiswa yang menggunakan jaket almamater Universitas Indonesia. Para mahasiswa yang hadir menyuarakan penolakan pada RUU tentang Pertembakauan.

Protes dari para mahasiswa itu dilontarkan saat Wakil Ketua DPR Fadli Zon, yang sedang memimpin sidang paripurna, berupaya menengahi banyaknya interupsi dari anggota Dewan. Interupsi berdatangan karena pro dan kontra penetapan 37 RUU prioritas dalam prolegnas DPR tahun 2015.

"Tolak RUU Tembakau," teriak seorang mahasiswa sambil mengepalkan tangan.

Sontak, teriakan mahasiswa yang mengikuti jalannya sidang paripurna dari balkon itu langsung menuai perhatian dari para anggota DPR dan Petugas Keamanan Dalam (Pamdal) Gedung DPR. Mahasiswa tersebut langsung diamankan oleh Pamdal DPR. Rekan-rekannya yang berjumlah 14 orang juga diajak untuk turun meninggalkan balkon ruang paripurna.

Ada 37 RUU prioritas yang akan dibahas oleh DPR RI pada tahun 2015. Selain RUU tentang Pertembakauan, ada juga RUU tentang KUHP dan KUHAP, RUU tentang Pertanahan, dan lainnya. Secara keseluruhan, ada 159 RUU yang masuk dalam prolegnas DPR RI tahun 2014-2019.

Setelah mendengarkan pandangan dan persetujuan dari tiap-tiap fraksi, Fadli Zon akhirnya mengetuk palu menandakan bahwa 37 RUU prioritas disetujui untuk dibahas oleh DPR RI pada tahun ini, termasuk RUU Tembakau yang ditolak mahasiswa tadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Polri: Masa Tahanannya Habis tetapi Pemberkasan Belum Kelar

Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Polri: Masa Tahanannya Habis tetapi Pemberkasan Belum Kelar

Nasional
Seputar Rencana Penggunaan PeduliLindungi dan NIK untuk Beli Minyak Goreng Curah: Mekanisme dan Masa Berlaku

Seputar Rencana Penggunaan PeduliLindungi dan NIK untuk Beli Minyak Goreng Curah: Mekanisme dan Masa Berlaku

Nasional
[POPULER NASIONAL] AHY Bertemu Ganjar di Masjid | Paloh Tak Ingin Nasdem dan PDI-P Renggang

[POPULER NASIONAL] AHY Bertemu Ganjar di Masjid | Paloh Tak Ingin Nasdem dan PDI-P Renggang

Nasional
Penetapan Tersangka Mardani Maming Dalam Kasus Suap Izin Tambang dan Rencana Praperadilan

Penetapan Tersangka Mardani Maming Dalam Kasus Suap Izin Tambang dan Rencana Praperadilan

Nasional
Safari AHY ke Tokoh-tokoh: Surya Paloh, Ganjar, lalu Prabowo...

Safari AHY ke Tokoh-tokoh: Surya Paloh, Ganjar, lalu Prabowo...

Nasional
Hukum Minum Alkohol di Indonesia

Hukum Minum Alkohol di Indonesia

Nasional
Isi UU IKN

Isi UU IKN

Nasional
Umur Legal Minum Alkohol di Indonesia

Umur Legal Minum Alkohol di Indonesia

Nasional
Tangkap Buron Penipuan Bansos Covid-19, Imigrasi Dapat Penghargaan dari Kepolisian Jepang

Tangkap Buron Penipuan Bansos Covid-19, Imigrasi Dapat Penghargaan dari Kepolisian Jepang

Nasional
Surya Paloh Bakal Terus Jaga Hubungan Baik dengan PDI-P Meski Usung Ganjar Pranowo Sebagai Capres

Surya Paloh Bakal Terus Jaga Hubungan Baik dengan PDI-P Meski Usung Ganjar Pranowo Sebagai Capres

Nasional
Ditanya Soal Koalisi, Prabowo: Di Indonesia, Biasanya 'Last Minute'

Ditanya Soal Koalisi, Prabowo: Di Indonesia, Biasanya "Last Minute"

Nasional
Sepakat Lanjutkan Komunikasi dengan Demokrat, Prabowo: Seribu Kawan Terlalu Sedikit

Sepakat Lanjutkan Komunikasi dengan Demokrat, Prabowo: Seribu Kawan Terlalu Sedikit

Nasional
Ditemui AHY di Kertanegara, Prabowo: Kami Punya Kesamaan Ideologis

Ditemui AHY di Kertanegara, Prabowo: Kami Punya Kesamaan Ideologis

Nasional
Ditanya Soal Persentase Gerindra Berkoalisi dengan Demokrat, Prabowo: Wartawan yang Tebak Nanti

Ditanya Soal Persentase Gerindra Berkoalisi dengan Demokrat, Prabowo: Wartawan yang Tebak Nanti

Nasional
Jokowi Sampaikan 3 Usulan untuk Hindari Dekade Pembangunan yang Hilang

Jokowi Sampaikan 3 Usulan untuk Hindari Dekade Pembangunan yang Hilang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.