Kalla: Penuhi Kebutuhan Alutsista dengan Produk Dalam Negeri

Kompas.com - 20/06/2014, 16:58 WIB
Persiapan BDF -Sejumlah panser Anoa ikut di libatkan dalam kegiatan pengamanan VVIP di Lagoon, Nusa Dua, Bali, Minggu (4/11/2012). Pasukan pengamanan VVIP termasuk perangkat pendukung seperti panser Anoa sudah mulai mengamankan tempat yang akan digunakan dalam Bali Democracy Forum  (BDF) ke- V Tahun 2012 yang akan berlangsung di Nusa Dua tanggal 8-9 November 2012.
KOMPAS/ALIF ICHWANPersiapan BDF -Sejumlah panser Anoa ikut di libatkan dalam kegiatan pengamanan VVIP di Lagoon, Nusa Dua, Bali, Minggu (4/11/2012). Pasukan pengamanan VVIP termasuk perangkat pendukung seperti panser Anoa sudah mulai mengamankan tempat yang akan digunakan dalam Bali Democracy Forum (BDF) ke- V Tahun 2012 yang akan berlangsung di Nusa Dua tanggal 8-9 November 2012.
|
EditorI Made Asdhiana
BANJARMASIN, KOMPAS.com — Calon wakil presiden Jusuf Kalla berharap Tentara Nasional Indonesia (TNI) tak selalu bergantung dengan impor alat utama sistem senjata (alutsista). Kalla yakin, dengan kemauan yang keras, Indonesia mampu memenuhi alutsista dengan produk buatan dalam negeri.

"Kita tidak boleh tergantung dengan alutsista dari luar. Penuhi kebutuhan alutsista dengan industri dalam negeri, itu yang kita inginkan," kata Kalla, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (20/6/2014).

Kalla menjelaskan, optimisme yang ia lontarkan itu bukan sekadar isapan jempol. Pasalnya, Kalla mengklaim, saat menjadi Wakil Presiden periode 2004-2009, Indonesia mampu membuat sekitar 300 panser untuk TNI.

Menurut Kalla, pengembangan alutsista dari dalam negeri juga masuk dalam strategi memperkuat pertahanan nasional. Tentunya dengan meningkatkan kualitas prajurit TNI agar mampu menjalankan tugas menjaga segenap tumpah darah bangsa Indonesia. "Percuma tentaranya terlatih tapi tanpa alutsista yang baik. Di saat yang sama kita harus mampu memenuhi kebutuhan alutsista sendiri," katanya.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 30 Mei: WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Tambah 15 Orang, Kasus Perdana di Chile

UPDATE 30 Mei: WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Tambah 15 Orang, Kasus Perdana di Chile

Nasional
Dompet Dhuafa: Di Tengah Pandemi, Antusias Kemanusiaan Masyarakat Indonesia dalam Tren Positif

Dompet Dhuafa: Di Tengah Pandemi, Antusias Kemanusiaan Masyarakat Indonesia dalam Tren Positif

Nasional
Pemerintah Dinilai Terlalu Paksakan Penerapan 'New Normal'

Pemerintah Dinilai Terlalu Paksakan Penerapan "New Normal"

Nasional
Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 66, Kini Jadi 619 Orang

Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 66, Kini Jadi 619 Orang

Nasional
Ramadhan 2020, Dompet Dhuafa Berhasil Himpun Dana Rp 105 Miliar

Ramadhan 2020, Dompet Dhuafa Berhasil Himpun Dana Rp 105 Miliar

Nasional
Bela Risma soal Mobil PCR, PDI-P Berharap Khofifah Lebih Bijak Tentukan Prioritas

Bela Risma soal Mobil PCR, PDI-P Berharap Khofifah Lebih Bijak Tentukan Prioritas

Nasional
Kualitas SDM Jadi Kunci Sukses Program Kesejahteraan Sosial Kemensos

Kualitas SDM Jadi Kunci Sukses Program Kesejahteraan Sosial Kemensos

Nasional
KawalBansos.ID Terima 510 Aduan Terkait Bansos Covid-19, Terbanyak dari Jawa Barat

KawalBansos.ID Terima 510 Aduan Terkait Bansos Covid-19, Terbanyak dari Jawa Barat

Nasional
'New Normal' Mulai 5 Juni, ASN Diminta Tetap Patuhi Jam Kerja

"New Normal" Mulai 5 Juni, ASN Diminta Tetap Patuhi Jam Kerja

Nasional
Partai Golkar Dukung Pemberlakuan New Normal

Partai Golkar Dukung Pemberlakuan New Normal

Nasional
Keyakinan Jokowi, Proyek Strategis Nasional Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi

Keyakinan Jokowi, Proyek Strategis Nasional Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi

Nasional
Menko PMK Sebut Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Jawa Barat Mencapai 80 Persen

Menko PMK Sebut Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Jawa Barat Mencapai 80 Persen

Nasional
Protokol 'New Normal' Mendagri, Operasional Ojek Online Tetap Ditangguhkan

Protokol "New Normal" Mendagri, Operasional Ojek Online Tetap Ditangguhkan

Nasional
Peran Bung Karno Mengenalkan Pancasila ke Seluruh Dunia

Peran Bung Karno Mengenalkan Pancasila ke Seluruh Dunia

Nasional
Update Covid-19 di Indonesia: 25.216 Kasus Positif, 8 Provinsi Nihil Pasien Baru

Update Covid-19 di Indonesia: 25.216 Kasus Positif, 8 Provinsi Nihil Pasien Baru

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X