Polri Rekrut 7.000 Polwan untuk Ditempatkan di Seluruh Polsek

Kompas.com - 17/04/2014, 14:31 WIB
Para polisi wanita (kiri ke kanan) Bripda Esty Apriliana, Bripda Eka Rachma, Brigadir Lina, Briptu Eka Frestya, Brigadir Dara Intan, dan Bripda Inggried Febrian Charlotte mewakili NTMC dan Korlantas Polri yang terpilih sebagai pemenang untuk kategori Penonton dan Komunitas Terdahsyat pada acara Dahsyatnya Awards 2014, di Hall D JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2014) malam. Dahsyatnya Awards kali ini mengambil tema 'Dahsyatnya Cinta Indonesia'. TRIBUNNEWS/JEPRIMAPara polisi wanita (kiri ke kanan) Bripda Esty Apriliana, Bripda Eka Rachma, Brigadir Lina, Briptu Eka Frestya, Brigadir Dara Intan, dan Bripda Inggried Febrian Charlotte mewakili NTMC dan Korlantas Polri yang terpilih sebagai pemenang untuk kategori Penonton dan Komunitas Terdahsyat pada acara Dahsyatnya Awards 2014, di Hall D JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2014) malam. Dahsyatnya Awards kali ini mengambil tema 'Dahsyatnya Cinta Indonesia'.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Bagian Penerangan Umum Humas Kepolisian RI Komisaris Besar Agus Rianto mengatakan, 7.000 polisi wanita yang akan direkrut tahun ini akan ditempatkan di 4.478 kepolisian sektor di seluruh Indonesia. Dengan begitu, aparat polsek diharapkan dapat menangani laporan jika ada kasus yang menyangkut dengan persoalan perempuan dan anak-anak di bawah usia.

Agus mengatakan, selama ini kasus yang menyangkut perempuan dan anak-anak selalu ditangani oleh aparat kepolisian resor (polres). Hal itu karena perpanjangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak baru sampai pada tingkat polres.

"Kapolri memiliki program setiap polsek ada dua polwan yang mengawaki sehingga kalau ada kasus perempuan dan anak-anak, polsek bisa menangani," kata Agus di Mabes Polri, Kamis (17/4/2014).

Agus menambahkan, jumlah polwan saat ini hanya sekitar 15.000 personel dari 400.000 polisi secara keseluruhan. Untuk itu, diperlukan penambahan polwan guna memenuhi kebutuhan di tingkat polsek.

Ia menyebutkan, ribuan polwan yang akan diterima tahun ini akan dididik di delapan Sekolah Polisi Negara selama tujuh bulan. Polwa baru ini akan dibekali sejumlah materi pendidikan, seperti kemampuan pengetahuan hukum dan sosial, kemampuan meningkatkan mental diri, hingga tata cara penggunaan senjata api.

"Diharapkan komposisi polsek sudah bisa dipenuhi sesuai dengan kualifikasi standar yang diberikan," ujarnya.

Polri akan merekrut 17.750 calon brigadir Polri pada tahun ini. Batas waktu penerimaan calon brigadir Polri ini diperpanjang hingga 19 April 2014. Hingga saat ini, jumlah calon brigadir yang telah mendaftar sebanyak 204.440 orang, terdiri dari 139.030 pria dan 65.410 wanita. Berdasarkan hasil verifikasi sementara, 127.375 berkas dinyatakan lolos.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenparekraf Anggarkan Hibah Rp 3,8 Triliun untuk Genjot Pariwisata Daerah

Kemenparekraf Anggarkan Hibah Rp 3,8 Triliun untuk Genjot Pariwisata Daerah

Nasional
Jaksa Sebut Pinangki “Potong” Uang Jatah Anita Kolopaking dari Djoko Tjandra

Jaksa Sebut Pinangki “Potong” Uang Jatah Anita Kolopaking dari Djoko Tjandra

Nasional
Bersaksi di Sidang MK, Novel Baswedan Sebut KPK Tak Berdaya Setelah UU Direvisi

Bersaksi di Sidang MK, Novel Baswedan Sebut KPK Tak Berdaya Setelah UU Direvisi

Nasional
Ini 10 Poin dalam Action Plan Jaksa Pinangki, Ada Nama Pejabat Kejagung dan MA

Ini 10 Poin dalam Action Plan Jaksa Pinangki, Ada Nama Pejabat Kejagung dan MA

Nasional
Ibadah Umrah di Saudi akan Dibuka, Tak Semua Jemaah Negara Bisa Masuk

Ibadah Umrah di Saudi akan Dibuka, Tak Semua Jemaah Negara Bisa Masuk

Nasional
ICW Sebut Sejumlah Hal Belum Terungkap dalam Kasus Pinangki

ICW Sebut Sejumlah Hal Belum Terungkap dalam Kasus Pinangki

Nasional
Jokowi Perintahkan Food Estate Dikelola secara Modern

Jokowi Perintahkan Food Estate Dikelola secara Modern

Nasional
Proyek 'Food Estate', Jokowi Tugaskan Prabowo Urus Lumbung Pangan Singkong

Proyek "Food Estate", Jokowi Tugaskan Prabowo Urus Lumbung Pangan Singkong

Nasional
Puan Maharani: Revolusi Mental Belum Selesai...

Puan Maharani: Revolusi Mental Belum Selesai...

Nasional
Jadi Korban Penyerangan Mapolsek Ciracas, Bripka Tukim Segera Jalani Operasi

Jadi Korban Penyerangan Mapolsek Ciracas, Bripka Tukim Segera Jalani Operasi

Nasional
Kemenristek Uji Klinis Plasma Konvalesen, Tingkat Keberhasilan 70 Persen

Kemenristek Uji Klinis Plasma Konvalesen, Tingkat Keberhasilan 70 Persen

Nasional
Jaksa Pinangki Didakwa Terima 500.000 Dollar AS dari Djoko Tjandra hingga Pemufakatan Jahat

Jaksa Pinangki Didakwa Terima 500.000 Dollar AS dari Djoko Tjandra hingga Pemufakatan Jahat

Nasional
Pemerintah Diminta Perkuat Aturan Perbesaran Gambar Peringatan Bahaya pada Kemasan Rokok

Pemerintah Diminta Perkuat Aturan Perbesaran Gambar Peringatan Bahaya pada Kemasan Rokok

Nasional
KPU Targetkan Revisi PKPU Pilkada Selesai Paling Lambat Kamis Besok

KPU Targetkan Revisi PKPU Pilkada Selesai Paling Lambat Kamis Besok

Nasional
Setelah Dirawat 23 Hari di ICU, Pernapasan Polisi Korban Penganiayaan Oknum TNI Mulai Optimal

Setelah Dirawat 23 Hari di ICU, Pernapasan Polisi Korban Penganiayaan Oknum TNI Mulai Optimal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X