Kompas.com - 01/04/2014, 22:05 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat berkampanye di Bandung, Jawa Barat, Minggu (30/3/2014). Kompas.com/SABRINA ASRILKetua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat berkampanye di Bandung, Jawa Barat, Minggu (30/3/2014).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

PALEMBANG, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, yang juga Presiden RI, Susilo Bambang YUdhoyono, kembali membanggakan kinerja pemerintah saat berorasi dalam kampanye Partai Demokrat. Kali ini, saat kampanye di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (1/4/2014), SBY menyebut lima proyek pembangunan di bumi Sriwijaya di dalam 7 kabar baik yang menjadi ciri khasnya.

"Ada tujuh berita baik. Pertama, kereta api batubara Insya Allah tahun ini mulai dibangun dan kemudian akan membawa kemajuan ekonomi di Sumatera Selatan," ujar SBY.

Kedua, lanjutnya, pembangkit listrik mulut tambang sebagian sudah beroperasi mengaliri listrik untuk ekonomi dan industri. Sementara, pembangkit listrik yang lain sedang dibangun. Ketiga, SBY menyebutkan soal dupliaksi jembatan Musi II yang akan rampung tahun ini. Keempat, SBY menyinggung soal perguruan tinggi IAIN Raden Patah yang kini sudah menjadi universitas negeri.

"Akan dibangun dan tahun ini sudah dimulai dibuka institut olahraga pertama di Indonesia dibuka di Palembang," kata SBY.

Kelima, SBY mengatakan, bandara di Palembang sudah menjadi bandara internasional. Demarkasi haji pun sudah bisa diberangkatkan dari Palembang. Selain lima proyek pembangunan dan pendidikan di Palembang, SBY melengkapi 7 kabar baiknya dengan menyinggung soal program Badan Penyelenggara Jasa Sosial (BPJS) Kesehatan dan Undang-undang Desa.

"Demokrat pantang hanya berjanji Demokrat telah memberi banyak bukti. Setuju? Pemerintahan yang akan datang wajib hukumnya menjaga yang sudah baik. Jangan diganggu dan jangan diganti," kata SBY.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kunjungi GKI Jemaat Pniel, Wapres Apresiasi Penerapan Protokol Kesehatan

Kunjungi GKI Jemaat Pniel, Wapres Apresiasi Penerapan Protokol Kesehatan

Nasional
Polri Tindak Pinjol, Puan: Jangan Terhenti di Operator, Harus sampai Bosnya

Polri Tindak Pinjol, Puan: Jangan Terhenti di Operator, Harus sampai Bosnya

Nasional
Ini Syaratnya Mendaftar Jadi Bakal Calon Anggota KPU-Bawaslu 2022-2027

Ini Syaratnya Mendaftar Jadi Bakal Calon Anggota KPU-Bawaslu 2022-2027

Nasional
Pemerintah Diminta Prioritaskan Pembukaan Lapangan Kerja demi Menjauhkan Warga dari Pinjol Ilegal

Pemerintah Diminta Prioritaskan Pembukaan Lapangan Kerja demi Menjauhkan Warga dari Pinjol Ilegal

Nasional
Wapres Imbau Umat Islam yang Mampu untuk Lakukan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui LAZ

Wapres Imbau Umat Islam yang Mampu untuk Lakukan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui LAZ

Nasional
Waketum Golkar Ajak Mantan Kader yang Belum Beruntung Bikin Partai Baru untuk Bergabung Lagi

Waketum Golkar Ajak Mantan Kader yang Belum Beruntung Bikin Partai Baru untuk Bergabung Lagi

Nasional
Golkar Terbuka Berkoalisi dengan Partai Mana Pun, Termasuk Pecahan Partai Golkar

Golkar Terbuka Berkoalisi dengan Partai Mana Pun, Termasuk Pecahan Partai Golkar

Nasional
Jokowi: BUMN Terlalu Sering Kita Proteksi, Enak Sekali

Jokowi: BUMN Terlalu Sering Kita Proteksi, Enak Sekali

Nasional
Wapres Sebut Laznas Yatim Mandiri Telah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Terdampak Pandemi

Wapres Sebut Laznas Yatim Mandiri Telah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Terdampak Pandemi

Nasional
Akbar Tanjung: Kalau 2004 Golkar Pernah Jadi Pemenang, Insya Allah 20 Tahun Kemudian Juga Bisa

Akbar Tanjung: Kalau 2004 Golkar Pernah Jadi Pemenang, Insya Allah 20 Tahun Kemudian Juga Bisa

Nasional
Minta BUMN yang Tak Berkembang Ditutup, Jokowi: Tidak Ada 'Selamet-selametin'

Minta BUMN yang Tak Berkembang Ditutup, Jokowi: Tidak Ada "Selamet-selametin"

Nasional
Jokowi: Kadang Saya Malu, BUMN Sudah 'Dibukain' Pintu tetapi Enggak Ada Respons

Jokowi: Kadang Saya Malu, BUMN Sudah "Dibukain" Pintu tetapi Enggak Ada Respons

Nasional
Wapres Sebut Jumlah Anak Yatim Piatu Mencapai 28.000 Per September 2021

Wapres Sebut Jumlah Anak Yatim Piatu Mencapai 28.000 Per September 2021

Nasional
Enam Orang yang Terjaring OTT Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Enam Orang yang Terjaring OTT Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Nasional
Jokowi Tekankan soal Transformasi Bisnis dan Adaptasi Teknologi di BUMN

Jokowi Tekankan soal Transformasi Bisnis dan Adaptasi Teknologi di BUMN

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.