Kompas.com - 05/08/2013, 18:19 WIB
Pemudik memadati Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (1/8/2013). Memasuki H-7 Lebaran, arus penumpang yang melakukan perjalanan mudik mulai meningkat di bandar udara serta sejumlah terminal bus dan stasiun di Jakarta. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOPemudik memadati Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (1/8/2013). Memasuki H-7 Lebaran, arus penumpang yang melakukan perjalanan mudik mulai meningkat di bandar udara serta sejumlah terminal bus dan stasiun di Jakarta.
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Pusat Informasi dan Komunikasi Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan mengatakan, pesawat menjadi moda transportasi paling banyak digunakan pada musim mudik 2013. Sebaliknya, kereta api menjadi moda transportasi yang mengalami peningkatan paling rendah.

"Dari tahun ke tahun, persentase peningkatan moda transportasi udara sekitar 15-18 persen. Kami memperkirakan tahun ini tidak jauh dari angka itu," jelas Bambang di Posko Angkutan Lebaran Terpadu Kemenhub, Jakarta, Senin (5/8/2013).

Sementara itu, kereta api menjadi moda transportasi dengan peningkatan terendah sekitar 1-2 persen. Meskipun memiliki perbedaan peningkatan yang tajam, jumlah penumpang di antara kedua moda transportasi tersebut tidak berbeda jauh sekitar 3 juta orang.

Sementara itu, moda transportasi laut, meski meningkat sekitar 5 persen per tahun, hanya menampung sekitar 1,3 juta orang. Menurut Bambang, orang-orang yang naik kapal laut biasanya untuk rute jarak menengah, seperti Balikpapan-Surabaya dan Pontianak-Surabaya.

"Jalur laut sepanjang pantai justru tidak diminati para pemudik," ujarnya.

Sementara itu, penggunaan angkutan umum darat mengalami peningkatan sebesar 10 persen, dari 5 juta pada 2012, menjadi 6 juta pada 2013.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NASIONAL] Ada Apa dengan Puan Maharani di Manado | Masukan dari Guru Besar Mengenai TWK KPK

[POPULER NASIONAL] Ada Apa dengan Puan Maharani di Manado | Masukan dari Guru Besar Mengenai TWK KPK

Nasional
Jaksa Agung Sebut Sudah Punya Sosok Jenderal Bintang 2 yang Akan Isi Posisi Jampidmil

Jaksa Agung Sebut Sudah Punya Sosok Jenderal Bintang 2 yang Akan Isi Posisi Jampidmil

Nasional
KPK Tegaskan Tak Pernah Sebut Kasus Pengadaan Lahan di Munjul Terkait Program DP 0 Persen

KPK Tegaskan Tak Pernah Sebut Kasus Pengadaan Lahan di Munjul Terkait Program DP 0 Persen

Nasional
Ini Kata Komnas HAM Soal Dipenuhi atau Tidak Panggilan Kedua Terhadap KPK

Ini Kata Komnas HAM Soal Dipenuhi atau Tidak Panggilan Kedua Terhadap KPK

Nasional
Saat KPK Tak Beri Kepastian Untuk Memenuhi Panggilan Komnas HAM…

Saat KPK Tak Beri Kepastian Untuk Memenuhi Panggilan Komnas HAM…

Nasional
Mulai Berlaku Hari Ini, Berikut Aturan PPKM Mikro di 34 Provinsi

Mulai Berlaku Hari Ini, Berikut Aturan PPKM Mikro di 34 Provinsi

Nasional
Penjelasan Bea Cukai soal Dugaan Penggelapan Impor Emas Rp 47,1 Triliun

Penjelasan Bea Cukai soal Dugaan Penggelapan Impor Emas Rp 47,1 Triliun

Nasional
Kemenkes: 145 Kasus Varian Baru Virus Corona Tersebar di 12 Provinsi

Kemenkes: 145 Kasus Varian Baru Virus Corona Tersebar di 12 Provinsi

Nasional
Putusan Banding, Hukuman Jaksa Pinangki Dikurangi Jadi 4 Tahun

Putusan Banding, Hukuman Jaksa Pinangki Dikurangi Jadi 4 Tahun

Nasional
Yasonna: KUHP Warisan Kolonial Banyak Menyimpang dari Asas Hukum Pidana Umum

Yasonna: KUHP Warisan Kolonial Banyak Menyimpang dari Asas Hukum Pidana Umum

Nasional
Kasus Covid-19 pada Anak Tinggi, Ini Saran P2G soal Belajar Tatap Muka Terbatas

Kasus Covid-19 pada Anak Tinggi, Ini Saran P2G soal Belajar Tatap Muka Terbatas

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Ini Peran Tommy Adrian dalam Kasus Pengadaan Lahan di Munjul

Jadi Tersangka KPK, Ini Peran Tommy Adrian dalam Kasus Pengadaan Lahan di Munjul

Nasional
Berkas Perkara Lengkap, Bupati Muara Enim Nonaktif Segera Disidang di Tipikor Palembang

Berkas Perkara Lengkap, Bupati Muara Enim Nonaktif Segera Disidang di Tipikor Palembang

Nasional
Sidang Korupsi Bansos, Saksi Ungkap Pemilik Perusahaan Penyuplai Barang ke Kemensos

Sidang Korupsi Bansos, Saksi Ungkap Pemilik Perusahaan Penyuplai Barang ke Kemensos

Nasional
Jadi Kepanjangan Tangan Kemensos, TKSK Diminta Mensos Risma Lakukan 3 Hal Ini

Jadi Kepanjangan Tangan Kemensos, TKSK Diminta Mensos Risma Lakukan 3 Hal Ini

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X