Konsultasi: Tanya soal Shalat Tahajud, Hajat, Istikharah, dan Witir

Kompas.com - 23/07/2013, 16:51 WIB
Ilustrasi: Umat muslim menjalankan shalat tarawih hari pertama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/8). Shalat tarawih tersebut mengawali pelaksanaan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1430 Hijriah.  Kompas/Lucky PransiskaIlustrasi: Umat muslim menjalankan shalat tarawih hari pertama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/8). Shalat tarawih tersebut mengawali pelaksanaan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1430 Hijriah.
EditorInggried Dwi Wedhaswary

Pertanyaan:
Assalamu'alaikum Wr Wb
Apakah jika shalat tahajud, shalat hajat, shalat istikharah, boleh dilakukan pada satu waktu? Kemudian, jika sudah shalat witir setelah shalat tarawih, apakah harus shalat witir lagi? Terima kasih. Wassalamu'alaikum

Iqbal, 25 tahun

Jawaban:
Wa'alaikumsalam Wr Wb

Saudara Iqbal,
Shalat pada malam hari ada yang dinamai shalat tahajud karena dilakukan dalam keadaan tidak tidur.

Keutamaan shalat tahajud ini terdapat dalam Al Quran, “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam taman-taman (syurga) dan mata air-mata air, sambil menerima segala pemberian Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan di waktu sebelum fajar” (QS. Adz Dzariyat: 15-18).

Dalam ayat ini juga dijelaskan bahwa shalat tahajud dilaksanakan pada waktu sebelum fajar.
Penamaan shalat hajat dan shalat istikhoroh berkaitan dengan kebutuhan seseorang saat shalat. Kebutuhan ini dapat dituangkan dalam doa yang dipanjatkan setelah shalat. Apabila sedang dalam dua pilihan dan memerlukan kemantapan hati, maka doa pada shalat tahajud dapat berupa permohonan petunjuk dan kemantapan hati.

Akhirnya, seringlah disebut shalat istikharah. Padahal, praktik shalatnya tetap sama dilakukan pada malam hari dan dalam keadaan tidak tidur. Apabila sedang memiliki keinginan (hajat), shalat tahajud dapat diiringi dengan doa yang berkaitan dengan keinginan (hajat) kita. Shalat ini kerap disebut shalat hajat.

Apabila memang Saudara Iqbal ingin menggabungkan kebutuhan doa istikharah dan hajat dalam satu doa setelah shalat tahajud, tidak ada larangan untuk melakukannya. Allah SWT Maha Mendengar berbagai doa dan keperluan yang diminta oleh manusia. Lakukanlah shalat tahajud seperti biasa, berdoalah sedetail mungkin baik yang berkaitan dengan istikharah maupun  hajat. Wallahu a'lam.

 Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Sindir Langsung Giring, Pengamat: Wajar, Giring Sudah Membabi Buta

Anies Sindir Langsung Giring, Pengamat: Wajar, Giring Sudah Membabi Buta

Nasional
Saling Sindir PSI-Gubernur DKI, Dramaturgi Anies Menuju Pilpres 2024

Saling Sindir PSI-Gubernur DKI, Dramaturgi Anies Menuju Pilpres 2024

Nasional
Kemenkes Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 akibat Peningkatan Mobilitas dan Penurunan Kepatuhan Prokes Pascalibur Akhir Tahun

Kemenkes Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 akibat Peningkatan Mobilitas dan Penurunan Kepatuhan Prokes Pascalibur Akhir Tahun

Nasional
Kemenkes: Kasus Omicron Paling Banyak Berasal dari Arab Saudi, Terutama Pekerja Migran

Kemenkes: Kasus Omicron Paling Banyak Berasal dari Arab Saudi, Terutama Pekerja Migran

Nasional
Kemenkes: Kasus Omicron Bertambah Jadi 1.161 Pada 21 Januari 2022

Kemenkes: Kasus Omicron Bertambah Jadi 1.161 Pada 21 Januari 2022

Nasional
Kapan Pasien Omicron Boleh Pulang dari RS dan Isolasi di Rumah?

Kapan Pasien Omicron Boleh Pulang dari RS dan Isolasi di Rumah?

Nasional
Satuan Baru TNI, Koarmada dan Koopsudnas Resmi Dibentuk

Satuan Baru TNI, Koarmada dan Koopsudnas Resmi Dibentuk

Nasional
Minus Ahok, Ini 4 Calon Pemimpin Ibu Kota 'Nusantara' yang Bisa Penuhi Kriteria Jokowi

Minus Ahok, Ini 4 Calon Pemimpin Ibu Kota "Nusantara" yang Bisa Penuhi Kriteria Jokowi

Nasional
Polemik Mobil Arteria Dahlan Belum Usai, Ia Diketahui Tunggak Pajak Kendaraan Hingga Rp 10 Juta

Polemik Mobil Arteria Dahlan Belum Usai, Ia Diketahui Tunggak Pajak Kendaraan Hingga Rp 10 Juta

Nasional
Profil Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut yang Kini Jadi Pangkostrad

Profil Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut yang Kini Jadi Pangkostrad

Nasional
Tanggapi RUU BUMDes, Gus Halim: UU Cipta Kerja Sudah Holistik dan Komprehensif

Tanggapi RUU BUMDes, Gus Halim: UU Cipta Kerja Sudah Holistik dan Komprehensif

Nasional
Pasien Omicron Kini Bisa Isolasi di Rumah, Berapa Lama Durasinya?

Pasien Omicron Kini Bisa Isolasi di Rumah, Berapa Lama Durasinya?

Nasional
Menantu Luhut Binsar Pandjaitan, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Pangkostrad

Menantu Luhut Binsar Pandjaitan, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Pangkostrad

Nasional
Gus Halim: Minyak Goreng Satu Harga Penting Demi Wujudkan Desa Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan

Gus Halim: Minyak Goreng Satu Harga Penting Demi Wujudkan Desa Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan

Nasional
Simak Kriteria Pasien Omicron yang Wajib Dirawat di RS dan Boleh Isolasi di Rumah

Simak Kriteria Pasien Omicron yang Wajib Dirawat di RS dan Boleh Isolasi di Rumah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.