Kompas.com - 08/07/2013, 10:25 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono KOMPAS.com/Indra AkuntonoKetua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie menyatakan kesiapannya ikut dalam konvensi calon presiden Partai Demokrat. Namun, Marzuki mengingatkan agar lembaga survei yang dilibatkan dalam konvensi menjaga kredibilitasnya.

"Lembaga survei itu kalau menggolkan pencalonan satu orang, risikonya bisa kalah. Iya kan, kalau dimenangkan satu kandidat, ternyata tidak sesuai dengan realita di lapangan bagaimana? Yang penting adalah transparansi dari lembaga survei itu," ujar Marzuki saat dihubungi Senin (8/7/2013).

Marzuki menilai penggunaan survei sebagai penentu kandidat capres yang diusung Partai Demokrat sebenarnya sudah cukup baik dan terukur. Akan ada tiga lembaga survei yang dilibatkan di antaranya Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Saiful Mujani Research and Consultant (SMRC).

Lebih lanjut, Marzuki mendukung keputusan SBY yang menetapkan konvensi baru akan menetapkan kandidat capres yang diusung Partai Demokrat setelah hasil pileg keluar. Hal ini dinilai tepat untuk mengantisipasi Partai Demokrat yang bisa jadi gagal memperoleh suara banyak untuk bisa memajukan kandidat capres.

"Kalau ternyata kami tetapkan sebelum itu, dan nyatanya enggak dapat angka yang cukup kan agar repot," imbuhnya.

Lalu bagaimana nasib peserta konvensi jika Demokrat tidak lolos presidential threshold? Menurut mantan petinggi salah satu BUMN itu, konvensi akan tetap berjalan terus dan tidak akan berhenti di tengah jalan. Capres dengan elektabilitas tertinggi, kata Marzuki, tetap akan dimajukan partainya dalam Pilpres 2014.

"Yang diusung dapat nilai tertinggi tetap diusahakan maju, bisa dengan berkoalisi," imbuhnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan tujuh butir pokok terkait konvensi Partai Demokrat pada Minggu (7/7/2013) malam. Penjelasan SBY dilakukan lantaran dia menyadari banyak bias yang terjadi terkait konvensi yang akan dilakukan partainya.

Di dalam penjelasannya, SBY menuturkan tujuh pokok terkait konvensi seperti penyusunan komite seleksi yang terdiri dari unsur internal dan independen. Komite seleksi ini juga yang akan menentukan kriteria dan juga mengumumkan peserta konvensi pada Agustus 2013 ini.

Sementara peserta konvensi bisa berasal dari kader Partai Demokrat atau pun non-kader. Mereka yang lolos seleksi sebagai kandidat capres nantinya harus menjalani konvensi selama delapan bulan yang dibagi ke dalam dua tahapan. Mereka akan disurvei oleh tiga lembaga dan hasilnya diumumkan ke publik. Setelah hasil pileg diketahui, Partai Demokrat baru akan mengumumkan kandidat capres yang diusungnya.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kepala BNPB Paparkan 6 Strategi Kendalikan Penyebaran Kasus Covid-19

    Kepala BNPB Paparkan 6 Strategi Kendalikan Penyebaran Kasus Covid-19

    Nasional
    Kuasa Hukum Berharap Gugatan Warga soal Ganti Rugi terhadap Juliari Tak Dihambat

    Kuasa Hukum Berharap Gugatan Warga soal Ganti Rugi terhadap Juliari Tak Dihambat

    Nasional
    Survei: Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Jokowi Turun, Jadi 75,6 Persen

    Survei: Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Jokowi Turun, Jadi 75,6 Persen

    Nasional
    Penjelasan Menkes soal Masuknya Varian Corona Asal India ke Kudus

    Penjelasan Menkes soal Masuknya Varian Corona Asal India ke Kudus

    Nasional
    Jokowi Sebut Relawannya Ditarik-tarik untuk Kepentingan Pilpres 2024

    Jokowi Sebut Relawannya Ditarik-tarik untuk Kepentingan Pilpres 2024

    Nasional
    Jokowi Minta Relawan Tak Terburu-buru Tentukan Sikap Terkait Pilpres 2024

    Jokowi Minta Relawan Tak Terburu-buru Tentukan Sikap Terkait Pilpres 2024

    Nasional
    Tower 8 Wisma Atlet Pademangan hingga Rusun Nagrak Cilincing Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

    Tower 8 Wisma Atlet Pademangan hingga Rusun Nagrak Cilincing Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

    Nasional
    Kepala BNPB: Faktor Utama Lonjakan Covid-19 Mobilisasi Masyarakat, Khususnya Saat Liburan

    Kepala BNPB: Faktor Utama Lonjakan Covid-19 Mobilisasi Masyarakat, Khususnya Saat Liburan

    Nasional
    Jokowi Minta Kepala BNPB Terus Ingatkan Masyarakat soal Disiplin Protokol Kesehatan

    Jokowi Minta Kepala BNPB Terus Ingatkan Masyarakat soal Disiplin Protokol Kesehatan

    Nasional
    Sebaran 9.868 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

    Sebaran 9.868 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

    Nasional
    UPDATE 13 Juni: 11.568.443 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

    UPDATE 13 Juni: 11.568.443 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

    Nasional
    UPDATE 13 Juni: Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia Mencapai 108.997

    UPDATE 13 Juni: Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia Mencapai 108.997

    Nasional
    UPDATE 13 Juni: Ada 113.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 13 Juni: Ada 113.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 13 Juni: 70.468 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

    UPDATE 13 Juni: 70.468 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

    Nasional
    Survei: Masyarakat yang Puas terhadap Jokowi Cenderung Pilih Ganjar Pranowo sebagai Capres

    Survei: Masyarakat yang Puas terhadap Jokowi Cenderung Pilih Ganjar Pranowo sebagai Capres

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X