Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramadhan Pohan Mengaku Didukung Partai Demokrat

Kompas.com - 02/02/2012, 10:27 WIB
Suhartono

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Politikus Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, yang juga anggota Komisi II DPR, Kamis (2/2/2012), menegaskan, perlawanannya terhadap Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie di polisi soal gugatan pencemaran nama baik membuatnya semakin semangat. Apalagi, ia mengaku mendapat dukungan dari partainya.

"Teman-teman PD tentu mendukung sehingga saya semakin semangat. Vitamin dan obat kuat yang cukup itu perlu di tengah kesibukan untuk mengatasi rintangan yang ada," ujarnya saat ditanya Kompas perihal ada atau tidaknya dukungan melawan Aburizal, Kamis pagi ini.

Soal kasus pengaduan pencemaran nama baik oleh Aburizal, Ramadhan menyatakan seharusnya tidak perlu. "Pelajari dulu segala sesuatunya. Baca lengkap pernyataan saya. Iya, kan? Jangan langsung memvonis saya ini atau itu," tuturnya.

Ramadhan mengatakan, Aburizal pasti telah dikompor-kompori oleh rekan-rekan di sekitarnya untuk mengadukannya ke polisi.

Sebagaimana diberitakan, Aburizal melaporkan Ramadhan Pohan ke Badan Reserse Kriminal Polri. Mantan Pemimpin Redaksi Koran Jurnal Nasional 2004-2009 itu diduga mencemarkan nama baik Aburizal karena menyebutkan PT SMN di Bima, Nusa Tenggara Barat, sebagai mesin anjungan tunai mandiri Aburizal Bakrie.

Kuasa hukum Aburizal, Rudy Alfons, Selasa (31/1/2012), melaporkan Ramadhan ke Bareskrim Polri. Bahkan, Aburizal sudah melayangkan somasi ke Ramadhan. Namun, hingga kini, belum ditanggapi Ramadhan yang pernah mewawancarai secara khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Tanggal 6 Januari, Ramadhan Pohan membuat pernyataan bahwa PT SMN (di Bima) adalah mesin ATM Aburizal Bakrie. Padahal, PT SMN tidak memiliki hubungan dengan Ical," kata Rudy.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jokowi di NTB Saat Buruh Aksi May Day, Istana: Kunker Dirancang Jauh-jauh Hari

Jokowi di NTB Saat Buruh Aksi May Day, Istana: Kunker Dirancang Jauh-jauh Hari

Nasional
Jokowi di NTB Saat Massa Buruh Aksi 'May Day' di Istana

Jokowi di NTB Saat Massa Buruh Aksi "May Day" di Istana

Nasional
Seorang WNI Meninggal Dunia Saat Mendaki Gunung Everest

Seorang WNI Meninggal Dunia Saat Mendaki Gunung Everest

Nasional
Kasus Korupsi SYL Rp 44,5 Miliar, Bukti Tumpulnya Pengawasan Kementerian

Kasus Korupsi SYL Rp 44,5 Miliar, Bukti Tumpulnya Pengawasan Kementerian

Nasional
Keterangan Istri Brigadir RAT Beda dari Polisi, Kompolnas Tagih Penjelasan ke Polda Sulut

Keterangan Istri Brigadir RAT Beda dari Polisi, Kompolnas Tagih Penjelasan ke Polda Sulut

Nasional
Jokowi: Selamat Hari Buruh, Setiap Pekerja adalah Pahlawan

Jokowi: Selamat Hari Buruh, Setiap Pekerja adalah Pahlawan

Nasional
Pakai Dana Kementan untuk Pribadi dan Keluarga, Kasus Korupsi SYL Disebut Sangat Banal

Pakai Dana Kementan untuk Pribadi dan Keluarga, Kasus Korupsi SYL Disebut Sangat Banal

Nasional
'Brigadir RAT Sudah Kawal Pengusaha 2 Tahun, Masa Atasan Tidak Tahu Apa-Apa?'

"Brigadir RAT Sudah Kawal Pengusaha 2 Tahun, Masa Atasan Tidak Tahu Apa-Apa?"

Nasional
Prabowo: Selamat Hari Buruh, Semoga Semua Pekerja Semakin Sejahtera

Prabowo: Selamat Hari Buruh, Semoga Semua Pekerja Semakin Sejahtera

Nasional
Peringati Hari Buruh Internasional, Puan Tekankan Pentingnya Perlindungan dan Keadilan bagi Semua Buruh

Peringati Hari Buruh Internasional, Puan Tekankan Pentingnya Perlindungan dan Keadilan bagi Semua Buruh

Nasional
Pertamina Bina Medika IHC dan Singhealth Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Pertamina Bina Medika IHC dan Singhealth Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Nasional
Prabowo Diprediksi Tinggalkan Jokowi dan Pilih PDI-P Usai Dilantik Presiden

Prabowo Diprediksi Tinggalkan Jokowi dan Pilih PDI-P Usai Dilantik Presiden

Nasional
Daftar Aliran Uang Kementan ke SYL dan Keluarga: 'Skincare' Anak, Ultah Cucu, hingga Bulanan Istri

Daftar Aliran Uang Kementan ke SYL dan Keluarga: "Skincare" Anak, Ultah Cucu, hingga Bulanan Istri

Nasional
Jokowi dan Mentan Amran Sulaiman Bersepeda Bareng di Mataram

Jokowi dan Mentan Amran Sulaiman Bersepeda Bareng di Mataram

Nasional
'Jokowi Tembok Tebal yang Halangi PDI-P Berkoalisi dengan Prabowo'

"Jokowi Tembok Tebal yang Halangi PDI-P Berkoalisi dengan Prabowo"

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com