Fahri: Saya Pindah kalau KPK Beres

Kompas.com - 19/10/2011, 17:25 WIB
Penulis Ary Wibowo
|
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah membantah kabar kalau dirinya akan keluar dari Komisi III ke Komisi XI DPR. Anggota Komisi III DPR itu mengaku sejauh ini tidak memberikan pernyataan apa pun mengenai wacana kepindahan tersebut.

"Itu (kepindahan) kan bukan keputusan saya. Kabar dari siapa itu? Tidaklah. Tapi kalau kalian (wartawan) mau saya pindah, ya saya pindah. Kalau tidak, ya saya tidak akan pindah," ujar Fahri kepada wartawan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (19/10/2011).

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi PKS Abdul Hakim, ketika dihubungi wartawan, Senin (17/10/2011), mengatakan, Fahri Hamzah telah mengajukan diri ke Fraksi PKS untuk keluar dari Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat. Fahri meminta dipindahkan ke Komisi XI yang membidangi masalah keuangan, perencanaan pembangunan nasional, perbankan, dan lembaga keuangan bukan bank.

Fahri mengatakan, saat ini dirinya masih menyelesaikan banyak pekerjaan yang belum terselesaikan di Komisi III. Menurut Fachri, dirinya kini bersama anggota Komisi III lainnya sedang fokus untuk menyelesaikan beberapa masalah, di antaranya mengenai revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Jadi, kalau KPK belum beres, kayaknya belum pindahlah. Kita tunggu KPK dulu sampai beres," kata Fachri.

Seperti diberitakan, Fahri saat ini tengah disorot publik terkait sikapnya yang terus mengkritik KPK. Terakhir, saat rapat koordinasi antara DPR dan pimpinan KPK, Fahri menilai KPK layak dibubarkan.

Fahri telah ditunjuk sebagai ketua panitia kerja untuk merevisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pengakuan Mantan Kader Demokrat yang Ikut KLB: Moeldoko Jadi Anggota dengan Nomor Khusus

    Pengakuan Mantan Kader Demokrat yang Ikut KLB: Moeldoko Jadi Anggota dengan Nomor Khusus

    Nasional
    Jhoni Allen: Moeldoko Tak Pernah Berpikir Jadi Ketum Demokrat, Kami yang Meminang

    Jhoni Allen: Moeldoko Tak Pernah Berpikir Jadi Ketum Demokrat, Kami yang Meminang

    Nasional
    KSP: Saat ini yang Paling Mendesak adalah Pengesahan RUU PKS

    KSP: Saat ini yang Paling Mendesak adalah Pengesahan RUU PKS

    Nasional
    Indonesia Dapat 11.748.000 Vaksin Covid-19 dari Jalur Multilateral pada 'Batch' Pertama

    Indonesia Dapat 11.748.000 Vaksin Covid-19 dari Jalur Multilateral pada "Batch" Pertama

    Nasional
    AHY: Saya Kecewa Moeldoko Terlibat...

    AHY: Saya Kecewa Moeldoko Terlibat...

    Nasional
    AHY Sebut KLB Sumut Dihadiri 32 Mantan Ketua DPC yang Sudah Dicopot

    AHY Sebut KLB Sumut Dihadiri 32 Mantan Ketua DPC yang Sudah Dicopot

    Nasional
    Menkes: Semua Kontak Erat Dua Kasus Covid-19 B.1.1.7 Negatif

    Menkes: Semua Kontak Erat Dua Kasus Covid-19 B.1.1.7 Negatif

    Nasional
    Dalam Sidang, Terungkap Aliran Dana Fee Bansos: untuk Juliari, Cita Citata, hingga Pembelian Brompton

    Dalam Sidang, Terungkap Aliran Dana Fee Bansos: untuk Juliari, Cita Citata, hingga Pembelian Brompton

    Nasional
    Doni Monardo Minta Instansi Pemerintah Hingga BUMN Awasi Mobilitas Karyawan Selama 11-14  Maret

    Doni Monardo Minta Instansi Pemerintah Hingga BUMN Awasi Mobilitas Karyawan Selama 11-14 Maret

    Nasional
    Menpan RB Minta Penerapan Larangan Bepergian ASN Dilaporkan Online

    Menpan RB Minta Penerapan Larangan Bepergian ASN Dilaporkan Online

    Nasional
    Menlu: 1,1 Juta Vaksin AstraZeneca Didapatkan dari Jalur Multilateral

    Menlu: 1,1 Juta Vaksin AstraZeneca Didapatkan dari Jalur Multilateral

    Nasional
    Kemenkes Sebut Empat Temuan Varian Baru Covid-19 Ditemukan Di 4 Provinsi Ini..

    Kemenkes Sebut Empat Temuan Varian Baru Covid-19 Ditemukan Di 4 Provinsi Ini..

    Nasional
    Kemenkes: Virus Corona B.1.1.7 Lebih Menular, tapi Tidak Lebih Mematikan

    Kemenkes: Virus Corona B.1.1.7 Lebih Menular, tapi Tidak Lebih Mematikan

    Nasional
    Jhoni Allen Sebut Terpilihnya Moeldoko Tak Terkait dengan Jabatannya di Pemerintahan

    Jhoni Allen Sebut Terpilihnya Moeldoko Tak Terkait dengan Jabatannya di Pemerintahan

    Nasional
    Pemeriksaan Spesimen Rendah, IDI Ingatkan Pemerintah Bahaya Rasa Aman Palsu

    Pemeriksaan Spesimen Rendah, IDI Ingatkan Pemerintah Bahaya Rasa Aman Palsu

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X