Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ternyata Presiden yang Telepon JK

Kompas.com - 09/07/2009, 20:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Muhammad Jusuf Kalla sebagai pribadi dan wakil presiden memberi ucapan selamat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang sementara mengungguli hasil perolehan suara pilpres berdasarkan quick count.

Ucapan selamat itu diutarakan Kalla bukan sebagai calon presiden karena, sebagai capres, Kalla baru akan mengucapkan secara resmi jika dipastikan pilpres berlangsung secara demokratis, jujur, dan adil.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto, Yuddy Chrisnandi, yang mendampingi Wapres Kalla menerima telepon dari Presiden SBY saat menerima senior editor sejumlah media massa di kediaman dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (9/7) malam ini.

Menurut Yuddy Chrisnandi, sebelum maghrib, Wapres Kalla memang memerintahkan ajudannya untuk menghubungi presiden untuk memberikan ucapan selamat sebagai pribadi dan sebagai wapres. Namun, entah bagaimana, telepon tidak bisa disambung kepada presiden.

"Akan tetapi, saat Wapres Kalla sedang menerima tamu-tamunya, para senior editor, di ruang makan, tiba-tiba ajudan menghampiri dan memberitahukan adanya telepon dari Presiden. Wapres kemudian mengambil telepon dan berbicara dengan presiden sambil berjalan ke ruangan sebelah yang kosong," ujar Yuddy.

Dikatakan Yuddy, Wapres agak terkejut karena komunikasi teleponnya ternyata disiarkan langsung oleh sebuah stasiun televisi. "Pak Wapres sempat menanyakan, namun dijawab Presiden, ini untuk menenangkan hati masyarakat. Akhirnya Pak Wapres setuju dan berkata 'silakan-silakan'," ungkap Yuddy.

Sebelumnya, tambah Yuddy, Pak Kalla lebih banyak berkata "Ya... ya... ya...."

"Memang Pak Wapres mengucapkan selamat atas hasil perhitungan sementara bedasarkan quick count. Jadi, belum secara resmi sebagai calon presiden," ucap Yuddy.

Sejumlah kru dari stasiun TV One yang menayangkan secara langsung komunikasi telepon itu, saat ditanya Kompas di Posko Mangunsarkoro, membenarkan bahwa yang menghubungi wapres Jusuf Kalla adalah Presiden SBY.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Revisi UU Kementerian Disetujui, RUU Perampasan Aset Hilang

Revisi UU Kementerian Disetujui, RUU Perampasan Aset Hilang

Nasional
[POPULER NASIONAL] Babak Baru Kasus Vina Cirebon | 'Crazy Rich' di Antara 21 Tersangka Korupsi Timah

[POPULER NASIONAL] Babak Baru Kasus Vina Cirebon | "Crazy Rich" di Antara 21 Tersangka Korupsi Timah

Nasional
Tanggal 21 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 21 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Kemendikbud Sebut Kuliah Bersifat Tersier, Pimpinan Komisi X: Tidak Semestinya Disampaikan

Kemendikbud Sebut Kuliah Bersifat Tersier, Pimpinan Komisi X: Tidak Semestinya Disampaikan

Nasional
Wapres Minta Alumni Tebuireng Bangun Konsep Besar Pembangunan Umat

Wapres Minta Alumni Tebuireng Bangun Konsep Besar Pembangunan Umat

Nasional
Khofifah-Emil Dardak Mohon Doa Menang Pilkada Jatim 2024 Usai Didukung Demokrat-Golkar

Khofifah-Emil Dardak Mohon Doa Menang Pilkada Jatim 2024 Usai Didukung Demokrat-Golkar

Nasional
Pertamina Raih Penghargaan di InaBuyer 2024, Kado untuk Kebangkitan UMKM

Pertamina Raih Penghargaan di InaBuyer 2024, Kado untuk Kebangkitan UMKM

Nasional
Soal Isu Raffi Ahmad Maju Pilkada 2024, Airlangga: Bisa OTW ke Jateng dan Jakarta, Kan Dia MC

Soal Isu Raffi Ahmad Maju Pilkada 2024, Airlangga: Bisa OTW ke Jateng dan Jakarta, Kan Dia MC

Nasional
Cegah MERS-CoV Masuk Indonesia, Kemenkes Akan Pantau Kepulangan Jemaah Haji

Cegah MERS-CoV Masuk Indonesia, Kemenkes Akan Pantau Kepulangan Jemaah Haji

Nasional
Dari 372 Badan Publik, KIP Sebut Hanya 122 yang Informatif

Dari 372 Badan Publik, KIP Sebut Hanya 122 yang Informatif

Nasional
Jemaah Haji Indonesia Kembali Wafat di Madinah, Jumlah Meninggal Dunia Menjadi 4 Orang

Jemaah Haji Indonesia Kembali Wafat di Madinah, Jumlah Meninggal Dunia Menjadi 4 Orang

Nasional
Hari Keenam Penerbangan, 34.181 Jemaah Haji tiba di Madinah

Hari Keenam Penerbangan, 34.181 Jemaah Haji tiba di Madinah

Nasional
Jokowi Bahas Masalah Kenaikan UKT Bersama Menteri Pekan Depan

Jokowi Bahas Masalah Kenaikan UKT Bersama Menteri Pekan Depan

Nasional
KIP: Indeks Keterbukaan Informasi Publik Kita Sedang-sedang Saja

KIP: Indeks Keterbukaan Informasi Publik Kita Sedang-sedang Saja

Nasional
Digelar di Bali Selama 8 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan World Water Forum 2024

Digelar di Bali Selama 8 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan World Water Forum 2024

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com