Salin Artikel

Silaturahmi Prabowo yang Bawa Pulang Janji Wiranto dan Mahfud untuk Bertemu Lagi

Ia mengaku pertemuan itu masih dalam rangka perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah.

Mantan Danjen Kopassus itu turut menemui dua rekannya yang juga bekerja membantu pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, yaitu Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto serta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.

Prabowo menemui Wiranto di kediamannya, Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Dalam momen tersebut, Wiranto memberikan sinyal dukungan pada Prabowo untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Oh, Beliau sudah mumpuni sebagai calon presiden (capres),” ujar Wiranto pada awak media.

Kemudian, Prabowo melanjutkan perjalanan menuju ke kediaman Mahfud di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 45 menit itu, keduanya mengaku tak membahas tentang persoalan politik.

“Jadi hanya Lebaran tadi, terima kasih Anda semua di sini, saya kira tadi ada apa ini,” kelakar Mahfud.

Namun, baik Wiranto maupun Mahfud sama-sama menyatakan bakal melakukan pertemuan lanjutan dengan Prabowo.

Wiranto tertarik masuk Gerindra?

Setelah pertemuan, Wiranto dimintai keterangan soal ketertarikan bergabung dengan Partai Gerindra. Saat ini, Wiranto sudah tak lagi menjadi bagian dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Wiranto mengaku belum bisa memberikan jawaban saat ini. Namun, ia menyatakan bakal melakukan pertemuan selanjutnya dengan Prabowo.

“Nanti itu. Ini jilid pertama ketemu Pak Prabowo ya. Jilid berikutnya pertemuan itu masih ada,” sebut dia.

Di sisi lain, Wiranto memberikan pujian pada Prabowo yang dianggap memiliki pengalaman cukup untuk menjadi seorang presiden.

Bagi Wiranto, Prabowo memiliki kapasitas di bidang pemerintahan dan memahami bidang domestik serta internasional.

“Harus mau dan mampu untuk melaksanakan itu. Ya mampu belum cukup, harus mau. Kadang orang mampu tapi tidak mau, harus seperti itu,” kata dia.

Mahfud ingin ke Hambalang

Sementara itu, Mahfud mengaku ingin melakukan silaturahmi balasan ke kediaman Prabowo. Ia mau menemui Prabowo di Hambalang.

“Saya mau main ke Hambalang juga,” ucap dia.

Sembari bercanda, Prabowo kemudian menyatakan akan menunggu kunjungan balasan tersebut.

“Saya minta beliau kasih tausiah nanti di Hambalang,” kelakar Prabowo.

Namun, Mahfud tidak mengungkapkan secara pasti kapan dia akan merealisasikan kunjungan itu. Alasannya, saat ini masih dalam perayaan Lebaran.

“Nanti lah kalau sudah longgar, ini kan masih suasana Lebaran,” kata Mahfud.

Prabowo dan Gerindra kekeh ingin kursi capres

Partai Gerindra dan Prabowo saat ini masih kekeh ingin mendapatkan kursi sebagai capres. Setelah bertemu Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (22/4/2023).

Ia memberikan sinyal tak mau mengalah untuk menjadi bakal RI-2 mendampingi Ganjar Pranowo yang diusung PDI-P sebagai capres.

“Lihat perkembangan, dinamika. Beliau (Ganjar) sudah dicalonkan capres. Kita lihat perkembangan dan dinamika. Jangan berandai-andai,” tutur Prabowo.

Kemudian, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengungkapkan, Prabowo cocok jadi capres karena bisa diterima oleh semua kalangan.

“Pak Prabowo ini seperti jalan tengah. Jalan tengah itu artinya bisa diterima oleh semua pihak. Artinya baik kanan, maupun kiri,” papar Fadli di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (23/4/2023)

Ia juga berharap koalisi besar yang tengah dijajaki oleh enam partai politik (parpol) bisa memberikan dukungan pada Prabowo.

“Mudah-mudahan (koalisi besar dukung Prabowo capres). Ya kita lihatlah, nanti kan pasti ada hitung-hitungan dalam arti strategi, taktik dan lain-lain,” ujar dia.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan pernah menyebutkan bahwa penjajakan koalisi itu sesuai perintah Jokowi.

https://nasional.kompas.com/read/2023/04/26/06055611/silaturahmi-prabowo-yang-bawa-pulang-janji-wiranto-dan-mahfud-untuk-bertemu

Terkini Lainnya

GASPOL! Hari Ini: Eks Ajudan Prabowo Siap Tempur di Jawa Tengah

GASPOL! Hari Ini: Eks Ajudan Prabowo Siap Tempur di Jawa Tengah

Nasional
Mengintip Kecanggihan Kapal Perang Perancis FREMM Bretagne D655 yang Bersandar di Jakarta

Mengintip Kecanggihan Kapal Perang Perancis FREMM Bretagne D655 yang Bersandar di Jakarta

Nasional
Selain Rakernas, PDI-P Buka Kemungkinan Tetapkan Sikap Politik terhadap Pemerintah Saat Kongres Partai

Selain Rakernas, PDI-P Buka Kemungkinan Tetapkan Sikap Politik terhadap Pemerintah Saat Kongres Partai

Nasional
Korban Dugaan Asusila Sempat Konfrontasi Ketua KPU saat Sidang DKPP

Korban Dugaan Asusila Sempat Konfrontasi Ketua KPU saat Sidang DKPP

Nasional
Covid-19 di Singapura Naik, Imunitas Warga RI Diyakini Kuat

Covid-19 di Singapura Naik, Imunitas Warga RI Diyakini Kuat

Nasional
WWF 2024 Jadi Komitmen dan Aksi Nyata Pertamina Kelola Keberlangsungan Air

WWF 2024 Jadi Komitmen dan Aksi Nyata Pertamina Kelola Keberlangsungan Air

Nasional
Menhub Targetkan Bandara VVIP IKN Beroperasi 1 Agustus 2024

Menhub Targetkan Bandara VVIP IKN Beroperasi 1 Agustus 2024

Nasional
Korban Dugaan Asusila Ketua KPU Sempat Ditangani Psikolog saat Sidang

Korban Dugaan Asusila Ketua KPU Sempat Ditangani Psikolog saat Sidang

Nasional
Polri: Kepolisian Thailand Akan Proses TPPU Istri Fredy Pratama

Polri: Kepolisian Thailand Akan Proses TPPU Istri Fredy Pratama

Nasional
Polri dan Kepolisian Thailand Sepakat Buru Gembong Narkoba Fredy Pratama

Polri dan Kepolisian Thailand Sepakat Buru Gembong Narkoba Fredy Pratama

Nasional
Lewat Ajudannya, SYL Minta Anak Buahnya di Kementan Sediakan Mobil Negara Dipakai Cucunya

Lewat Ajudannya, SYL Minta Anak Buahnya di Kementan Sediakan Mobil Negara Dipakai Cucunya

Nasional
KPK Duga Eks Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Terima Fasilitas di Rutan Usai Bayar Pungli

KPK Duga Eks Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Terima Fasilitas di Rutan Usai Bayar Pungli

Nasional
Desta Batal Hadir Sidang Perdana Dugaan Asusila Ketua KPU

Desta Batal Hadir Sidang Perdana Dugaan Asusila Ketua KPU

Nasional
Soal Lonjakan Kasus Covid-19 di Singapura, Kemenkes Sebut Skrining Ketat Tak Dilakukan Sementara Ini

Soal Lonjakan Kasus Covid-19 di Singapura, Kemenkes Sebut Skrining Ketat Tak Dilakukan Sementara Ini

Nasional
DKPP Akan Panggil Sekjen KPU soal Hasyim Asy'ari Pakai Fasilitas Jabatan untuk Goda PPLN

DKPP Akan Panggil Sekjen KPU soal Hasyim Asy'ari Pakai Fasilitas Jabatan untuk Goda PPLN

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke