Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lemhannas: Transisi Kepemimpinan Jokowi ke Prabowo Relatif Mulus, Tak Akan Ada Gejolak

Kompas.com - 20/05/2024, 19:17 WIB
Nirmala Maulana Achmad,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) menyebutkan bahwa transisi kepemimpinan dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke presiden terpilih Prabowo Subianto berjalan relatif mulus.

Plt Gubernur Lemhannas Letjen Eko Margiyono mengatakan, kemulusan ini karena Jokowi dan Prabowo dalam ‘gerbong’ yang sama.

“Tahun ini relatif, kalau kami katakan smooth, karena Pak Jokowi dengan penerusnya, Pak Prabowo, di dalam satu gerbong,” kata Eko dalam konferensi pers perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-59 Lemhannas di Kantor Lemhannas, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2024).

Baca juga: Mundur dari Lemhannas, Andi Widjajanto: Untuk Jaga Netralitas

Eko juga memprediksi, tidak akan terjadi gejolak selama masa transisi Jokowi ke Prabowo.

“Relatif mudah dan smooth, tidak akan terjadi gejolak, karena program-programnya tentu sudah dipersiapkan dan ada kesinambungan,” ujar Eko.

Untuk skala global, Lemhannas juga sedang mengkaji perang Rusia-Ukraina hingga konflik Israel-Palestina.

“Kondisi perang di Ukraina dan Palestina sejatinya telah mempengaruhi baik langsung dan tidak langsung kondisi peradaban dunia dan nilai-nilai kehidupan masyarakat global, termasuk bangsa Indonesia di dalamnya,” kata Eko.

Mantan Panglima Kostrad dan Kepala Staf Umum TNI itu menambahkan, kebijakan dan strategi nasional yang akan dijalankan pemerintah harus mampu menjawab segala tantangan dan ancaman.


Baca juga: Lemhannas Ungkap Indeks Ketahanan Nasional 2023 Cukup Tangguh

Saat ini, Lemhannas juga sedang mengkaji meninggalnya Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian akibat helikopter yang mereka tumpangi terjatuh di Provinsi Azerbaijan Timur, Minggu (19/5/2024).

“Di Palestina dan Ukraina belum selesai, sekarang isu yang beredar jatuhnya heli Presiden Iran ini juga menjadi isu yang menarik untuk kita ikuti,” kata Eko.

“Karena beberapa saat yang lalu sempat konflik Iran dengan Isreal juga memanas. Pasti kalau terjadi konflik baru, pasti dunia akan terguncang, siapa pun negara sekarang ini. Negara tidak bisa mengatakan mereka independen, tidak akan terpengaruh terhadap gejolak,” ucap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Ahli Pidana: Bansos untuk “Korban” Judi Online Sama Saja Kasih Narkoba Gratis ke Pengguna…

Ahli Pidana: Bansos untuk “Korban” Judi Online Sama Saja Kasih Narkoba Gratis ke Pengguna…

Nasional
KPK Akan Gelar Shalat Idul Adha Berjamaah untuk Tahanan Kasus Korupsi

KPK Akan Gelar Shalat Idul Adha Berjamaah untuk Tahanan Kasus Korupsi

Nasional
Ahli Sebut Judi Online seperti Penyalahgunaan Narkoba, Pelakunya Jadi Korban Perbuatan Sendiri

Ahli Sebut Judi Online seperti Penyalahgunaan Narkoba, Pelakunya Jadi Korban Perbuatan Sendiri

Nasional
PBB Copot Afriansyah Noor dari Posisi Sekjen

PBB Copot Afriansyah Noor dari Posisi Sekjen

Nasional
Anies, JK, hingga Sandiaga Nonton Bareng Film LAFRAN yang Kisahkan Pendiri HMI

Anies, JK, hingga Sandiaga Nonton Bareng Film LAFRAN yang Kisahkan Pendiri HMI

Nasional
Respons KPK Soal Harun Masiku Nyaris Tertangkap pada 2021

Respons KPK Soal Harun Masiku Nyaris Tertangkap pada 2021

Nasional
55.000 Jemaah Haji Indonesia Ikuti Murur di Muzdalifah Usai Wukuf

55.000 Jemaah Haji Indonesia Ikuti Murur di Muzdalifah Usai Wukuf

Nasional
Anggota Komisi I DPR Dukung Kemenkominfo Ancam Blokir X/Twitter karena Izinkan Konten Porno

Anggota Komisi I DPR Dukung Kemenkominfo Ancam Blokir X/Twitter karena Izinkan Konten Porno

Nasional
Sindir Wacana Bansos untuk Penjudi Online, Kriminolog: Sekalian Saja Kasih Koruptor yang Dimiskinkan...

Sindir Wacana Bansos untuk Penjudi Online, Kriminolog: Sekalian Saja Kasih Koruptor yang Dimiskinkan...

Nasional
Pemerintah Semestinya Bikin Orang Lepas dari Judi Online, Bukan Memberikan Bansos

Pemerintah Semestinya Bikin Orang Lepas dari Judi Online, Bukan Memberikan Bansos

Nasional
Soal Duet Anies dan Kaesang, PKS: Status Anak Jokowi Belum Tentu Jadi Nilai Tambah

Soal Duet Anies dan Kaesang, PKS: Status Anak Jokowi Belum Tentu Jadi Nilai Tambah

Nasional
Kepala BNPT Apresiasi Densus 88 yang Proaktif Tangkap Residivis Teroris di Cikampek

Kepala BNPT Apresiasi Densus 88 yang Proaktif Tangkap Residivis Teroris di Cikampek

Nasional
Pertamina Luncurkan 'Gerbang Biru Ciliwung' untuk Kembangkan Ekosistem Sungai

Pertamina Luncurkan "Gerbang Biru Ciliwung" untuk Kembangkan Ekosistem Sungai

Nasional
Kriminolog Nilai Penjudi Online Mesti Dipandang sebagai Pelaku Pidana

Kriminolog Nilai Penjudi Online Mesti Dipandang sebagai Pelaku Pidana

Nasional
Harun Masiku Nyaris Diringkus di 2021, tapi Gagal Akibat KPK Ribut Internal

Harun Masiku Nyaris Diringkus di 2021, tapi Gagal Akibat KPK Ribut Internal

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com