Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mahfud Pesimistis dengan Pemberantasan Korupsi di Era Prabowo-Gibran

Kompas.com - 22/05/2024, 09:51 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Mahfud MD pesimistis dengan pemberantasan korupsi di era Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

"Saya malah masih agak pesimis nanti kalau seperti ini nanti akan lemah, dibuatkan lagi Undang-undang untuk melemahkan yang sudah kuat, diuji ke MK," kata Mahfud dalam program "Terus Terang" episode perdana, dikutip dari akun YouTube Mahfud MD Official, Rabu (22/5/2024).

Mahfud mengaku belum melihat seperti apa pemberantasan korupsi yang akan dilakukan oleh pemerintahan ke depan.

Baca juga: Mahfud MD Ungkap Kecemasannya soal Masa Depan Hukum di Indonesia

Dia merasa belum ada langkah-langkah sementara yang sekarang dilakukan menuju pembentukan pemerintahan baru terkait penguatan pemberantasan korupsi.

Termasuk, belum ada indikasi apa yang akan dilakukan Prabowo-Gibran terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Apa sih ini, pemberantasan korupsinya apa, tidak memberikan indikasi, belum memberi indikasi. Misalnya, KPK ini mau diapakan yang sudah jelas terasa jauh berbeda dengan KPK sebelumnya," kata Mahfud.

Baca juga: Soal RUU Kementerian Negara, Mahfud: Momentumnya Pancing Kecurigaan Hanya untuk Bagi-bagi Kue Politik

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini melihat, KPK saat ini sudah bisa dikatakan disfungsi atau semacam formalitas saja.

Malah, lanjut Mahfud, beberapa waktu terakhir Kejaksaan Agung (Kejagung) yang kinerjanya meroket dalam pemberantasan korupsi.

Sedangkan KPK yang dulu pernah memegang peran utama dalam pemberantasan korupsi, sudah kehilangan taringnya.

"KPK ini sekarang seperti itu terus mau diapakan, apa yang akan dikerjakan oleh pemerintahan Pak Prabowo dan Pak Gibran, saya belum melihat langkah-langkah apa sih untuk memberantas korupsi, untuk menegakkan hukum," ucap Mahfud.

Baca juga: Dilaporkan Nurul Ghufron ke Polisi, Ketua Dewas KPK: Ini Tidak Mengenakkan

Dia mengingatkan, hari ini pemberantasan korupsi merupakan salah satu harapan yang paling diinginkan rakyat.

Bahkan, banyaknya kasus korupsi belakangan sangat menghantui dan mencemaskan bangsa.

Meski demikian, mantan Menko Polhukam ini mengaku senang dengan pernyataan-pernyataan Prabowo Subianto selama kampanye.

Antara lain tentang membangun bangsa, menyelamatkan negara dan memberantas korupsi.

"Itu janji, yang dijanjikan dan semua rakyat pasti senang, kita semua senang," pesan Mahfud.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 28 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 28 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Tanggal 27 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 27 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Pemerintah Luncurkan Logo HUT Ke-79 RI, Berikut Maknanya

Pemerintah Luncurkan Logo HUT Ke-79 RI, Berikut Maknanya

Nasional
Pemerintah Ogah Bayar Tuntutan 8 Juta Dollar dalam Peretasan PDN

Pemerintah Ogah Bayar Tuntutan 8 Juta Dollar dalam Peretasan PDN

Nasional
Tim Siber Cek Dugaan Peretasan Data Bais TNI

Tim Siber Cek Dugaan Peretasan Data Bais TNI

Nasional
Ringankan Beban Bank, Jokowi Minta Relaksasi Restrukturisasi Kredit Diperpanjang hingga 2025

Ringankan Beban Bank, Jokowi Minta Relaksasi Restrukturisasi Kredit Diperpanjang hingga 2025

Nasional
Kemenag Pilih Mina Qodim Jadi Tempat Bermalam Jemaah Haji Karena Lebih Dekat dengan Lokasi Lempar Jumrah

Kemenag Pilih Mina Qodim Jadi Tempat Bermalam Jemaah Haji Karena Lebih Dekat dengan Lokasi Lempar Jumrah

Nasional
PDN Alami Gangguan, Menkumham Sebut Layanan Imigrasi Terpaksa Gunakan Web Amazon

PDN Alami Gangguan, Menkumham Sebut Layanan Imigrasi Terpaksa Gunakan Web Amazon

Nasional
Minta KPI Awasi Isi Siaran, Wapres: Harus untuk Kepentingan Publik

Minta KPI Awasi Isi Siaran, Wapres: Harus untuk Kepentingan Publik

Nasional
Pembangunan 2 Gudang Logistik di Papua Tengah Diperkirakan Rampung Agustus 2024

Pembangunan 2 Gudang Logistik di Papua Tengah Diperkirakan Rampung Agustus 2024

Nasional
Deputi Kemenko Perekonomian Dilantik Jadi Pj Gubernur, Menko Airlangga: Semoga Berikan Dampak Nyata bagi Daerah

Deputi Kemenko Perekonomian Dilantik Jadi Pj Gubernur, Menko Airlangga: Semoga Berikan Dampak Nyata bagi Daerah

Nasional
Soal Potensi Harga BBM Naik, Menteri ESDM: Tanya Bu Sri Mulyani Kapan Mau Ngumpul

Soal Potensi Harga BBM Naik, Menteri ESDM: Tanya Bu Sri Mulyani Kapan Mau Ngumpul

Nasional
Kemenko PMK: 37 Daerah Akan Tetap Berstatus Tertinggal pada 2024

Kemenko PMK: 37 Daerah Akan Tetap Berstatus Tertinggal pada 2024

Nasional
Menpan-RB Resmikan Mal Pelayanan Publik Baru, Kini Ada 206 Se-Indonesia

Menpan-RB Resmikan Mal Pelayanan Publik Baru, Kini Ada 206 Se-Indonesia

Nasional
Wapres Minta RUU Penyiaran Sejalan dengan Cita-cita Demokrasi

Wapres Minta RUU Penyiaran Sejalan dengan Cita-cita Demokrasi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com