Pelaku Bom Panci di Bandung Bertambah, Kini Berjumlah Lima Orang - Kompas.com

Pelaku Bom Panci di Bandung Bertambah, Kini Berjumlah Lima Orang

Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Kompas.com - 13/07/2017, 15:44 WIB
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (15/6/2017).KOMPAS.com/ESTU SURYOWATI Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi kembali menangkap terduga teroris yang terlibat dalam ledakan bom panci di sebuah kontrakan di Buah Batu, Bandung, pada Kamis (13/7/2017) pagi.

Pria tersebut bernama Ade Rosidi (24).

Dengan demikian, jumlah pelaku dalam kasus tersebut ada lima orang.

Pelaku yang pertama kali ditangkap yaitu Agus Wiguna (22. Ia berada di lokasi saat bom panci itu meledak.

Kemudian, pada Selasa (11/7/2017), polisi menangkap Qodar (26) yang satu kontrakan dengan Agus.

Baca: Kesalahan Teknis, Bom Panci di Bandung Meledak Tak Sesuai Rencana

Dari pengembangan penyidikan, polisi menangkap lagi dua orang pada hari yang sama, yaitu Asep Ahmad Bintara (43) di Sukabumi, dan Ade Arif Suryana (24) di Cibiru.

"Keempatnya ini mengetahui rencana Agus Wiguna untuk melakukan peledakan di tiga tempat di Jawa Barat," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul, di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis siang.

Martinus mengatakan, mereka merupakan anggota sel teroris yang baru terbentuk karena kesamaan misi.

Agus Wiguna mulai terpapar paham radikal sejak Mei 2017. Ia dipengaruhi oleh Qadar untuk meledakkan berbagai tempat dengan bom panci.

Baca: Satu Lagi Terduga Teroris Terkait Bom Panci Bandung Ditangkap

Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman dengan memeriksa para pelaku dan menggeledah tempat tinggal mereka.

Pada hari ini, para pelaku dibawa ke Markas Komando Brimob di Kelapa Dua, Depok.

"Akan diperiksa intensif untuk juga mengetahui dari mana mereka belajar dan siapa yang memberikan modal atau uang kepada mereka," kata Martinus.

Kompas TV Ia diduga terkait dengan kasus ledakan bom panci di Buah Batu, Kota Bandung.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAmbaranie Nadia Kemala Movanita
EditorInggried Dwi Wedhaswary
Komentar

Close Ads X