Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

1.025 Prajurit TNI Siap Bertugas sebagai Pasukan Perdamaian di Kongo

Kompas.com - 22/04/2024, 19:33 WIB
Nirmala Maulana Achmad,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI melepas 1.025 prajurit yang akan bertugas sebagai pasukan perdamaian di bawah bendera PBB di Kongo.

Prajurit yang tergabung dalam Kontingen Garuda (Konga) Monusco itu dilepas Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Laksdya Dadi Hartanto yang mewakili Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dari Lapangan Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (22/4/2024).

Dalam amanat tertulis dibacakan Irjen TNI, Panglima Agus memberikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit Konga Monusco Kongo atas keberhasilannya bergabung dalam pasukan Garuda.

Baca juga: [POPULER NASIONAL] Usulan Jabatan Wakil Panglima TNI Dinilai Inefisien | Menhan Kongo Minta RI Latih Prajurit Khususnya

Agus menekankan bahwa prajurit Konga selain menjalankan perintah tugas, juga harus menjadi duta negara Indonesia di kancah Internasional.

“Sehingga diharapkan di samping tugas pokok, prajurit Konga Monusco juga dapat memperkenalkan negara Indonesia dan mempromosikan budaya nasional di area of responsibility (AOR) Satgas Kontingen Garuda (Konga) Monusco Kongo,” kata Agus, dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI AD, Senin.

Sebanyak 1.025 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Konga ini terdiri dari 850 personel Satgas Batalyon Gerak Cepat (BGC) TNI XXXIX-F Monusco yang dipimpin oleh Kolonel (Inf) Imir Faishal.


Baca juga: Satu Prajurit TNI Gugur Saat Mengemban Tugas Jadi Pasukan Perdamaian di Kongo

Kemudian 175 personel Satgas Kompi Zeni (Kizi) Monusco di bawah pimpinan Letkol (Czi) Dili Eko Setiyawan.

Para prajurit tersebut akan berangkat menuju daerah misi pada akhir April 2024.

Mereka akan melaksanakan operasi pemelihara perdamaian dunia (OPPD) di Republik Demokratik Kongo selama satu tahun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

KPK: Ada Upaya Perintangan Penyidikan di Kasus TPPU SYL

KPK: Ada Upaya Perintangan Penyidikan di Kasus TPPU SYL

Nasional
Prabowo Koreksi Istilah 'Makan Siang Gratis': Yang Tepat, Makan Bergizi Gratis untuk Anak-anak

Prabowo Koreksi Istilah "Makan Siang Gratis": Yang Tepat, Makan Bergizi Gratis untuk Anak-anak

Nasional
Giliran Cucu SYL Disebut Turut Menikmati Fasilitas dari Kementan

Giliran Cucu SYL Disebut Turut Menikmati Fasilitas dari Kementan

Nasional
Kinerja dan Reputasi Positif, Antam Masuk 20 Top Companies to Watch 2024

Kinerja dan Reputasi Positif, Antam Masuk 20 Top Companies to Watch 2024

Nasional
KPK Sita 1 Mobil Pajero Milik SYL yang Disembunyikan di Lahan Kosong di Makassar

KPK Sita 1 Mobil Pajero Milik SYL yang Disembunyikan di Lahan Kosong di Makassar

Nasional
Tak Setuju Kenaikan UKT, Prabowo: Kalau Bisa Biaya Kuliah Gratis!

Tak Setuju Kenaikan UKT, Prabowo: Kalau Bisa Biaya Kuliah Gratis!

Nasional
Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Menaker Minta Percepat Pelaksanaan Program Kegiatan

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Menaker Minta Percepat Pelaksanaan Program Kegiatan

Nasional
Akbar Faizal Sebut Jokowi Memberangus Fondasi Demokrasi jika Setujui RUU Penyiaran

Akbar Faizal Sebut Jokowi Memberangus Fondasi Demokrasi jika Setujui RUU Penyiaran

Nasional
Tidak Euforia Berlebihan Setelah Menang Pilpres, Prabowo: Karena yang Paling Berat Jalankan Mandat Rakyat

Tidak Euforia Berlebihan Setelah Menang Pilpres, Prabowo: Karena yang Paling Berat Jalankan Mandat Rakyat

Nasional
Korban Dugaan Asusila Ketua KPU Bakal Minta Perlindungan LPSK

Korban Dugaan Asusila Ketua KPU Bakal Minta Perlindungan LPSK

Nasional
Pemerintah Belum Terima Draf Resmi RUU Penyiaran dari DPR

Pemerintah Belum Terima Draf Resmi RUU Penyiaran dari DPR

Nasional
Akui Cita-citanya adalah Jadi Presiden, Prabowo: Dari Kecil Saya Diajarkan Cinta Tanah Air

Akui Cita-citanya adalah Jadi Presiden, Prabowo: Dari Kecil Saya Diajarkan Cinta Tanah Air

Nasional
Budi Arie: Pemerintah Pastikan RUU Penyiaran Tak Kekang Kebebasan Pers

Budi Arie: Pemerintah Pastikan RUU Penyiaran Tak Kekang Kebebasan Pers

Nasional
Perayaan Trisuci Waisak, Menag Berharap Jadi Momentum Rajut Kerukunan Pasca-Pemilu

Perayaan Trisuci Waisak, Menag Berharap Jadi Momentum Rajut Kerukunan Pasca-Pemilu

Nasional
Vendor Kementan Disuruh Pasang 6 AC di Rumah Pribadi SYL dan Anaknya

Vendor Kementan Disuruh Pasang 6 AC di Rumah Pribadi SYL dan Anaknya

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com