Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanggal 6 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Kompas.com - 04/04/2024, 00:00 WIB
Tari Oktaviani

Penulis

KOMPAS.com - Tanggal 6 April 2024 jatuh pada hari Sabtu. Setiap tanggal 6 April ditetapkan sebagai Hari Nelayan Nasional.

Berikut peringatan dan perayaan yang jatuh pada tanggal 6 April 2024:

Hari Nelayan Nasional

Tanggal 6 April setiap tahunnya di Indonesia ada peringatan Hari Nelayan Nasional. 

Adanya hari ini diputuskan melalui Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2003 yang ditandatangani oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada tahun 2003.

Hari ini ada sebagai apresiasi kepada para nelayan dan bentuk kehormatan perjuangan mereka melawan eksploitasi sumber daya laut yang berlebihan yang bisa merusak lingkungan laut.

Ide adanya hari ini berkaca pada era orde baru karena kekhawatiran akan kesejahteraan para nelayan.

Suwarman Partosuwiryo dalam bukunya menceritakan bahwa secara nasional, kondisi para nelayan belum sejahtera. Padahal sebagai garda terdepan dalam pengelolaan ikan, para nelayan sudah seharusnya mendapat kesejahteraan.

Oleh karenanya dengan adanya Hari Nelayan Nasional ini diharapkan bisa membuat kondisi para nelayan lebih diperhatikan oleh semua pihak.

Baca juga: Cuaca Ekstrem, Puluhan Perahu Nelayan di Semarang Hanyut dan Jembatan Putus

Chakri Day

Hari Chakri atau Chakri Day merupakan hari raya di Thailand. Hari ini pun juga menjadi hari libur nasional di sana.

Hari Chakri dirayakan untuk para warga Thailand menghormati keluarga kerajaan dan merayakan kontribusi mereka kepada negara.

Di hari ini, sebagian besar kantor, toko, sekolah tutup.

Thailand memiliki sistem kerajaan yang sangat dihormati oleh warganya. Di hari ini biasnaya warga Thailand meletakkan karangan bunga dan menaburkan bunga di kaki patung Rama V.

Thailand diketahui memiliki Raja Chakri. Raja Chakri pertama memulai pemerintahannya pada tahun 1782 dan sejak itu Thailand dianugerahi lima raja Chakri.

Raja saat ini adalah Raja Rama X yang tinggal di Bangkok. 

Referensi:

  • Partosuwiryo, Suwarman. 2022. Among Tani Dagang Layar. Yogyakarta: Jogja Witers
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 19 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 19 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Megawati Serahkan ‘Amicus Curiae’  ke MK, Anies: Menggambarkan Situasi Amat Serius

Megawati Serahkan ‘Amicus Curiae’ ke MK, Anies: Menggambarkan Situasi Amat Serius

Nasional
Megawati Ajukan Amicus Curiae, Airlangga: Kita Tunggu Putusan MK

Megawati Ajukan Amicus Curiae, Airlangga: Kita Tunggu Putusan MK

Nasional
Bupati Sidoarjo Tersangka Dugaan Korupsi, Muhaimin: Kita Bersedih, Jadi Pembelajaran

Bupati Sidoarjo Tersangka Dugaan Korupsi, Muhaimin: Kita Bersedih, Jadi Pembelajaran

Nasional
Airlangga Sebut Koalisi Prabowo Akan Berdiskusi terkait PPP yang Siap Gabung

Airlangga Sebut Koalisi Prabowo Akan Berdiskusi terkait PPP yang Siap Gabung

Nasional
Dikunjungi Cak Imin, Anies Mengaku Bahas Proses di MK

Dikunjungi Cak Imin, Anies Mengaku Bahas Proses di MK

Nasional
AMPI Resmi Deklarasi Dukung Airlangga Hartarto Jadi Ketum Golkar Lagi

AMPI Resmi Deklarasi Dukung Airlangga Hartarto Jadi Ketum Golkar Lagi

Nasional
MK Ungkap Baru Kali Ini Banyak Pihak Ajukan Diri sebagai Amicus Curiae

MK Ungkap Baru Kali Ini Banyak Pihak Ajukan Diri sebagai Amicus Curiae

Nasional
Bappilu PPP Sudah Dibubarkan, Nasib Sandiaga Ditentukan lewat Muktamar

Bappilu PPP Sudah Dibubarkan, Nasib Sandiaga Ditentukan lewat Muktamar

Nasional
Yusril Anggap Barang Bukti Beras Prabowo-Gibran di Sidang MK Tak Buktikan Apa-apa

Yusril Anggap Barang Bukti Beras Prabowo-Gibran di Sidang MK Tak Buktikan Apa-apa

Nasional
Panglima TNI Tegaskan Operasi Teritorial Tetap Dilakukan di Papua

Panglima TNI Tegaskan Operasi Teritorial Tetap Dilakukan di Papua

Nasional
TNI Kembali Pakai Istilah OPM, Pengamat: Cenderung Pakai Pendekatan Operasi Militer dalam Mengatasinya

TNI Kembali Pakai Istilah OPM, Pengamat: Cenderung Pakai Pendekatan Operasi Militer dalam Mengatasinya

Nasional
Tim Hukum Ganjar-Mahfud Tetap Beri Angka Nol untuk Perolehan Suara Prabowo-Gibran

Tim Hukum Ganjar-Mahfud Tetap Beri Angka Nol untuk Perolehan Suara Prabowo-Gibran

Nasional
Soal Bantuan Presiden, Kubu Ganjar-Mahfud: Kalau Itu Transparan, kenapa Tak Diumumkan dari Dulu?

Soal Bantuan Presiden, Kubu Ganjar-Mahfud: Kalau Itu Transparan, kenapa Tak Diumumkan dari Dulu?

Nasional
Minta MK Kabulkan Sengketa Hasil Pilpres, Kubu Anies: Kita Tidak Rela Pemimpin yang Terpilih Curang

Minta MK Kabulkan Sengketa Hasil Pilpres, Kubu Anies: Kita Tidak Rela Pemimpin yang Terpilih Curang

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com