Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daftar Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju Terbaru, Terbanyak Masih dari PDI-P

Kompas.com - 21/02/2024, 16:17 WIB
Fitria Chusna Farisa

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Susunan Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin kembali berubah usai presiden melakukan reshuffle di sisa masa jabatannya yang tinggal delapan bulan lagi.

Pada Rabu (21/2/2024), Jokowi melantik dua menteri sekaligus. Mareskal (Purn) Hadi Tjahjanto dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

Hadi yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) itu menggantikan Mahfud MD yang pada awal Februari 2024 mundur dari jabatan tersebut.

Sementara, kursi Menteri ATR/BPN saat ini diisi oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pelantikan keduanya berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, berdasar pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 34P Tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju periode sisa masa jabatan 2019- 2024.

Baca juga: Jokowi Resmi Lantik AHY Jadi Menteri ATR/BPN

Dengan pelantikan AHY sebagai menteri, maka, delapan dari sembilan partai politik Parlemen telah merapat ke kabinet Jokowi-Ma’ruf. Sementara, tiga partai politik non Parlemen menempatkan kadernya sebagai wakil menteri Kabinet Indonesia Maju.

Dari sejumlah partai politik, PDI Perjuangan masih tercatat sebagai partai dengan jumlah menteri terbanyak di pemerintahan. Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga menempatkan cukup banyak menteri.

Berikut ini susunan menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju terbaru yang dipetakan berdasar partai politik:

Menteri dan wakil menteri dari partai politik

PDI Perjuangan

  • Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Yasonna Laoly
  • Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
  • Menteri Sosial: Tri Rismaharini
  • Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Abdullah Azwar Anas
  • Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: I Gusti Ayu Bintang
  • Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki
  • Menteri Komunikasi dan Informatika: Budi Arie Setiadi
  • Sekretaris Kabinet: Pramono Anung
  • Wakil Menteri Dalam Negeri: John Wempi Wetipo

Partai Golkar

  • Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi: Luhut Binsar Panjaitan
  • Menteri Koordinator Perekonomian: Airlangga Hartarto
  • Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
  • Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Bahlil Lahadalia
  • Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo
  • Wakil Menteri Perdagangan: Jerry Sambuaga

Baca juga: Alasan Pilih Hadi Jadi Menko Polhukam, Jokowi: Dulu Panglima TNI, Sangat Siap Atasi Keamanan

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

  • Menteri Agama: Yaqut Cholil Qoumas
  • Menteri Ketenagakerjaan: Ida Fauziyah
  • Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi: Abdul Halim Iskandar

Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sandiaga Salahudin Uno
  • Menteri Perencanaan Pembangunan dan Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
  • Wakil Menteri Agama: Saiful Rahmat Dasuki

Partai Gerindra

  • Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto

Partai Nasdem

  • Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya Bakar

Partai Amanat Nasional (PAN)

Halaman:


Terkini Lainnya

Mungkinkah Prabowo Pertemukan Jokowi, SBY, dan Megawati dalam Satu Meja?

Mungkinkah Prabowo Pertemukan Jokowi, SBY, dan Megawati dalam Satu Meja?

Nasional
'One Way' Diperpanjang di Km 414 Tol Kalikangkung hingga Km 72 Tol Cipali

"One Way" Diperpanjang di Km 414 Tol Kalikangkung hingga Km 72 Tol Cipali

Nasional
Tanggal 16 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 16 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Pengamat Sebut Penyebutan KKB Jadi OPM Langkah Maju dari Pemerintah

Pengamat Sebut Penyebutan KKB Jadi OPM Langkah Maju dari Pemerintah

Nasional
Cerita Samsuri Bandingkan Fasilitas Kereta Api Dulu dan Sekarang, bagai Langit dan Bumi

Cerita Samsuri Bandingkan Fasilitas Kereta Api Dulu dan Sekarang, bagai Langit dan Bumi

Nasional
Buntut Kecelakaan Maut di Jalur Contraflow Tol Cikampek, 'Safety Car' Bakal Kawal Pemudik

Buntut Kecelakaan Maut di Jalur Contraflow Tol Cikampek, "Safety Car" Bakal Kawal Pemudik

Nasional
Pertemuan Jokowi dan Megawati Tak Usah Ditambahi Syarat Politis

Pertemuan Jokowi dan Megawati Tak Usah Ditambahi Syarat Politis

Nasional
Dipastikan, Tak Ada WNI Jadi Korban Penusukan di Bondi Junction, Sydney

Dipastikan, Tak Ada WNI Jadi Korban Penusukan di Bondi Junction, Sydney

Nasional
Akhir Pekan di Sumut, Jokowi Belanja Jeruk, Mangga, hingga Salak

Akhir Pekan di Sumut, Jokowi Belanja Jeruk, Mangga, hingga Salak

Nasional
OPM Ajukan Syarat Pembebasan Pilot Susi Air Philips Mark Mehrtens

OPM Ajukan Syarat Pembebasan Pilot Susi Air Philips Mark Mehrtens

Nasional
Tampilkan Lagi Pilot Susi Air dalam Video, OPM Minta Bom Dihentikan

Tampilkan Lagi Pilot Susi Air dalam Video, OPM Minta Bom Dihentikan

Nasional
Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Beri Izin ASN untuk WFH 16-17 April

Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Beri Izin ASN untuk WFH 16-17 April

Nasional
Menteri Anas: WFH ASN Maksimal 50 Persen pada 16-17 April, Pelayanan Publik Wajib WFO 100 Persen

Menteri Anas: WFH ASN Maksimal 50 Persen pada 16-17 April, Pelayanan Publik Wajib WFO 100 Persen

Nasional
Mensos Risma Paparkan Program PENA untuk Penerima Bansos dan Penyandang Disabilitas kepada Direktur OECD

Mensos Risma Paparkan Program PENA untuk Penerima Bansos dan Penyandang Disabilitas kepada Direktur OECD

Nasional
Menlu Retno: Banyak Tekanan agar RI Mulai Normalisasi Hubungan dengan Israel

Menlu Retno: Banyak Tekanan agar RI Mulai Normalisasi Hubungan dengan Israel

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com